Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP VALUE FOR MONEY PADA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE (TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK) PADA KABUPATEN MUSI BANYUASIN Septariani, Jumania
Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 2, No 1 (2017): Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jab.v2i1.1169

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the implementation of the concept of value for money in the management of regional finances in realizing Good Government Governance (Good Governance) in Musi Banyuasin Regency. The research method was qualitative methods. Qualitative method in this research was, the author conducted an analysis of data in the form of information, collecting tangible data figures calculation results statistically, general description of the object of research, applying the concept of value for money in Musi Banyuasin Regency that had been economical, efficient and effective. The results of this study indicated that the economic ratio was already economical as this was marked by the amount of revenue realization had exceeded the revenue budget due to increased PAD and balancing funds received from the center. In efficient efficiency ratios this was marked by the small cost to levy local taxes. Meanwhile, the effectiveness ratio had been effective because the revenue target had been reached. Good Government Governance can be realized in Musi Banyuasin Regency if viewed based on the calculation with the concept of value for money, because it had been economical, efficient and effective. The concept of value for money is only one of the principles of Good Government Governance (Good Governance). Other principles, namely; participation, accountability, transparency, responsiveness, justice, community-oriented, forward-looking and law enforcement can be determined to the implemention Good Governance
Peningkatan Pemahaman Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi: Penelitian Mindari, Ellisyah; Septariani, Jumania; Marsih, Yeni; Nia Suryani, Ade; Wijaya, Hendry
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.643

Abstract

Koperasi berperan krusial untuk masyarakat karena mengandung nilai gotong-royong dan esensi moral lainnya. Rapat Anggota Tahunan seharusnya tidak dianggap formalitas saja karena hasil rapatnya menjadi acuan atau tolok ukur perkembangan koperasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode pendidikan masyarakat (penyuluhan) dan pelatihan dilakukan dalam upaya memberikan pemahaman kepada para anggota, pengurus dan pengawas tentang pentingnya pengelolaan koperasi yang baik dan sesuai regulasi. Teknik kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi dengan bentuk kegiatan penyampaian materi (berupa modul cetak, slide presentasi dan video edukasi), praktek dan tugas mandiri. Dalam kegiatan ini, dilakukan presentasi dan dialog didasarkan pada materi yang telah disajikan (penyelenggaraan rapat anggota koperasi; laporan pertanggungjawaban pengurus; laporan hasil pengawasaan; rencana kerja dan rapbk/Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi serta pelaporan hasil rapat anggota koperasi). Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berhasil berdasarkan kehadiran peserta, perbandingan hasil evaluasi awal dan evaluasi akhir yang telah dinilai (artinya kompetensi peserta meningkat), antusiasme dalam menerima materi, terjadinya interaksi yang hangat dalam diskusi. Cooperatives are important for the community as they embody ideals such as collaboration and morality. The Annual Members Meeting should not be viewed as a simple formality because the mmeting findings serve as a reference or standard for the cooperative's development. Community service activities using community education methods (counselling and training) are carried out in an effort to equip members, managements, and supervisors with a grasp of the necessity of effective cooperative management and compliance with regulations. This activity employs lectures and conversations in the form of material delivery activities (printed modules, presentation slides, and educational films), as well as practice and self-directed tasks. This activity involves presentations and dialogues based on the material presented (organising cooperative member meetings; management accountability reports; supervisory results reports; work plans and RAPBK/Cooperative Revenue and Expenditure Budget Plans; and reporting on the outcomes of cooperative member meetings). This community service activity was deemed successful due to the presence of participants, the comparison of the results of the initial and final evaluations (indicating that participant competence had increased), enthusiasm for the material, and warm interactions during the discussion.
EDUKASI GEMAR MENABUNG GUNA MELEK LITERASI KEUANGAN SEBAGAI MOTIVASI MENUJU KEMANDIRIAN FINANSIAL Mindari, Ellisyah; Septariani, Jumania; Emelda, Emelda; Calista, Avissa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22581

Abstract

Pengelolaan keuangan yang bijak menjadi hal yang krusial dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.  Regulasi mendorong upaya membangun pendidikan karakter budaya menabung guna membantu siswa tumbuh menjadi perencana keuangan yang lebih baik. Masih rendahnya literasi keuangan dan tingkat kegemaran menabung siswa mendorong perlunya menggarap program pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan mengedukasi siswa agar gemar menabung guna melek literasi keuangan sebagai motivasi siswa menuju kemandirian finansial. Rektor dan Kepala LPPM Institut Rahmaniyah Sekayu serta Kepala SMP Negeri 6 Sekayu merupakan mitra dalam kegiatan ini.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Materi disampaikan dalam bentuk modul cetak, slide presentasi dan video edukasi. Selain itu, terdapat juga praktek dan tugas mandiri yang harus dilakukan peserta. Dalam kegiatan ini, dilakukan presentasi dan dialog didasarkan pada materi yang telah disajikan (gerakan nasional menabung; pengenalan sektor perbankan; beragam produk perbankan; pentingnya menabung untuk memberikan motivasi kepada siswa dalam mencapai kemandirian finansial).  Hasil kegiatan ini berhasil berkat hadirnya peserta, peningkatan nilai evaluasi akhir yang lebih tinggi dari nilai evaluasi awal, antusiasme dalam menerima materi dan terjadinya interaksi yang positif dalam diskusi.
Penguatan Motivasi Pengelola Umkm (Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah) Melalui Penyuluhan Kewirausahaan) Mindari, Ellisyah; Septariani, Jumania; Marsih, Yeni; Suryani, Ade Nia; Wijaya, Hendry; Gustina, Sri
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.1931

Abstract

Potensi ekonomi dapat berkembang bila bisnis digarap secara mandiri dan partisipatif. UMKM sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional telah memperluas lapangan pekerjaan dan memberikan kontribusi besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB) yang menjadi indikator kesejahteraan negara. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus kepada pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dengan membentuk Kementerian UMKM pada tahun 2024. Rendahnya literasi terkait kewirausahaan dan UMKM; ekonomi kreatif dan kewirausahaan; pengembangan kompetensi kewirausahaan; strategi pengembangan UMKM berorientasi bisnis; penguatan jaringan pengelolaan UMKM dan motivasi berwirausaha menjadi alasan perlunya digarap program pengabdian pada masyarakat guna meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman serta menguatkan motivasi para pengelola UMKM dalam upaya menggali potensi usaha yang dapat dikembangkan di lingkungannya. Metode kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat (penyuluhan) dengan teknik ceramah dan diskusi dengan bentuk kegiatan penyampaian materi (berupa modul cetak, slide presentasi dan video edukasi), praktik dan tugas mandiri. Kegiatan ini berhasil didasari kehadiran peserta, perbandingan hasil evaluasi awal dan evaluasi akhir yang telah dinilai, antusiasme dalam menerima materi, terjadinya interaksi yang hangat dalam diskusi.