Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pelaksanaan Literasi dan Privat Membaca Al-Qur’an dalam Meningkatkan Semangat Membaca Al-Qur’an Siswa Nabila; Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v2i3.195

Abstract

Di era digital telah terjadi perubahan nilai dan budaya dalam kehidupan masyarakat, selain itu juga kurangnya anak-anak yang membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi ilmu Al-Qur’an kepada generasi muda khususnya pelajar. Salah satu solusi untuk mengatasi era digital yang semakin sulit adalah dengan membentuk kegiatan keagamaan di sekolah yang benar benar membantu anak-anak selalu dekat dengan Al-Qur’an. Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng tepatnya pada SMPN SATAP 2 Patimpeng tergolong sekolah yang aktif. Tujuan dilaksanakannya kegiatan literasi Al-Qur’an untuk menumbuhkembangkan semangat membaca Al-Qur’an peserta didik agar senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah metode penerapan literasi Al-Qur’an dengan menggunakan metode Iqro’ dan mengadakan evaluasi sebagai tahap terakhir dalam pelaksanaan program literasi ini. Pelaksanaan program ini terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama antara kepala sekolah dan guru serta teman-teman yang turut membantu. Sehingga dalam pembinaan program literasi di SMP SATAP 2 Patimpeng ini dapat bermanfaat bagi siswa dan siswi untuk menjadi generasi islami yang cinta Al-Qur’an. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk penguatan literasi Al-Qur’an sebagai peningkatan minat baca Al-Qur’an peserta didik di SMP SATAP 2 Patimpeng.
Pendampingan Belajar Matematika Seru dan Menyenangkan dengan Metode Ice Breaking Di SD Inpres 12/79 Pationgi Nurazizah; Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.532

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan metode ice breaking, khususnya melalui senam otak, dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Inpres 12/79 Pationgi. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif dan kuantitatif, sehingga hasil yang diperoleh dapat dianalisis secara lebih komprehensif. Subjek kegiatan berjumlah 25 siswa yang terlibat secara aktif dalam setiap sesi pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes sebelum dan sesudah penerapan metode, yang menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 65 menjadi 80. Sementara itu, data kualitatif diperoleh melalui observasi dan umpan balik siswa yang mengindikasikan adanya peningkatan partisipasi aktif, rasa percaya diri, serta terciptanya suasana kelas yang lebih dinamis dan menyenangkan. Temuan ini menguatkan bahwa penerapan ice breaking tidak hanya berdampak pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan sosial siswa. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan agar strategi ice breaking, khususnya senam otak, diintegrasikan secara rutin dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berpusat pada siswa.
Pelaksanaan Literasi dan Privat Membaca Al-Qur’an dalam Meningkatkan Minat Baca Al-Qur’an Peserta Didik Yuliana; Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.533

Abstract

Saat ini, budaya literasi dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Adanya budaya literasi, diharapkan siswa memiliki kemampuan untuk belajar dan memperoleh pengetahuan secara mandiri dari buku dan sumber lain. Namun, literasi sumber tertulis seperti Al-Qur'an dan buku mulai jarang diminati oleh anak-anak hingga remaja. Penerapan literasi Al-Qur’an di SMP SATAP 2 Patimpeng ini sangat penting bagi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Jika mereka dapat membaca Al Qur'an dengan baik dan benar, mereka dapat dengan mudah memahami isi kandungan Al-Qur'an di masa depan. Peserta didik di SMP SATAP 2 Patimpeng mengalami beberapa peningkatan atau perubahan, baik dalam sikap, membaca serta semangat dalam membaca Al-Qur’an dengan menggunakan beberapa tahap yaitu tahap persiapan, membaca Al-Qur’an dengan metode Iqra dan mengadakan evaluasi sebagai tahap terakhir dalam pelaksanaan program literasi ini. Pelaksanaan program ini terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama antara kepala sekolah dan guru serta teman-teman yang turut membantu. Sehingga dalam pembinaan program literasi di SMP SATAP 2 Patimpeng ini dapat bermanfaat bagi siswa dan siswi untuk menjadi generasi islami yang cinta Al-Qur’an. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk penguatan literasi Al-Qur’an sebagai peningkatan minat baca Al-Qur’an peserta didik di SMP SATAP 2 Patimpeng.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui English Meeting Club di Desa Pationgi Andi Restu Ramadhan; Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.395

