Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TRANSFORMASI LAPORAN KEUANGAN KOPERASI MENUJU STANDAR AKUNTANSI: PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DI KPN DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU Yusmaniarti Yusmaniarti; Khairul Bahrun; Selvin Marsa Hutabarat; Desi Fitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i2.2721

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Identifikasi awal menunjukkan bahwa pengurus koperasi mengalami kesulitan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang sistem akuntansi yang benar. Permasalahan ini menyebabkan laporan keuangan yang dihasilkan tidak sistematis dan tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Kegiatan diikuti oleh 25 peserta, terdiri atas pengurus dan anggota koperasi. Metode yang digunakan adalah pelatihan teoritis dan pendampingan praktis dalam penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip akuntansi koperasi dan kemampuan teknis dalam menyusun laporan keuangan yang akurat. Dampaknya, pengurus koperasi mulai menerapkan pencatatan yang lebih tertib dan transparan, serta mempersiapkan laporan keuangan untuk Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara lebih profesional.
TRANSFORMASI EKONOMI PEKERJA MIGRAN INDONESIA: DARI PEKERJA MIGRAN MENJADI WIRAUSAHAWAN MANDIRI DENGAN KEKUATAN KEUANGAN BERKELANJUTAN Muhartini Salim; Praningrum Praningrum; Gustini Gustini; Eka Sri Wahyuni; Selvin Marsa Hutabarat; Salius Silih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3229

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mendorong transformasi ekonomi pekerja migran Indonesia dari pekerja kontrak yang rentan menjadi wirausahawan mandiri dengan kekuatan keuangan yang berkelanjutan. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan melalui pelatihan literasi keuangan dan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta penguatan jaringan kemitraan, dengan subjek pekerja migran dan keluarganya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam mengelola remitansi secara produktif, menyusun rencana usaha, mengembangkan usaha mikro, serta memanfaatkan teknologi digital dan akses lembaga keuangan formal untuk memperluas jaringan usaha. Simpulan kegiatan ini, bahwa pendekatan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pekerja migran, mengubah paradigma dari penerima remitansi menjadi pelaku ekonomi produktif, dan menyiapkan mereka menjadi wirausahawan mandiri di masa depan.  
STRATEGI PEMASARAN KOPI SETIA : STUDI KASUS PADA KOPI SETIA DI KOTA BENGKULU Selvin Marsa Hutabarat; Novi Rahayu
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 3 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Kopi SETIA di Kota Bengkulu berdasarkan konsep Marketing Mix 7P serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengembangannya dalam menghadapi persaingan di era pemasaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain studi kasus. Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas pemilik, manajer operasional, staf pemasaran, pelanggan tetap, dan pelanggan baru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan teknik triangulasi dan member checking untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi SETIA telah menerapkan seluruh elemen Marketing Mix 7P, yaitu produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses, dan bukti fisik, dengan keunggulan utama pada kualitas kopi robusta lokal, harga yang kompetitif, serta pelayanan yang baik. Namun, implementasi strategi pemasaran belum optimal karena masih terdapat kendala berupa promosi digital yang belum konsisten, identitas merek yang belum kuat, dan keterbatasan distribusi melalui marketplace. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi penguatan branding, optimalisasi media sosial, perluasan saluran distribusi digital, inovasi kemasan, serta peningkatan kualitas pelayanan secara terintegrasi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Marketing Mix 7P telah memberikan kontribusi positif terhadap daya saing Kopi SETIA, namun keberhasilan pemasaran akan lebih optimal apabila seluruh elemen bauran pemasaran diintegrasikan dengan strategi pemasaran digital yang berkelanjutan.  
DIGITALISASI PEMASARAN UMKM MELALUI E-COMMERCE: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN MARKETPLACE DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Selvin Marsa Hutabarat; Rudi Hartono; Lefi Evti Handayani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4205

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkulu Tengah yang telah memiliki produk dan menjalankan usaha secara aktif, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran berbasis digital. Permasalahan utama mitra meliputi ketergantungan pada pemasaran konvensional, keterbatasan jangkauan konsumen, belum optimalnya pemanfaatan marketplace, sebagian mitra belum memiliki akun penjual, serta keterbatasan keterampilan dalam mengunggah produk, membuat foto produk, menyusun deskripsi, dan mengelola toko online. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam memanfaatkan e-commerce sebagai sarana pemasaran produk lokal. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan program, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi, dan praktik pembuatan serta pengelolaan akun marketplace, termasuk penyusunan informasi produk dan pemanfaatan WhatsApp Business. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemasaran digital. Peserta yang sebelumnya belum terbiasa menggunakan marketplace mulai mampu membuat akun penjual, mengisi profil toko, mengunggah produk, menyusun foto dan deskripsi produk, serta memahami pengelolaan toko online. Keaktifan peserta selama praktik dan pendampingan juga menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik sesuai dengan kondisi mitra yang memiliki tingkat literasi digital beragam. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya kesiapan pelaku UMKM dalam menggunakan media digital sebagai saluran pemasaran, memperluas peluang akses konsumen, meningkatkan kualitas penyajian produk, dan memperkuat kapasitas pemasaran produk lokal. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi pengembangan pemasaran UMKM secara lebih mandiri dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.