Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Penataan Jalur Pedestrian sebagai Unsur Fisik Pembentuk Karakter Visual dan Aktivitas Penggunjung: Studi Kasus : Gerbang Selamat Datang Simpang Kepur Kota Muara Enim Mita Hargianti; Rika Septiana; Asia Afriani; Husnul Hidayat
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v4i1.1266

Abstract

Pedestrian is one of the most important public spaces for urban areas. On the border of Muara Enim city has a pedestrian that attracts attention, namely the pedestrian welcome intersection kepur. Simpang Kepur pedestrian has a border gate that is the center of attention and the first impression when entering the city of Muara Enim so that it has the opportunity as a face or symbol of the identity of the city of Muara Enim. Visually, the existence of pedestrians and gates at the Kepur intersection looks quite attractive but functionally it is not in accordance with the characteristics of pedestrian activities on the pedestrian so that research is needed to rearrange the previous design so that the function of the pedestrian becomes even better. The method used is qualitative through observation based on facts and activities in the field. Analysis based on the impression of place and activity on the pedestrian. The results obtained that there is a need to change the appearance of the color processing so that the pedestrian becomes more alive, need to keep the pedestrian so that there is no loss or damage, the need for guardrails or vegetation / view barrier plants in the area behind or beside the pedestrian, rearrangement of plants that can absorb dust and can absorb noise, and arrangement of street furniture, namely visual recommendations for a wider bus stop design, replace permanent seating, replace permanent trash.
Korespondensi Status Kependudukan Terhadap Preferensi Ruang Jalan: Studi Kasus Kota Bandung Dessy Syarlianti; Emmelia Tricia Herliana; Wienty Triyuly; Husnul Hidayat
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.442

Abstract

Perencanaan kota di negara berkembang semakin menyadari pentingnya pengembangan yang berorientasi pada manusia. Salah satu konsep yang berkembang pesat saat ini adalah Complete Street. Konsep ini menekankan pentingnya respon desain dan perencanaan ruang jalan kota terhadap keberagaman konteks pengguna sehingga dapat meningkatkan kualitas pengalaman ruang. Namun, karakteristik individu khususnya pengaruh latar belakang sosial budaya terhadap pemilihan ruang jalan kota masih belum banyak dikaji, khususnya dalam konteks negara berkembang. Studi ini bertujuan untuk meninjau status kependudukan dapat menjadi representasi karakteristik individu dan memiliki pengaruh terhadap preferensi ruang jalan kota. Analisis korespondensi terhadap kuesioner semi tertutup (semi close-ended) dari 190 responden di Bandung, Indonesia, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status tempat tinggal dan preferensi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung melihat jalan sebagai tujuan rekreatif, sedangkan penduduk memilih ruang jalan fungsional yang mendukung rutinitas harian (utilitarian). Studi ini mengusulkan kerangka konseptual mengenai empat aspek utama yang memengaruhi preferensi ruang jalan kota, yakni aspek penyerta, aspek motivasi, aspek atraksi, dan aspek mobilitas. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut di dalam perencanaan dan perancangan ruang jalan kota, diharapkan ruang jalan dapat memberikan pengalaman ruang yang akan menjadi identitas kota yang berkesinambungan.