This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Mie Ayam Daun Kelor (Moringa Oleifera) dengan Kombinasi Tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan Tepung Terigu sebagai Pangan Fungsional Lokal Arti Hastuti; Dhiva Dwi Handayani; Galang Prasaja Pambudi; Lintang Ayu Mielza Azwharid; Tasya Apriliani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22099

Abstract

Mie ayam daun kelor merupakan inovasi pangan fungsional lokal yang memanfaatkan kombinasi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan tepung terigu dalam rasio 1:1. Penambahan daun kelor (Moringa oleifera) dilakukan untuk meningkatkan kandungan protein, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan alami, sementara penggunaan MOCAF bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor gandum sekaligus memanfaatkan potensi bahan baku lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen deskriptif melalui uji organoleptik dan sensori yang melibatkan 33 panelis berusia 19–22 tahun. Parameter yang diuji meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste dengan skala penilaian 1–5. Hasil uji menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori “suka–sangat suka”, dengan skor tertinggi pada aroma (4,39) dan warna (4,21). Warna hijau alami daun kelor serta aroma gurih dan tekstur lembut menjadi ciri khas produk yang disukai konsumen. Kombinasi MOCAF–terigu juga terbukti mempertahankan elastisitas mie tanpa menurunkan cita rasa. Inovasi ini menunjukkan potensi tinggi sebagai pangan fungsional lokal bergizi, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Potensi Kacang-kacangan Lokal Indonesia sebagai Sumber Susu Nabati Bernilai Gizi Tinggi Lintang Ayu Mielza Azwharid; Muhammad Rizky Fauzi; Rizela Azzahra; Aji Jumiono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan susu nabati berbasis kacang lokal Indonesia seperti kacang hijau (Vigna radiata), kacang tanah (Arachis hypogaea), dan kedelai lokal (Glycine max) sebagai alternatif pangan bergizi tinggi dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorik dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan tiga perlakuan utama dan tiga kali ulangan. Analisis meliputi uji fisik (viskositas, pH, warna), kimia (protein, lemak, air), serta uji organoleptik terhadap 30 panelis. Hasil menunjukkan bahwa susu nabati dari ketiga jenis kacang memiliki kandungan protein 2,9–4,4 g/100 mL dan kadar antioksidan 18–35%, mendekati komposisi susu sapi rendah lemak. Susu kedelai menunjukkan kandungan isoflavon tinggi dan aktivitas antioksidan terbaik, sedangkan susu kacang tanah memiliki lemak tak jenuh tinggi yang meningkatkan tekstur dan penerimaan sensoris. Penambahan bahan penstabil seperti CMC dan proses fermentasi oleh Lactobacillus plantarum dapat meningkatkan stabilitas dan mutu fungsional produk. Pengembangan susu nabati dari kacang lokal berpotensi mendukung diversifikasi pangan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui produk minuman sehat dan berkelanjutan.
Pengaruh Kandungan Serat Karbohidrat terhadap Mutu Fungsional Pangan Lintang Ayu Mielza Azwharid; Raden Siti Nurlaela; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22880

Abstract

Karbohidrat serat merupakan bagian yang sangat penting dalam menciptakan makanan fungsional, karena berfungsi sebagai sumber gizi dan juga sebagai faktor yang memengaruhi kualitas fisik, kimia, sensori, dan fisiologis dari produk makanan. Meningkatnya angka penyakit tidak menular membuat pemanfaatan serat karbohidrat menjadi sebuah strategi berbasis makanan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana kandungan dan jenis serat karbohidrat mempengaruhi mutu fungsional makanan dengan mengacu pada literatur dari jurnal nasional dan internasional. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yang bersifat deskriptif-analitis terhadap publikasi ilmiah yang berkaitan dengan karakteristik serat, fungsi dalam teknologi pangan, dan dampak fisiologisnya. Hasil dari kajian tersebut menunjukkan bahwa serat karbohidrat, khususnya serat larut, memiliki pengaruh besar dalam peningkatan viskositas, kemampuan mengikat air, stabilitas produk, serta penurunan indeks glikemik. Selain itu, serat juga berfungsi sebagai prebiotik yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Namun, penambahan serat yang berlebihan bisa mengurangi kualitas sensoris dari makanan. Oleh karena itu, perlu adanya optimasi jenis dan jumlah serat serta penerapan teknologi pengolahan yang tepat dalam mengembangkan makanan fungsional yang berbasis serat karbohidrat.