Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memiliki potensi pada bidang pendidikan, pangan dan UMKM, peternakan, pertanian, kesehatan, serta sosial dan lingkungan, namun masih ditemukan kebutuhan penguatan kapasitas masyarakat dan mitra pada berbagai bidang tersebut. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui edukasi, pendampingan, praktik, dan partisipasi berbasis potensi serta kebutuhan lokal. Kegiatan dilaksanakan selama 40 hari, 27 Juli–5 September 2026, dengan sasaran siswa sekolah, pelaku UMKM, pengelola BUMDes, kader Posyandu, dan masyarakat Desa Ciadeg. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara/komunikasi dengan mitra, dokumentasi, serta evaluasi hasil kegiatan. Program mencakup promosi perguruan tinggi, edukasi gizi dan label pangan, pendampingan legalitas dan sertifikasi halal UMKM, rebranding kemasan, penguatan biosafety-biosecurity peternakan, pengembangan pertanian, kegiatan Posyandu, serta kegiatan sosial dan lingkungan. Hasil menunjukkan seluruh program utama dan tambahan terlaksana. Pendampingan UMKM menghasilkan dukungan pada NPWP, NIB, sertifikasi halal, pemulihan akun NIB/SiHalal, dan pembaruan desain dan identitas produk. Pada BUMDes peternakan, APD, biodesinfektan berbahan sirih, SOP, serta pendampingan pakan, panen telur, dan sanitasi telah diterapkan. Program pertanian, kesehatan, sosial, dan lingkungan juga terlaksana. Keterbatasan kegiatan antara lain durasi pendampingan yang terbatas dan belum adanya pengujian laboratorium terhadap efektivitas biodesinfektan berbahan sirih. Secara umum, pendekatan partisipatif mampu menghubungkan pengetahuan mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat dan menghasilkan luaran yang dapat dilanjutkan oleh mitra.