Agusri, Erny
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PERUBAHAN DIMENSI KINCIR AIR TERHADAP KECEPATAN ALIRAN SUNGAI (STUDI KASUS: DESA PANDAN ENIM) Kimi, Sudirman; Agusri, Erny
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2018): Vol 5 No 3 Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.1762201853

Abstract

Muara Enim adalah salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan. Untuk mendukung majunya pertanian di wilayah ini perlu irigasi yang baik. Lokasi di Desa Pandan Enim ini dari sumber air, oleh karena itu perlu bantuan kincir air ke saluran irigasi. Anda juga harus merencanakan dimensi untuk menampung air irigasi yang dihasilkan dari roda kincir air dan perhitungan yang sesuai.Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik yang berupa putaran poros kincir. Ada berbagai cara untuk memanfaatkan energi air salah satunya dengan menggunakan kincir air. Dalam perancangan kincir air yang ditentukan diameter luar yang dirancang berdasarkan ketinggian lokasi, jarak sisi bagian atas kincir dengan ujung saluran air, serta jarak antara sisi bawah kincir dengan saluran pembuang.Diameter dalam kincir yang dirancang mempertimbangkan volume air yang dapat ditampung oleh sudu. Kincir Air efisien dibuat dengan diameter 2 m. Perhitungan diketahui dengan kecepatan aliran air yang dihasilkan kincir air sedangkan untuk volume putaran 16 sudu yang dihasilkan sebesar 57,63 liter/det pada kecepatan aliran air 8,54 m/det dan luas area persawahan yang dialiri kincir air seluas 73,51 Ha.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT PELESTARIAN ALAT MUSIK BAMBU DI PALEMBANG Ananda, Dwi Aisyah; Agusri, Erny
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): V0l 5 No. 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.703201751

Abstract

Pusat Pelestarian Alat Musik Bambu di Palembang merupakan suatu wadah yang dirancang khusus untuk melestarikan alat music bamboo melalui proses pembuatan dan pelatihan hingga pertunjukan, serta dapat memberikan ilmu  pengetahuan kepada masyarakat tentang alat music bamboo dan menjadi salah satu tempat tujuan wisata baru bagi kota Palembang. Perancangan Pusat Pelestarian Alat Musik Bambu dengan menggunakan konsep Eko-Arsitektur. Penerapan konsep Eko-Arsitektur ini terdapat pada penggunaan material bamboo pada keseluruhan system struktur dan arsitektural serta dalam lansekapnya. Metode yang digunakan melalui pendekatan pada kondisi lingkungan tapak yang kemudian di analisa dengan lingkungan sekitarnya. Hasil perancangan diharapkan menghasilkan suatu kawasan dengan bangunan yang ramah terhadap lingkungan.Kata Kunci :Pelestarian, Alat Musik, Material, Bambu
KONSEP KONSERVASI LAHAN DAN AIR DI DAERAH PUNCAK SEKUNING KELURAHAN LOROK PAKJO PALEMBANG Agusri, Erny; jonizar, Jonizar
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): Vol.4 no.3 Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.721201643

Abstract

Kawasan Puncak Sekuning kelurahan Lorok Pakjo merupakan salah satu kawasan di kota Palembang yang mulai  terdapat genangan air beberapa tahun  terakhir. Seperti diketahui genangan banyak terjadi di kawasan – kawasan  dengan tingkat kepadatan penduduk yang semakin tinggi. Upaya konservasi perlu dilakukan untuk mengurangi tingginya limpasan dan rendahnya resapan sehingga keseimbangan lingkungan hidrologi di kawasan tersebut tetap terjaga.Pada kawasan Puncak Sekuning  konsep konservasi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat kolam resapan, perbaikan sistem jaringan drainase dan saluran alam. Pada permukiman penduduk sedapat mungkin diterapkan struktur konservasi berupa Bioretention Area dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada. Pemilihan konsep ini karena sesuai untuk lokasi relatif kecil, volume genangan air  masih normal, menciptakan kondisi asri dan pemeliharaan yang mudah, dengan demikian air limpasan dapat ditahan dan disimpan dalam tanah serta sebagian akan mengalir ke saluran alam.  Dalam melakukan konservasi lahan dan air didaerah Puncak Sekuning kelurahan Lorok Pakjo, perlu dipertimbangkan beberapa faktor antara lain : sifat hujan, sifat fisik kawasan, penggunaan lahan dan pengelolaannya. Faktor-faktor tersebut perlu dipertimbangkan dalam menentukan konsep untuk mengatasi limpasan air hujan dan meminimalisasi tingkat pencemaran air.Konservasi lahan dan air pada kawasan Puncak Sekuning dilakukan dengan memperbaiki system jaringan drainase yang ada, normalisasi saluran alam, dan pembangunan struktur limpasan pengendali air limpasan. Kata Kunci: Konservasi lahan, sitem jaringan drainase
ANALISA PENGGERUSAN TEBING ATAU LERENG SUNGAI PADA SUNGAI MUSI SEKAYU KABUPATEN MUSI BANYUASIN Agusri, Erny; Oemiati, Nurnilam
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2018): Vol 5 No 3 Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.1764201853

