Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Jurnal Ilmu Komunikasi Yul Yanti: (STUDI  DESKRIPTIF KUALITATIF PADA PENGGEMAR RED VELVET DAN PENGGEMAR BLACKPINK) Yanti, Yul; Ginting, Eraskaita; Farid, M. Mifta
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Mei 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how the group communication process on social media, with a focus on K-Pop fan groups Red Velvet and Blackpink on Twitter. The use of social media as a means of group communication has experienced rapid growth in recent years. This research uses a qualitative approach by analyzing the interacting accounts as well as a descriptive approach to get results that match the findings. The research method involved participant observation. Data was collected from a political Red Velvet and Blackpink community group consisting of 11 active members on Twitter. Various main aspects to be exploited in this research are group communication such as communication process, communication formation, communication style, and factors that influence the two communities to support each other so that they have differences from the group. The results of this study show that the group communication process of the Red Velvet and Blackpink communities on social media tends to be dynamic. It was found that each group member has a tendency to support other communities based on factors and their liking for the group itself. In addition, community members also consistently overcome cultural differences to avoid barriers and build significant friendship relationships. thus making these two communities have a big difference compared to other communities. This research provides a better understanding of group communication dynamics on social media, particularly in the context of Kpop fan group communication on Twitter. The findings have important implications in understanding how relationships and information are formed, addressing public opinion, as well as the implementation that K-pop fans should apply in the future.Keywords: group communication, Twitter, K-pop fans
IMPLEMENTASI NILAI KOMUNIKASI MEDIA RELATIONS DALAM AKTIFITAS MEMBANGUN CITRA POSITIF PT SEMEN BATURAJA TBK Wahyuda, Pandu Tri; Muhaimin, Ahmad; Farid, M. Mifta
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i2.534

Abstract

Penerapan prinsip komunikasi dalam Media Relations berperan penting dalam membangun citra positif PT Semen Baturaja Tbk. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri semen dengan persaingan yang semakin kompetitif, PT Semen Baturaja Tbk harus memastikan komunikasi yang efektif guna menjaga hubungan yang harmonis dengan publik serta memperkuat reputasinya. Media Relations menjadi salah satu aspek krusial dalam memastikan informasi perusahaan dapat tersampaikan secara jelas dan akurat kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip komunikasi dalam Media Relations, seperti transparansi, konsistensi, keberpihakan, responsifitas, empati, serta kreativitas, diterapkan dalam strategi komunikasi perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung terhadap berbagai program komunikasi yang dijalankan, serta analisis terhadap dokumen dan media yang berhubungan dengan perusahaan.Secara teoritis, penelitian ini mengacu pada konsep Excellence in Public Relations yang dikemukakan oleh Grunig & Grunig, yang menekankan pentingnya komunikasi dua arah simetris dalam membangun relasi yang saling menguntungkan antara perusahaan dengan publiknya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa PT Semen Baturaja Tbk telah menerapkan nilai-nilai komunikasi Media Relations untuk membangun citra positif, terutama melalui publikasi media serta interaksi dengan jurnalis. Perusahaan secara aktif membagikan informasi mengenai inovasi produk, komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, serta program tanggung jawab sosial yang dijalankan. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, seperti masih kurangnya keterlibatan langsung dengan masyarakat serta komunikasi yang belum sepenuhnya bersifat interaktif. Selain itu, isu terkait pengelolaan lingkungan menjadi faktor yang perlu mendapatkan perhatian lebih guna mempertahankan kepercayaan publik terhadap perusahaan.
Penerapan Strategi Komunikasi Eksternal dalam Meningkatkan Loyalitas Mitra CV. Artha Rasindo Anjelina, Lia Lestari; Yusalia, Henny; Farid, M. Mifta
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi eksternal yang diterapkan oleh CV. Artha Rasindo Palembang dalam meningkatkan kepercayaan mitra. Kepercayaan mitra merupakan faktor kunci dalam menjaga kelangsungan kerja sama bisnis, khususnya pada perusahaan distribusi produk makanan beku yang beroperasi di tengah persaingan ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap mitra perusahaan serta analisis dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk melihat pola strategi komunikasi eksternal yang dijalankan perusahaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Artha Rasindo menekankan komunikasi personal melalui tenaga sales dan SMD (Sales Marketing Development) yang berperan sebagai ujung tombak penyampaian informasi produk, promosi, serta penanganan keluhan mitra secara langsung. Strategi ini dianggap efektif karena mitra merasa lebih dihargai melalui interaksi tatap muka, sehingga kepercayaan dan loyalitas dapat terbangun. Selain itu, perusahaan juga menjaga legalitas transaksi melalui faktur resmi dan kepatuhan pada pajak, serta melakukan klarifikasi langsung oleh manajemen ketika terjadi kendala. Upaya eksternal lain seperti sponsorship acara konser, demo masak, dan pemanfaatan media sosial brand Cedea turut mendukung penguatan citra perusahaan sekaligus memberikan keuntungan strategis bagi mitra dalam memasarkan produk.Dengan demikian, strategi komunikasi eksternal CV. Artha Rasindo tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun hubungan jangka panjang yang berlandaskan kepercayaan. Temuan ini sejalan dengan teori strategi 5P Mintzberg yang menekankan pentingnya perencanaan, pola konsistensi, manuver promosi, posisi kompetitif, serta perspektif jangka panjang dalam strategi bisnis.
PROSES LEGALITAS GURU DAN UNIT TPA/TKA BKPRMI BERBASIS KOMUNIKASI KOLABORATIF DI KABUPATEN OGAN ILIR (STUDI PADA TPA/TKA KECAMATAN INDRALAYA DAN INDRALAYA UTARA) Muhaimin, Ahmad; Farid, M. Mifta; Afriany, Deany; Juainah, Norma
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v11i4.5525

