Cindy Cindhana Briliananda
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN GAME TEBAK GAMBAR KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS ANDROID UNTUK KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V MIS NURUL FALAQ TANJUNG MORAWA Maysyarah Maysyarah; Masta Marselina Sembiring; Sri Mustika Aulia; Tiarnita Maria Sarjani; Yuni Hajar; Cindy Cindhana Briliananda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game tebak gambar berbasis Android yang mengangkat tema keragaman budaya Indonesia sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V di MIS Nurul Falaq Tanjung Morawa. Metode pengembangan mengikuti model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan fokus pada integrasi elemen budaya seperti tarian, pakaian adat, dan tradisi daerah untuk merangsang siswa berbicara tentang topik tersebut. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa game ini berhasil diimplementasikan pada platform Android dengan fitur-fitur seperti pemilihan gambar, timer, dan skor yang mendorong partisipasi aktif. Uji coba pada siswa kelas V menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara, dengan rata-rata skor pretest 65,2 meningkat menjadi 82,4 pada posttest. Evaluasi pengguna melalui kuesioner menilai game ini efektif (skor rata-rata 4,1 dari skala 5) dalam hal kesenangan, kemudahan penggunaan, dan nilai edukasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa game tebak gambar dapat menjadi alternatif inovatif untuk pembelajaran budaya Indonesia, terutama dalam konteks pendidikan dasar, dengan potensi pengembangan lebih lanjut untuk platform lain. Penelitian ini merekomendasikan integrasi game serupa dalam kurikulum sekolah untuk mendukung pembelajaran bahasa dan budaya.