Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking dan Literasi Media Sosial Untuk Membangun Kepercayaan Diri Siswa SMP SATAP 2 Pationgi, Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi Asriadi; Fikra Fikra; Muhammad IKbal; Musliadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 1 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i1.3664

Abstract

Keterampilan Public Speaking atau berbicara di depan sangat umum bermanfaat bagi Siswa-siswa dalam proses pengembangan diri. Namun, banyak siswa yang merasa kurang bahkan tidak mampu berbicara di depan umum karena kurang percaya diri, tidak menguasai materi, atau tidak paham bagaimana melakukannya. Keterampilan Publik Speaking pada anak harus dibina, dilatih dan dikembangkan secara terus-menerus, begitupula pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi. Kondisi tersebut menjadi dasar dilaksanakannya program kerja Pelatihan Publik Speaking yang diikuti oleh siswa kelas 9 SMP SATAP 2 PATIONGI yang berjumlah 18 siswa, dan pelatihan Publik Speaking pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi yang diikuti 15 kader. Pelatihan Public Speaking ini dikemas dengan tujuan membangun kepercayaan diri berbicara di depan umum, memahami materi yang akan disampaikan, serta mampu menerapkan teknik Public Speaking. Pelatihan Public Speaking ini dilakukan dua kali, pertama dilakukan di sekolah dan yang kedua dilakukan di balai Desa Pationgi. Pesatnya perkembangan teknologi dan luasnya jangkauan internet diberbagai kalangan di Indonesia mengakibatkan potensi positif dan negatif di lapisan masyarakat dengan tingkat literasi yang rendah. Konten yang beredar di media sosial juga kian beragam dan kreativitas diperlukan untuk mendapatkan perhatian atau interaksi yang baik dari audiens. Tentunya perkembangan ini membawa dampak dan risiko tersediri bagi remaja pada khususnya sebagai pengguna internet dan teknologi. Untuk mencegah atau mengurangi risiko penggunaan media sosial yang membahayakan penggunanya secara moral dan fisik, maka diperlukan pemahaman literasi media sosial yang memadai. Pelatihan ini dilakukan di balai Desa Pationgi yang diikuti oleh kader-kader Desa Pationgi dengan jumlah peserta 15 Kader. Literasi media sosial ini bertujuan agar kader-kader dapat lebih bijak, kreatif dan seimbang terhadap penggunaan media sosial mereka. Adapun hasil dari pelatihan Publik Speaking yang dilaksanakan di sekolah SMP SATAP 2 PATIONGI beberapa siswa sudah ada yang mampu memberanikan diri untuk tampil di depan teman-temannya, dan pada pelatihan literasi media sosial pada kader,kader-kader dalam aktif proses tanya jawab bagaimana teknik dan bagaimana seorang pengguna media sosial yang bijak.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulsel Sampara Halik; Rudhi; Asriadi; Musliadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 2 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i2.4237

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru. Menggunakan pendekatan kuantitatif, yang datanya berupa angka-angka. Penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian korelasional karena hubungan antara variabel. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel yang diamati, data yang digunakan yakni angket atau kuesioner sebanyak 391 responden guru sebagai sampel dari populasi 1.790 orang guru tersebar di seluruh Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan. Data dianalisis dengan menggunakan program Excel SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dibuktikan oleh besarnya sumbangannya melalui nilai kontribusi (3₁) = 0,469 atau 46,90% dan diperlihatkan melalui hasil signifikansinya, yakni thitung = 8.609 dengan probabilitas = 0,000 < 0,05. Memberikan indikasi bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Y), yang dapat ditunjukkan melalui nilai Fhitung = 30.872 dan Probability (sig) = 0.000 < α = 0.05, dan kontribusi pengaruh terhadap variabel bebas relatif besar terhadap kinerja guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Selatan ditunjukkan melalui nilai indeks determinasi (R2) = 0.637 atau 63.70% variasi kinerja guru, dan terdapat 0.363 atau 36.30% kinerja guru yang ditentukan oleh faktor lain yang belum termasuk dalam penelitian ini
Etika dan Tantangan Media dalam Dakwah Kusnadi; Hawirah Hawirah; Asriadi; Khuzaima; Miftahul Awaliah; Khair khalis
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.3937

Abstract

The development of information and communication technology has brought significant changes in the method of preaching. Mass and digital media have become strategic means in spreading preaching messages to the wider community. However, the use of media also presents complex ethical challenges. This article discusses the ethics of using media in preaching activities and the challenges faced by preachers in the digital era. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach. The results of the study show that preaching through the media must pay attention to the principles of communication ethics, such as honesty, responsibility, and respect for the audience. The main challenges faced include the spread of hoaxes, provocative content, commercialization of preaching, and the decline in digital literacy among the community. Therefore, there needs to be an integration between Islamic ethical values and an understanding of technology in today's preaching strategy.