Abstract

This study discusses the legalization process of teachers and TPA/TKA BKPRMI units based on collaborative communication in Ogan Ilir Regency, specifically in Indralaya and North Indralaya Districts. This study uses the theory of "communicative action" by Jürgen Habermas. This theory emphasizes that communication that is free from manipulation and is consensus-oriented can build mutual trust, transforming individual interactions into effective collective collaboration. This study uses a qualitative research method with a case study approach involving the Ministry of Religious Affairs of Ogan Ilir Regency, the People's Welfare Section of Ogan Ilir Regency, DPK BKPRMI administrators, and TPA/TKA institutions. Data were collected through interviews and observations. Data were analyzed using an interactive model consisting of three stages: data condensation, data display, and drawing conclusions. Active involvement between teachers, unit administrators, and related parties plays an important role in accelerating the legalization process, from administrative processing to the issuance of operational permits. The collaborative approach encourages effective coordination, transparency, and mutual trust so that bureaucratic challenges can be overcome together. The results of this study indicate that collaborative communication in the Legalization Process for Teachers and TPA/TKA Units of the BKPRMI in Ogan Ilir Regency has been successful in realizing community empowerment. This collaboration enables more effective problem-solving in the legalization process for teachers and units and can also improve the quality of early childhood religious education services in the area.
Penguatan Fungsi BKPRMI melalui Komunikasi Kolaboratif di Lembaga TPA/TKA Kabupaten Ogan Ilir Maharani, Sulthaanah; Putri, Dina Cassa; Muhaimin, Ahmad; Farid, M. Mifta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana penguatan fungsi BKPRMI melaluikomunikasi kolaboratif dalam memperkuat legalitas dan operasional lembaga nonformal TPA/TKA di Kabupaten Ogan Ilir, khususnya di Kecamatan Indralaya danIndralaya Utara. Program pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dari Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Raden Fatah Palembang, meliputi pendampinganlegalitas lembaga, pelatihan komunikasi kolaboratif antar guru dan pengurus BKPRMI,serta koordinasi antar kecamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatifdengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pendampingan. Hasilmenunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif melalui pelatihan, grup WhatsApp danpendampingan individu telah meningkatkan kesadaran guru TPA/TKA terhadappentingnya legalitas, memperkuat jejaring antar lembaga, dan memfasilitasi proseslegalisasi yang sebelumnya terhambat oleh lemahnya koordinasi dan keterbatasansumber daya manusia. Implikasi penelitian ini merekomendasikan pengembanganmodel komunikasi kolaboratif berkelanjutan yang melibatkan BKPRMI, Kemenag, guru,dan mahasiswa pendamping sebagai katalisator.