Abstract

Kabupaten Musi Banyuasin merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan yang di lintasi oleh sungai musi, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan banyak terjadi penggerusan pada lereng sungai dikarenakan banyak terdapat tikungan pada aliran sungai ini. Selain itu pada sungai terjadi sedimentasi atau pengendapan pada lokasi tersebut akibat adanya gangguan aliran yang berupa bertambahnya kecepatan aliran serta besarnya kekuatan aliran diakibatkan oleh tegangan tarik atau gaya seret aliran dan perubahan turbulensi aliran di sekitar sungai.Untuk hasil pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan steoroform sebanyak 20 kali percobaan dengan jarak 20 meter setiap percobaan, maka kecepatan rata-rata aliran sungai di lokasi penelitian didapatkan hasil 0,931 meter/detik. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus terhadap penampang melintang per-STA didapatkan nilai kecepatan tertinggi pada STA 0,00. Hasil perhitungan stabilitas lereng dengan menggunakan metode Fellnius (1927) adalah lereng tidak aman dengan nilai faktor keamanan SF adalah 1,22.
ANALISA KEBUTUHAN AIR UNTUK HYDRANT DAN SPRINKLER DI TRANSMART MALL PALEMBANG Agusri, Erny; Kimi, Sudirman
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2018): Vol. 5 No. 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.1679201854

Abstract

Transmart Mall Palembang berada di jalan radial merupakan salah satu pusat perbelanjaan (mall) yang ada di kota Palembang. Transmart mall ini berdiri di luasan lahan 24.157,50 m2 dengan tinggi gedung 32,5 m dan terdiri dari 5 lantai yang didukung dengan berbagai fasilitas didalamnya.Salah satu fasilitas yang tersedia di Transmart Mall ini untuk kenyamanan pengunjung dari bahaya kebakaran telah disediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem hydrant dan sprinkler dalam upaya realisasi tindakan pengamanan, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.Analisa yang dilaksanakan yaitu meliputi analisa kebutuhan air untuk hydrant box, hydrant pillar dan sprinkler, serta kapasitas pompa terhadap pendistribusian air. Dari hasil analisa didapat data kebutuhan air untuk hydrant box maximum yaitu 48 m3, hydrant pillar maximum yaitu 273,6 m3, sprinkler maximum yaitu 403,4 m3 dan perhitungan kapasitas pompa adalah sebesar 38,506 hp untuk daya air (Pw) maximum dan 55,008 hp untuk daya poros (P) maximum.
ANALISA DEBIT DAN SEDIMEN PADA SALURAN SEKUNDER IRIGASI PASANG SURUT DI LOKASI DESA TELANG SARI KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN Agusri, Erny
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Vol 4 No 4 Desember 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.705201644

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui debit dan sedimen yang ada pada saluran sekunder irigasi pasang surut, agar dapat dioptimalkan untuk mengaliri sawah. Berdasarkan dari data yang diolah bahwa saluran sekunder yang ada sekarang kurang layak akibat banyaknya penumpukkan sedimen yakni sebesar Vs= 209,1 m³/det, serta debit air yang didapat lebih kecil yakni Q= 6,4148 m³/det dan V= 0,58 m/det dari optimal debit yang direncanakan sebelumnya sebesar Q= 10,2551 m³/det dan V= 0,69 m/det Kata kunci : Debit, sedimen, saluran sekunder irigasi.
PENGARUH PENAMBAHAN PASIR BESI TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 Agusri, Erny; A Rivai, Masri
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2019): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.2201201961

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of iron sand on the K-300 concrete compressive strength. Iron sand added with a variation of 2-4% using cube-shaped specimens with dimensions of 15 × 15 × 15 cm as many as 27 samples consisting of 3 variations, each with 9 samples, concrete quality tested at 3, 7, and 28 days. The results showed the compressive strength of normal concrete characteristics at 3 days of age was 238.76 Kg / cm2, 7 days was 270.64 Kg / cm2, and 28 days was 370.16 Kg / cm2, the addition of iron sand was 2% at 3 days amounting to 192.33 Kg / cm2 with an effect of -6.11%, 7 days amounting to 262.14 Kg / cm2with an effect of -3.87%, 28 days at 314.77 Kg / cm2 with an influence of -11.8%, addition of iron sand 3% at 3 days at 207.88 Kg / cm2 with an effect of -14.65 %, 7 days amounting to 262.28 Kg / cm2 with an effect of -4.94%, 28 days at 296.64 Kg / cm2 with influenceat -16.8%, the addition of 4% iron sand at 3 days at 178.06 Kg / cm2 with an effect of -14.97%, 7 days at 236.13 Kg / cm2 with an effect of -10.3% 28 days at 264.58 Kg / cm2 with an effect of -26.2%. based on the results of the study it can be concluded that the more iron sand we use, the more there is a decrease in the concrete compressive strength
PENGARUH PENAMBAHAN QUICKCURE CX TERHADAP UJI KUAT TEKAN BETON K-500 Agusri, Erny; Jaya, Wahyu Pratama
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 6, No 4 (2020): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.3223202064

