Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Obat Antikanker Pada Pasien Kanker Serviks di RSUP Fatmawati Tahun 2024 Fajar Amirulah; Azmi Annisa Islamyah; Dini Sari; Farisa Luthfiana
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.37368

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di Indonesia, yang sebagian besar disebabkan oleh rendahnya cakupan deteksi dini dan keterlambatan diagnosis sehingga efektivitas terapi antikanker menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan obat antikanker berdasarkan respons klinis pada pasien kanker serviks rawat inap di RSUP Fatmawati tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan desain cross-sectional, menggunakan data dari 156 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemoterapi kombinasi paklitaksel dan sisplatin merupakan jenis terapi yang paling banyak digunakan. Respons klinis terbanyak adalah respons parsial (56,41%) dan respons lengkap (18,59%), menunjukkan efektivitas terapi berdasarkan dominasi respons klinis positif dibandingkan progresi penyakit. Progresi penyakit terjadi pada 17,95% pasien dan penyakit stabil pada 7,05%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa hanya stadium kanker yang memiliki hubungan signifikan terhadap respons klinis (p = 0,017). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi antikanker yang digunakan cukup efektif, terutama pada pasien dengan stadium awal. Pemilihan terapi yang tepat dan deteksi dini menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan kanker serviks
Penyuluhan Penyakit Infeksi Cacing “Bye-bye Cacing! Perut Sehat, Tubuh Kuat, Belajar Jadi Hebat” di SDN Sunter Agung 01, Jakarta Dini Sari; Karina Karina; Putriana Tasya; Anita Putri; Okta Hafsari; Katrin Olivia Panjaitan
KAMI MENGABDI Vol 6, No 1 (2026): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/km.v6i1.9480

Abstract

Penyakit cacingan, khususnya infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) merupakan masalah kesehatan masyarakat signifikan di Indonesia, terutama pada anak usia sekolah dasar (SD) dari berbagai kelompok sosial ekonomi, dengan prevalensi 60-70% (Depkes RI, 2007). Infeksi ini menyebabkan pruritus nokturnal, gangguan tidur, masalah belajar, serta hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak, dipengaruhi sanitasi buruk seperti kurangnya jamban sehat dan kontaminasi tanah (WHO, 2020). Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan mengevaluasi keberhasilan penyuluhan pencegahan kecacingan pada 27 siswa SDN Sunter Agung 01, Jakarta, yaitu menggunakan metode kuantitatif pretest-posttest dengan 10 butir pertanyaan mencakup definisi, penyebab, gejala, dampak, dan pencegahan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan secara keseluruhan: pretest rata-rata 22,6 jawaban benar (83,7%), posttest 27,4 (99,3%), dengan perbaikan signifikan pada pemahaman risiko tanah (22→26 benar), alas kaki (16→24 benar), dan pencegahan cuci tangan (26→27 benar; 100%). Penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan, mendukung upaya pencegahan melalui edukasi dan perbaikan sanitasi.