Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Improving Students' Cognitive Understanding of Natural Selection Topics Through PhET Simulations Iin Murtini; Lilik Mawartiningsih; Imas Cintamulya
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i3.10253

Abstract

Natural selection is one of the topics of evolution material that is considered difficult for students, so it is necessary to have a practicum to help in understanding this material. Limited laboratory equipment in schools is an obstacle to learning evolution, so learning media are needed to support evolution learning. One of the learning media that can be applied is PhET simulation. PhET simulation supports evolution learning because it provides simulations in the form of processes of how living things experience natural selection mechanisms. This service program aims to describe students' cognitive understanding of the topic of natural selection with the help of the PhET simulation application. This activity is expected to be used as reference material for teachers who conduct practicums with the help of the PhET simulation application. The subjects who participated in this service activity were 30 students in class XII MIPA. The service activities were carried out on June 16–23, 2023, at SMAN 4 Tuban. The service activities carried out include training, discussion, and guidance. Based on the results of the program, it can be seen that the trainees were very enthusiastic about participating in the PhET simulation activities, the use of PhET simulation was easy to apply, and the trainees were easier to understand the material with the help of this application (87% of the time).
Peningkatan Kesadaran Petani dengan Pendekatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Bidang Pertanian Adelina Widya RPA; Indriya Nindya Riptasari; Fani Puspita Sari; Indah Wulan Sari; Iin murtini
Jurnal ABDILAWE Vol 1 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/as.v1i2.858

Abstract

Pupuk kompos merupakan sebuah pelatihan dalam bidang pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan sampah organik dari hewan ternak dan tumbuhan guna dapat diterapkan di masyarakat, salah satunya dengan pelatihan. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan permasalahan pada Desa Campurejo khususnya di Dusun Pencol yang bertujuan untuk memberikan inovasi dan cara pengaplikasian secara mendalam dan objektif kepada bapak-bapak Dusun Pencol. Sehingga, menghasilkan pupuk kompos tanpa bahan kimia dan bagus. Pelatihan dilaksanakan tanggal 11 Agustus 2023, menurut pengamatan dari dilaksanakannya pelatihan menunjukkan antusiasme warga dikarenakan masyarakat masih kurang memahami proses pengelolaan sampah dengan baik. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Data diperoleh berupa fakta pada subyek penelitian, kemudian dilakukan analisis. Pendekatannya adalah pendekatan sosiolinguistik, yaitu ilmu yang mempelajari tentang sosial masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu mengamati, mendengar, mencatat, dan dokumentasi. Analisis data meliputi tahap: pengumpulan teori, penyeleksian data, penarikan kesimpulan, dan penyusunan laporan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, menunjukkan bahwa pelatihan pupuk kompos dapat secara signifikan meningkatkan kesadaran petani terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Dengan pemanfaatan pupuk kompos tersebut dapat meningkatkan kualitas kesuburan tanah, mengurangi pupuk kimia guna mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan berkualitas. Penggunaan olahan pupuk kompos secara alami mendapatkan hasil yang maksimal untuk kesehatan tanah dalam jangka panjang.
Kajian Literatur tentang Pembelajaran Biologi Berbasis Pendidikan Karakter dalam Pengembangan Sikap Ilmiah dan Tanggung Jawab Belajar Siswa Syafii Syafii; Iin Murtini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.13996