Abstract

Quickcure CX is a chemical for concrete designed using the latest technological innovations, this added material can accelerate and increase the compressive strength of concrete by 5 - 10% and can reduce the moisture content in the concrete mixture by 5 - 10%. The purpose of this study was to increase and accelerate the effect of the compressive strength value of concrete produced by Quickcure CX added material on K-500 concrete.The research sample is a cube-shaped test object with a size of 15cmx15cmx15cm. There are 4 sample variations, namely: Normal Concrete, Normal Concrete + Quickcure cx 0.25%, Normal Concrete + Quickcure cx 0.45%, and Normal Concrete + Quickcure cx 0.65%, each variation consisting of 15 samples.After conducting the concrete compressive strength test, this study obtained the highest average compressive strength test results in Normal Concrete (503.2kg / cm2), Normal Concrete + Quickcure cx 0.25% (513.8kg / cm2), Normal Concrete + Quickcure 0.45% (536.4kg / cm2) and Normal Concrete + Quickcure cx 0.65% at 551.6kg / cm2 at the age of 28 days. So of the 4 variations in the value of the compressive strength test of concrete, it still increases in Normal Concrete + Quickcure cx 0.65%, and accelerating the concrete does not accelerate because the average age is 21 days with a variation of Normal Concrete + Quickcure cx 0.65% with a value of 488.8 kg / cm2 so the concrete has not reached the compressive strength that was planned.Keywords: Concrete, Quikcure CX, Compressive Strength, K-500
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH DAN SERBUK KACA TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 Agusri, Erny; Efranda, Fajriyansyah
Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2019): Bearing : Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbearing.2831201962

Abstract

Pada penelitian ini penulis mengambil fly ash dan serbuk kaca sebagai bahan tambah pada campuran beton. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh penggunaan fly ash dan serbuk kaca terhadap kuat tekan beton K-300. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15x15x15. Jumlah keseluruan benda uji pada penelitian ini sebanyak 45 sempel, masingmasing 9 sempel benda uji pada 5 variasi yaitu beton normal, beton normal + fly ash 14% + serbuk kaca 18%, beton normal + fly ash 15% + serbuk kaca 18%, beton normal + fly ash 16% + serbuk kaca 18% dan beton normal + fly ash 17% + serbuk kaca 18%. Setelah dilakukan uji kuat tekan beton, maka kuat tekan beton karakteristik pada penambahan fly ash 14 % dan serbuk kaca 18% didapat nilai kuat tekan beton maksimum sebesar 180, 55 Kg/Cm2 pada umur 3 hari, 252,59 Kg/Cm2 pada umur 14 hari, dan 355,30 Kg/Cm2 pada umur 28 hari. Hasil tersebut melebihi nilai kuat tekan karakteristik beton normal dan menunjukkan bahwa fly ash dan sebuk kaca meningkatkan kuat tekan beton. Terjadi pengaruh yang kuat dari penambahan fly ash dan serbuk kaca dengan variasi penambahn dan umur beton tertentu.
Efektivitas Ketersediaan Air Irigasi untuk Kebutuhan Air Tanaman Padi Di Desa Senaro Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas RA. Sri Martini; Erny Agusri; Indri kusuma Dewi
Jurnal Tekno Global Vol 10, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v10i1.1706

Abstract

The Availability of water for irrigation purposes can be broadly divided into two types, namely the availability of water in the land and availability of water in take buildings. The availability of irrigation water both on land and in buildings is expected to meet the need of making irrigation water needed in irrigation areas were reviewed in accordance with its area and cropping patterns that exist. The research done is to calculate the availability of irrigation water, the water requirement of rice plants and distribution efficiency. To calculate availability and water requirements of rice plants needed data as a reference, namely data from the Meteorology and Geophysics Musi rawas district , while to analyze the efficiency of distribution used discharge data measured by the method of floating then compared the results of discharge at the beginning and the discharge end of the channel. The results of calculations and measurements, availability of water in the Senaro Village can be fulfilled It can be seen from the average availability, in the first planting season (September to Januari) average of 0,92 m3/sec with an average water demand for -0,04 m3/sec and the second planting season (Januari toMei) average of 0,47 m3/sec with an average water demand of 0,04m3/sec. As for the value of the efficiency of each tertiary channel in Senaro village is 1-4m ka has efficiency values of 91%, 2-4m ka has efficiency values of 86% ,3-4m ka has efficiency values of 74% 4-4m ka has efficiency value of 64%. 5-4m ka has efficiency value of 72%.  Keywords : Availability of Water Irrigation, Water Supplies, Efficiency Distribution