Shevilia Mary Anggeline
universitas muhammadiyah lamongan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN MELALUI DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN SEMPOA PADA SISWA KELAS I SD Shevilia Mary Anggeline; Oriza Zetivalen; Humairah Humairah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.13739

Abstract

Mathematics learning in elementary schools requires interesting strategies and media so that students become more active and can more easily understand arithmetic concepts. One effort that can be made is through the implementation of innovative learning models combined with concrete media to help students understand addition in an easier and more enjoyable way. This study was motivated by the low addition calculation skills of first-grade students at SDN Sumberejo caused by the use of lecture methods without learning media, making students less active and easily bored. This study aims to describe teacher activities, student activities, and the improvement of addition calculation skills through the implementation of the Discovery Learning model assisted by simple soroban abacus media.This study used the Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 15 first-grade students of SDN Sumberejo. Data collection techniques were carried out through observation, tests, and documentation. The results showed that both teacher and student activities improved from Cycle I to Cycle II, reaching the very good category. In addition, students' addition skills improved, as reflected by higher learning achievement and mastery in Cycle II compared with Cycle I. The results of the study indicate that the implementation of the Discovery Learning model assisted by simple soroban abacus media can improve learning activities and the addition calculation skills of first-grade students at SDN Sumberejo. ABSTRAK Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan strategi dan media yang menarik agar siswa lebih aktif serta mudah memahami konsep berhitung. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang dipadukan dengan media konkret untuk membantu siswa memahami penjumlahan secara lebih mudah dan menyenangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas I di SDN Sumberejo yang disebabkan oleh penggunaan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sehingga siswa kurang aktif dan mudah bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta peningkatan kemampuan berhitung penjumlahan melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan media sempoa simpel soroban. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas I SDN Sumberejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan dari Siklus I ke Siklus II hingga mencapai kategori sangat baik. Sejalan dengan itu, kemampuan berhitung penjumlahan siswa juga meningkat, yang ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar dan hasil belajar pada Siklus II dibandingkan dengan Siklus I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media sempoa simpel soroban dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas I SDN Sumberejo.
Analisis Respon Siswa terhadap Pembelajaran Video Interaktif pada Materi Segitiga Tegar Putra Gemilang; Shevilia Mary Anggeline; Izzuddin Kafi; Mochamad Ainul Yaqin
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 2: Agustus 2026
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v6i2.286

Abstract

Pembelajaran berbasis video interaktif semakin banyak digunakan di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan kualitas proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon siswa sekolah dasar terhadap pembelajaran berbasis video interaktif pada materi bangun datar segitiga dalam mata pelajaran Matematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan di MI Muhammadiyah 03 Pucakwangi dengan subjek sebanyak 23 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui angket respon siswa yang terdiri dari 15 pertanyaan berdasarkan skala Likert empat pilihan yang mencakup indikator ketertarikan, motivasi belajar, kemudahan memahami materi, dan keterlibatan siswa. Data dianalisis menggunakan perhitungan persentase dan nilai rata-rata, kemudian dikategorikan ke dalam kriteria sangat baik, baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keseluruhan respon siswa mencapai 81,38% dengan kategori baik. Indikator ketertarikan dan motivasi belajar memperoleh nilai tertinggi, sedangkan indikator keberanian memperoleh nilai relatif rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis video interaktif memberikan respon positif dan layak digunakan serta dikembangkan di sekolah dasar.
Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Sumbersari Lifriana Zahwa Nabila; Aprilia Suryan Dini; Auliya Sugiarti; Shevilia Mary Anggeline; Sefanah Dwi Rahma; Suhariyati Suhariyati
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65179/

Abstract

Abstrak Pernikahan dini masih menjadi permasalahan di berbagai daerah, termasuk Desa Sumbersari. Hal ini berdampak pada kesehatan, psikologis, pendidikan, dan masa depan anak. Tim KKN melaksanakan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini kepada siswa kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dengan bahasa sederhana, diskusi interaktif, serta tanya jawab dengan pemberian hadiah untuk meningkatkan partisipasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa mengenai bahaya pernikahan dini. Keterbatasan kegiatan ini adalah cakupan sasaran yang masih terbatas pada siswa SD dan materi yang disampaikan masih bersifat dasar. Oleh karena itu, diperlukan program lanjutan yang melibatkan remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat agar upaya pencegahan pernikahan dini dapat lebih efektif dan berkelanjutan.