Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Guru terhadap Pengajaran Bahasa Inggris di Taman Kanak-Kanak Yogi Gumilar
JURNAL TALITAKUM: JURNAL PENDIDIKAN KRISTEN ANAK USIA DINI Vol 4 No 1 (2025): Talitakum: Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : PRODI PKAUD, IAKN TARUTUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69929/talitakum.v4i1.5

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru prasekolah terhadap pengajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini di Indonesia menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendahuluan menekankan pentingnya pengajaran bahasa Inggris sejak dini akibat globalisasi dan perannya sebagai lingua franca. Guru sebagai fasilitator utama memiliki pengaruh besar terhadap hasil belajar, namun kesiapan, kepercayaan diri, dan dukungan mereka bervariasi. Sebagian besar guru berpengalaman lebih dari enam tahun dan berpendidikan SMA, tetapi hanya sepertiga pernah menerima pelatihan formal. Tingkat kepercayaan diri dalam mengajar juga berbeda, dengan banyak guru mengeluhkan kesulitan kosakata dan pengucapan. Tantangan utama meliputi keterbatasan kosakata anak, kesulitan menjaga fokus, dan minimnya paparan bahasa Inggris di luar kelas. Metode yang umum digunakan antara lain lagu, alat bantu visual, permainan, dan mendongeng, meskipun integrasi bahasa Inggris dalam rutinitas harian belum konsisten. Guru menyatakan kebutuhan kuat akan pengembangan profesional, terutama dalam kurikulum, pelatihan kosakata dan pengucapan, serta bahan ajar mudah diakses. Pendekatan informal berbasis permainan dianggap lebih efektif daripada metode formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bahasa Inggris usia dini memerlukan pelatihan komprehensif, dukungan kurikulum, dan intervensi kebijakan untuk mengatasi berbagai tantangan guru.
KULIAH KERJA NYATA UNIMAR 2025: IMPLEMENTASI PENGABDIAN MASYARAKAT BERDAMPAK DI KECAMATAN CISOKA, KABUPATEN TANGERANG Anni Rohimah; La Ode Akbar Rasydy; Abu Naim; Yogi Gumilar; Rosidawaty Rosidawaty; Dindin Aminudin; Nurul Setiani; Jaka Supriyanta; Abdul Aziz Setiawan; Dadang Dadang; Fitria Budi Utami; Sena Atmaja
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.2986

Abstract

Fiels Study and Community Service Program is the realization of community service by Unimar students and lecturers in rural community development. Unimar's 2025 Fiels Study and Community Service Program was conducted in four villages in Cisoka District, namely Jeungjing, Cisoka, Caringin, and Bojong Loa. The scope of activities carried out included education, health, social, and religious fields. The objective of Unimar's Fiels Study and Community Service Program activities is to train students' soft skills so they can have a positive impact on the community. The activity was opened by the Regent of Tangerang and the release was carried out by the Cisoka Subdistrict Head. The method used was participatory, involving the community. The programs carried out included education, social, health, MSME empowerment, and simple technological innovations. The output of Fiels Study and Community Service Program was to show an increase in community participation in maintaining environmental health, awareness of stunting prevention, and strengthening collaboration between students and villagers. The Fiels Study and Community Service Program program is a tangible manifestation of campus-community synergy in achieving Sustainable Development Goals (SDGs) 3 (Good Health and Well-being) and 6 (Clean Water and Sanitation). The outcomes of the service program include the availability of supporting facilities for waste management and sanitation.
PENGENALAN SIMPLE ENGLISH COMMANDS PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN DI PAUD SPS GURAME Yogi Gumilar; Asri Nurlaely; Sulthaanika Ferdy Syahwardi; Aulia Shalsa Billa Mun’imah; Elinda Safitri; Rokhimah Rokhimah; Riska Atika Zahra; Mutya Ika Sari; Siti Maesaroh; Siti Hasanah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3799

Abstract

Pengenalan bahasa Inggris sejak usia dini penting dilakukan karena anak PAUD berada pada fase emas perkembangan bahasa dan kognitif. Namun, pembelajaran bahasa Inggris di PAUD masih menghadapi tantangan berupa metode yang kurang kontekstual dan minim aktivitas bermain sehingga anak cepat bosan dan kurang termotivasi. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah pengenalan simple English commands yang terintegrasi dengan aktivitas bermain dan rutinitas anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak PAUD SPS Gurame dalam mengenali kosakata warna dan merespons simple English commands melalui pendekatan learning through play. Metode kegiatan menggunakan pendekatan learning through play yang melibatkan aktivitas gerak, lagu, permainan, serta respons langsung anak terhadap instruksi bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari dengan tahapan apersepsi, pengenalan kosakata warna, pemberian simple English commands, dan evaluasi nonformal melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap kosakata warna dan kemampuan merespons perintah sederhana bahasa Inggris seperti stand up, sit down, dan touch the color. Anak menunjukkan partisipasi aktif, antusiasme tinggi, serta peningkatan keberanian dan kepercayaan diri selama kegiatan berlangsung. Respons anak terhadap instruksi bahasa Inggris menjadi lebih cepat dan tepat dibandingkan kondisi awal, meskipun konsentrasi anak masih memerlukan dukungan variasi aktivitas. Secara keseluruhan, pendekatan bermain mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif. Dengan demikian, penerapan learning through play efektif dalam meningkatkan pemahaman dan respons bahasa Inggris dasar anak usia dini sesuai dengan tujuan kegiatan pengabdian.