Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Undang-Undang Wakaf Sadzali, Ahmad; Pratiwi, Dian Kus; Saifudin
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol 15 No 1 (2022): Al Awqaf : Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.Vol15Iss1.115

Abstract

Law Number 41 of 2004 concerning Waqf is one of the reform products that have received the attention of many researchers. This paper examined the Waqf Law from the perspective of Pancasila, namely to answer whether the values of Pancasila have been actualized in it. This research is a juridical-normative study, by analyzing the contents of Waqf Law with the parameters of Pancasila values in the legislation. The results show that the values of Pancasila are well actualized in Waqf Law. The actualization of Pancasila values is contained in in every norm of Waqf Law.
Legalitas dan Praktek Pembentukan Undang-Undang Secara Cepat di Indonesia (Studi terhadap Pembentukan Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi) Fauzani, Muhammad Addi; Pratiwi, Dian Kus; Wibowo, Ahmad Ilham
Jurnal Legislasi Indonesia Vol 19, No 4 (2022): Jurnal Legislasi Indonesia - Desember 2022
Publisher : Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undang, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54629/jli.v19i4.968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: pertama, legalitas pembentukan undang-undang secara cepat di Indonesia dan kedua, problematika praktek pembentukan undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mahkamah Konstitusi yang dilakukan secara cepat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, pertama secara normatif, pembentukan undang-undang secara cepat tidak dikenal dalam sistem legislasi di Indonesia. Ketiadaan pengaturan mekanisme pembentukan undang-undang secara cepat dalam legislasi di Indonesia mengakibatkan terdapat ketidakjelasan terhadap pembentukan suatu undang-undang apakah dikategorikan sebagai pembentukan undang-undang secara cepat ataukah tidak. Kedua, terdapat ketidaksesuaian praktek dan prosedur dalam pembentukan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang dibentuk secara cepat. Ketidaksesuaian tersebut dapat dilihat dari tahapan perencanaan, penyusunan,pembahasan dan pengesahan. Solusi yang dapat ditawarkan yakni perlu diatur mengenai mekanisme pembentukan undang-udang secara cepat agar apabila terdapat pembentukan undang-undang yang dibutuhkan dibentuk secara cepat tetap sesuai dengan prosedur yang ada.
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Undang-Undang Wakaf Sadzali, Ahmad; Pratiwi, Dian Kus; Saifudin
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol. 15 No. 1 (2022): Al Awqaf : Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.Vol15Iss1.115

Abstract

Law Number 41 of 2004 concerning Waqf is one of the reform products that have received the attention of many researchers. This paper examined the Waqf Law from the perspective of Pancasila, namely to answer whether the values of Pancasila have been actualized in it. This research is a juridical-normative study, by analyzing the contents of Waqf Law with the parameters of Pancasila values in the legislation. The results show that the values of Pancasila are well actualized in Waqf Law. The actualization of Pancasila values is contained in in every norm of Waqf Law.
Fast-Track Legislation: The Transformation of Law-Making Under Joko Widodo’s Administration Huda, Ni’matul; Rishan, Idul; Pratiwi, Dian Kus
Yustisia Vol 13, No 1: April 2024
Publisher : Faculty of Law, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/yustisia.v13i1.71061

Abstract

Since the end of 2019, the President and the House of Representatives had performed different legislative functions. Since the Law on the Commission Eradication Commission was amended, legislation had dramatically been transformed.  Several laws have been passed and amended quickly. This study discusses three legal issues. First, the conceptual limitation of fast-track legislation in Indonesia. Second, the rationale behind fast-track legislation under Joko Widodo's administration. Third, the impact of fast-track legislation under Joko Widodo's administration. In this socio-legal study, a qualitative analysis is conducted. This study has identified that (1) fast-track legislation in Indonesia can only be adopted through Perpu with all its exemptions and exceptions; (2) the transformation of law-making under Joko Widodo's administration is associated with political pragmatism, political personalization, the elimination of the opposition, and cartel parties; and (3) the transformation of law-making under Joko Widodo's administration is detrimental to the future of Indonesia's democracy. The transformation has degraded the quality of deliberation in law-making. Besides, it does not adhere to law-making procedures, resulting in elitist and conservative laws.