Intan Andriani Hasanah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Humanistik dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Penguatan Pembelajaran Inklusif dan Berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah Intan Andriani Hasanah; Sukiman Sukiman
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7518

Abstract

Kurikulum Merdeka mendorong transformasi pendidikan yang lebih kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada keberagaman peserta didik. Kajian ini bertujuan menganalisis peran pendekatan humanistik sebagai strategi penguatan pembelajaran inklusif dan berdiferensiasi di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari 30 artikel ilmiah terbitan 2020–2025, dengan 15 artikel utama dianalisis mendalam melalui klasifikasi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik memiliki potensi besar dalam mendukung terciptanya ruang belajar yang empatik, adaptif, dan bermakna. Nilai-nilai seperti empati, penghargaan tanpa syarat, dan aktualisasi diri mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa. Implementasi pendekatan ini terbukti relevan dalam konteks Kurikulum Merdeka, khususnya melalui fleksibilitas capaian pembelajaran dan pelaksanaan diferensiasi. Meskipun demikian, ditemukan sejumlah tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru dan belum optimalnya budaya sekolah inklusif. Oleh karena itu, penguatan pelatihan guru berbasis nilai serta dokumentasi praktik baik menjadi strategi penting. Kajian ini merekomendasikan integrasi pendekatan humanistik sebagai kerangka nilai utama dalam pengembangan kurikulum MI yang berkelanjutan.
Menumbuhkan Literasi Digital Melalui Inovasi Pembelajaran berbasis YouTube di Sekolah Dasar Lutfiah Isfa Hayati; Intan Andriani Hasanah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7941

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah guna mendapati usaha pengajar untuk menumbuhkan literasi digital melalui pengembangan pembelajaran berbasis YouTube di SD serta guna mendapati unsur-unsur yang memengaruhi upaya guru untuk menumbuhkan literasi digital melalui pengembangan pembelajaran berbasis YouTube di SD. Penelitian tersebut mamakai pendekatan kualitatif deskriptif. Narasumber pada penelitiannya yakni pengajar wali kelas 3A. Mengenai cara penghimpunan data yang dipakai pada penelitiannya yakni pengamatan, tanyajawab serta dokumentasi. Mengenai cara Analisa data yang dipakau yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan simpulan. Temuan penelitiannya upaya yang dilakukan guru: (1) pengajar memakai teknologi digital atas proses pengajaran; (2) guru menyiapkan sarana yang diperlukan atas aktivitas menumbuhkan literasi digital; dan (3) guru memakai teknologi digital jadi sarana pengajaran. Adapun faktor yang mempengaruhi, faktor pendukungnya adalah adanya sarana serta prasarana yang tersedia melalui utuh laptop, kabel, proyektor, sound. Sedangkan faktor penghambatnya yakni minim tersedianya jaringan internet ataupun wifi atas pihak sekolah, waktu penjelasan materi yang lumayan lama sehingga menimbulkan rasa bosan pada siswa.
Rethinking inclusive primary education: Managerial leadership, pedagogical strategies, and Islamic value-based practices in Indonesia Intan Andriani Hasanah; Jamil Suprihatiningrum
Journal of Integrated Elementary Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang in collaboration with PD PGMI Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jieed.v6i1.28517

Abstract

Inclusive education at the elementary level is essential to ensure equal learning opportunities for all children, including those with disabilities. This study explores and interprets the implementation of inclusive primary education in an Islamic elementary school through an in-depth qualitative case study. Using an interpretative qualitative design, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with school leaders and teachers, and document analysis to capture institutional practices and lived experiences within the school context. The findings reveal three interconnected dimensions shaping inclusive practice. First, transformative managerial leadership institutionalizes inclusive policies and fosters a collaborative school culture. Second, adaptive pedagogical strategies, including differentiated instruction, flexible assessment, and peer collaboration, support diverse learner needs in everyday classroom practice. Third, Islamic moral-spiritual values, including justice (‘adl), compassion (rahmah), and communal responsibility, provide an ethical foundation that strengthens inclusive commitments and relational engagement among stakeholders. Rather than positioning inclusion solely as a technical pedagogical reform, this study demonstrates how value-based leadership and religious moral frameworks can reinforce inclusive educational transformation. The study proposes an integrative perspective on inclusive education by linking contemporary inclusive pedagogy with Islamic moral-spiritual values in a primary school context.