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan pembelajaran bahasa Inggris kepada anak-anak tingkat sekolah menengah pertama di desa pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Pengenalan dan penguasaan bahasa Inggris semakin penting dalam pembelajaran ini menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam bentuk pembelajaran informal di Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, yang diikuti dengan bermain bersama sambil mengucapkan beberapa kata kosakata yang menjadi target pembelajaran sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan selama lima minggu mulai dari persiapan, pemilihan materi pengajaran, dan cara penyampaian kegiatan pembelajaran. Observasi terhadap respon peserta, antusiasme, dan kemampuan memahami materi serta menghasilkan kosakata target, serta wawancara santai dengan peserta dari tiga sekolah yang berjumlah 64 siswa digunakan untuk menganalisis pelaksanaan dan hasil yang diperoleh. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa hampir semua peserta (90%) menyatakan bahwa pembelajaran bahasa Inggris sangat menyenangkan dan membantu mereka memahami makna, cara membaca, mengucapkan, dan menulisnya.
Pendampingan Belajar Perkalian Metode Jarimatika Bagi Siswa Kelas V Di SD 259 Maddanreng Pulu Syaharani Syaharani; Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.398

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan operasi perkalian secara cepat serta belum optimalnya penguasaan tabel perkalian, khususnya pada bilangan 6 sampai 9. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui pendampingan belajar menggunakan metode jarimatika. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas V SD 259 Maddanreng Pulu yang berlokasi di Desa Maddanreng Pulu, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan ceramah dan demonstrasi yang dikemas dalam beberapa tahap pembelajaran terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan belajar menggunakan metode jarimatika mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan operasi perkalian. Metode ini terbukti efektif, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menghafal tabel perkalian 6 sampai 9. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan siswa dalam menghitung perkalian secara cepat dan tepat pada tahap evaluasi, di mana seluruh siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan telah mampu menyelesaikan soal perkalian dengan lebih baik menggunakan teknik jarimatika. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa metode jarimatika dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa sekolah dasar. Selain itu, penerapan metode ini juga berpotensi meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari matematika, sehingga dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif di sekolah dasar.
Pelaksanaan Literasi Dan Private Membaca Al-Qur'an Dalam Meningkatkan Semangat Membaca Al-Qur'an Siswa SMPN SATAP 2 Patimpeng Desa Pationgi Kecamatan Patimpeng Nabila Fitriani; Akmal; Muhammad Ikbal
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v4i2.3658

Abstract

Di era digital telah terjadi perubahan nilai dan budaya dalam kehidupan masyarakat, selain itu juga kurangnya anak-anak yang membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi ilmu Al-Qur’an kepada generasi muda khususnya pelajar. Salah satu solusi untuk mengatasi era digital yang semakin sulit adalah dengan membentuk kegiatan keagamaan di sekolah yang benar benar membantu anak-anak selalu dekat dengan Al-Qur’an. Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng tepatnya pada SMPN SATAP 2 PATIMPENG tergolong sekolah yang aktif. Tujuan dilaksanakannya kegiatan literasi Al-Qur’an untuk menumbuhkembangkan semangat membaca Al-Qur’an peserta didik agar senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah metode penerapan literasi Al-Qur’an dengan menggunakan metode Iqro’ yang dimana guru mengenalkan huruf hijaiyah, harakat, dan ayat-ayat Al-Qur'an untuk memudahkan siswa membaca dengan benar dan lancar.
PEMBINAAN TAHSIN DAN TAHFIDZ TK/TPA NURUL HUDA DESA MADDANRENG PULU Ashar Ashar; Muhammad Ikbal; Akmal
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 1 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i1.3662

