Dessy Syarlianti
Architecture Programme study university of Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Korespondensi Status Kependudukan Terhadap Preferensi Ruang Jalan: Studi Kasus Kota Bandung Dessy Syarlianti; Emmelia Tricia Herliana; Wienty Triyuly; Husnul Hidayat
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.442

Abstract

Perencanaan kota di negara berkembang semakin menyadari pentingnya pengembangan yang berorientasi pada manusia. Salah satu konsep yang berkembang pesat saat ini adalah Complete Street. Konsep ini menekankan pentingnya respon desain dan perencanaan ruang jalan kota terhadap keberagaman konteks pengguna sehingga dapat meningkatkan kualitas pengalaman ruang. Namun, karakteristik individu khususnya pengaruh latar belakang sosial budaya terhadap pemilihan ruang jalan kota masih belum banyak dikaji, khususnya dalam konteks negara berkembang. Studi ini bertujuan untuk meninjau status kependudukan dapat menjadi representasi karakteristik individu dan memiliki pengaruh terhadap preferensi ruang jalan kota. Analisis korespondensi terhadap kuesioner semi tertutup (semi close-ended) dari 190 responden di Bandung, Indonesia, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status tempat tinggal dan preferensi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung melihat jalan sebagai tujuan rekreatif, sedangkan penduduk memilih ruang jalan fungsional yang mendukung rutinitas harian (utilitarian). Studi ini mengusulkan kerangka konseptual mengenai empat aspek utama yang memengaruhi preferensi ruang jalan kota, yakni aspek penyerta, aspek motivasi, aspek atraksi, dan aspek mobilitas. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut di dalam perencanaan dan perancangan ruang jalan kota, diharapkan ruang jalan dapat memberikan pengalaman ruang yang akan menjadi identitas kota yang berkesinambungan.
Eksplorasi Perilaku Tigmotaksis dalam Pembentukan Ruang Sosial Informal di Lingkungan Kampus Dessy Syarlianti; Wienty Triyuly; Muhammad Arif Izhhar; Bimo Ardias Sukoco; Fajar Cahyo Utomo; Husnul Hidayat
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.473

Abstract

Interaksi sosial sangat berperan dalam mengembangkan daya kritis dan kreativitas mahasiswa, namun banyak kampus di negara berkembang belum memiliki ruang sosial formal memadai. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perilaku tigmotaksis, yakni kecenderungan beraktivitas dekat elemen batas fisik-dalam pembentukan ruang sosial informal di Kampus Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Palembang. Dengan metode observasi lapangan dan pemetaan perilaku secara kualitatif, ditemukan dua tipe ruang sosial : (1) ruang statis tigmotaksis yang terbentuk di tepian fisik, serta (2) ruang dinamis non-tigmotaksis yang menyebar di sepanjang koridor dan area luar. Keduanya dipengaruhi oleh tiga elemen arsitektural, yakni elemen fisik, fungsional, dan visual. Hasil menunjukkan tigmotaksis mencerminkan kebutuhan mahasiswa akan rasa aman dan nyaman, sehingga interaksi sosial informal berlangsung secara spontan, singkat, menetap, dan dalam kelompok kecil. Temuan tersebut menegaskan pentingnya strategi perancangan kampus dengan lahan terbatas melalui penyediaan area duduk strategis, peningkatan akses visual dari dan ke dalam ruang, dan pengelolaan koridor sebagai ruang interaksi.