Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEP) Universitas Djuanda dalam meningkatkan minat berorganisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis SWOT yang didukung oleh Matriks IFE, EFE, dan IE. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap lima responden yang dipilih secara purposive, serta pengumpulan data primer terkait aktivitas organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HIMASEP berada pada posisi tumbuh dan berkembang berdasarkan hasil Matriks IE, dengan nilai IFE sebesar 2,99 dan nilai EFE sebesar 2,92, yang mengindikasikan kondisi internal dan eksternal berada pada kategori sedang. Kekuatan utama HIMASEP meliputi sistem pengelolaan organisasi yang terstruktur, dukungan sarana dan prasarana, kemampuan digital anggota, serta jaringan yang baik dengan dosen dan fakultas. Sementara itu, kelemahan yang dihadapi antara lain keterbatasan pendanaan, rendahnya partisipasi mahasiswa, dan belum optimalnya pelaksanaan program kerja. Dari sisi eksternal, peluang berupa kerja sama dengan pelaku usaha agribisnis dan pemanfaatan media sosial dapat dimaksimalkan untuk menghadapi ancaman seperti menurunnya minat berorganisasi dan persaingan antar organisasi kampus. Strategi pengembangan yang dirumuskan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program kerja serta menjaga keberlanjutan HIMASEP di masa mendatang.