Abstract

Pembinaan dapat diartikan sebagai suatu usaha pendidikan yang dilakukan secara sadar, terencana, terarah, dan bertanggung jawab, baik dalam bentuk formal maupun nonformal, untuk menumbuhkan, membimbing, dan mengembangkan aspek-aspek dasar dari kepribadian, pengetahuan, dan keterampilan secara seimbang, utuh, dan harmonis. Bakat dan kemampuan yang dimiliki diharapkan menjadi modal untuk menambah, meningkatkan, dan mengembangkan diri, sesama manusia, serta lingkungan, menuju pencapaian individu yang memiliki harkat, kualitas, dan kemampuan, serta kepribadian yang mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hafalan surat-surat pendek dan memperluas pengetahuan dalam membaca Al-Qur'an bagi santri, dengan harapan dapat memberikan kontribusi besar dalam mengajarkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung perkembangan jiwa anak dengan memberikan pengetahuan mengenai ibadah, iman, dan akhlak. Materi yang diajarkan tidak hanya fokus pada pembinaan dan tahfidz Al-Qur'an, tetapi juga mencakup tahsinul qira’a (perbaikan bacaan). Secara umum, langkah pertama dalam mempelajari pelafalan Al-Qur'an adalah dengan belajar mengucapkan huruf-huruf hijaiyah dengan benar, yang sering dikenal dengan istilah tahsinul quran.
Pelatihan Public Speaking dan Literasi Media Sosial Untuk Membangun Kepercayaan Diri Siswa SMP SATAP 2 Pationgi, Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi Asriadi; Fikra Fikra; Muhammad IKbal; Musliadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 1 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i1.3664

Abstract

Keterampilan Public Speaking atau berbicara di depan sangat umum bermanfaat bagi Siswa-siswa dalam proses pengembangan diri. Namun, banyak siswa yang merasa kurang bahkan tidak mampu berbicara di depan umum karena kurang percaya diri, tidak menguasai materi, atau tidak paham bagaimana melakukannya. Keterampilan Publik Speaking pada anak harus dibina, dilatih dan dikembangkan secara terus-menerus, begitupula pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi. Kondisi tersebut menjadi dasar dilaksanakannya program kerja Pelatihan Publik Speaking yang diikuti oleh siswa kelas 9 SMP SATAP 2 PATIONGI yang berjumlah 18 siswa, dan pelatihan Publik Speaking pada Kader-kader Pustu dan Posyandu Desa Pationgi yang diikuti 15 kader. Pelatihan Public Speaking ini dikemas dengan tujuan membangun kepercayaan diri berbicara di depan umum, memahami materi yang akan disampaikan, serta mampu menerapkan teknik Public Speaking. Pelatihan Public Speaking ini dilakukan dua kali, pertama dilakukan di sekolah dan yang kedua dilakukan di balai Desa Pationgi. Pesatnya perkembangan teknologi dan luasnya jangkauan internet diberbagai kalangan di Indonesia mengakibatkan potensi positif dan negatif di lapisan masyarakat dengan tingkat literasi yang rendah. Konten yang beredar di media sosial juga kian beragam dan kreativitas diperlukan untuk mendapatkan perhatian atau interaksi yang baik dari audiens. Tentunya perkembangan ini membawa dampak dan risiko tersediri bagi remaja pada khususnya sebagai pengguna internet dan teknologi. Untuk mencegah atau mengurangi risiko penggunaan media sosial yang membahayakan penggunanya secara moral dan fisik, maka diperlukan pemahaman literasi media sosial yang memadai. Pelatihan ini dilakukan di balai Desa Pationgi yang diikuti oleh kader-kader Desa Pationgi dengan jumlah peserta 15 Kader. Literasi media sosial ini bertujuan agar kader-kader dapat lebih bijak, kreatif dan seimbang terhadap penggunaan media sosial mereka. Adapun hasil dari pelatihan Publik Speaking yang dilaksanakan di sekolah SMP SATAP 2 PATIONGI beberapa siswa sudah ada yang mampu memberanikan diri untuk tampil di depan teman-temannya, dan pada pelatihan literasi media sosial pada kader,kader-kader dalam aktif proses tanya jawab bagaimana teknik dan bagaimana seorang pengguna media sosial yang bijak.
PEMBINAAN TAHSINUL QIRA’AH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN TK/TPA AL-MUHAJIRIN, DESA PATIONGI, KEC. PATIMPENG, KAB. BONE Azizah Azizah; Muhammad Ikbal; Kusnadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 4 No 1 (2025): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v4i1.3665

Abstract

The development of Kindergartens (TK) and Al-Qur'an Education Parks (TPA) is a strategic effort in shaping the character and religious knowledge of children from an early age. This development activity includes teaching to read the Qur'an, understanding morals, fiqh, and Islamic history with fun interactive methods, so that children can learn enthusiastically. The results of the development show an increase in religious understanding in children which has a positive impact on individuals, families, and society. However, challenges such as differences in children's characters require a special approach from teachers so that development runs effectively. With good management and effective communication between managers and teachers, TK/TPA development can create a young generation that is academically intelligent, has noble morals, and has a strong understanding of religion.