Abstract

Pembelajaran biologi bukan hanya berfokus pada penguasaan konsep, namun juga berperan dalam mengembangkan karakter peserta didik, khususnya sikap ilmiah dan tanggung jawab belajar. Namun, hasil penelitian mengenai implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran biologi masih tersebar pada berbagai publikasi sehingga diperlukan kajian yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran biologi berbasis pendidikan karakter dalam pengembangan sikap ilmiah dan tanggung jawab belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang disusun berdasarkan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci pembelajaran biologi, pendidikan karakter, sikap ilmiah, dan tanggung jawab belajar. Berdasarkan hasil pencarian awal diperoleh 239 artikel. Setelah melalui proses identifikasi, hasil penyaringan judul dan abstrak, diikuti dengan pemilihan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, mengasilkan 16 artikel yang digunakan sebagai sumber utama analisis. Investigasi yang dilakukan mengindikasikan bahwa metode pengajaran, pemebelajaranbiologi yang tertanam dalam pendidikan karakter memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sikap ilmiah dan tanggung jawab belajar siswa. Integrasi nilai karakter melalui pembelajaran berbasis inquiry, guided inquiry, scientific inquiry, kegiatan praktikum, pembelajaran berbasis proyek, dan media pembelajaran berbasis karakter mampu meningkatkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, objektivitas, tanggung jawab, kedisiplinan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis pendidikan karakter merupakan strategi yang efektif dalam membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter yang baik.
Analisis Kepraktisan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Google Sites Berorientasi PjBL-STEM terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Zainul Mustofa; Iin Murtini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepraktisan media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites berorientasi PjBL-STEM untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa. Merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang difokuskan pada tahap uji kepraktisan produk menggunakan model evaluasi formatif. Uji kepraktisan dilakukan melalui dua tahap, yaitu uji kelompok kecil yang melibatkan 10 peserta didik dan uji kelompok besar yang melibatkan 32 peserta didik. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket respon siswa dengan skala Likert untuk menilai tingkat kepraktisan media pembelajaran. Data dianalisis dengan menghitung persentase skor kepraktisan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada uji kelompok kecil diperoleh nilai rerata kepraktisan sebesar 82,5% dengan kategori sangat praktis, sedangkan pada uji kelompok besar diperoleh nilai rerata 78,75% dengan kategori praktis. Hasil tersebut menyatakan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites berorientasi PjBL-STEM mudah digunakan, memiliki tampilan yang menarik, serta mampu mendukung keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran dan berpotensi melatih keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dan layak digunakan dalam proses pembelajaran biologi
Effectiveness of Using QR Code-Based Biotechnology Practical E-Instructions for Junior High School Students to Improve Critical Thinking Skills Widyastuti Asy Syaffa; Iin Murtini
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 1 (2026): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - April 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v11i1.9981

Abstract

The demands of 21st century education emphasize the importance of mastering critical thinking skills for students in order to be able to compete competitively. However, the reality in the field shows that the level of students' critical thinking skills is still in the low category. The causal factors are the use of media and teaching materials that are less interesting and less interactive. This study aims to determine the effectiveness of the biotechnology practical E-Instructions product through QR Code technology to improve students' critical thinking skills in junior high schools. The method used in this study was a field trial using the One Group Pre-test Post-test design on 32 ninth grade students of SMP Negeri 5 Tuban. Data collection was carried out through the T-Paired and N-Gain tests. The results showed a significant increase (Sig. 0.000) with an N-Gain of 0.74 (high criteria), proving that QR Code-based Practical E-Instructions are effective in improving students' critical thinking skills. This innovation is expected to be a solution in more interactive biotechnology learning and encourage students' critical analysis skills.
Profil Keterampilan Proses Sains Siswa SMA dalam Kegiatan Praktikum Pembuatan Eco-enzyme Berbahan Limbah Organik Iin Murtini; Dika Agustia Indrati
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.963

Abstract

This study aims to describe the Science Process Skills (KPS) of grade XI Science students at SMAN 5 Tuban through the practicum of making eco-enzymes made from organic waste. The research uses a descriptive method with a quantitative approach and will be carried out in May 2025. The subjects in the study were 30 students of class XI Science-2 who were determined by purposive sampling technique. The research instrument is in the form of a science process skill observation sheet that has been validated by experts, while the data is analyzed using descriptive statistics. The results showed that students' basic Science Process Skills (KPS) in eco-enzyme material in the observation indicator with a percentage of 62.5% in the very good category, a classification of 75% in the good category, and a measurement of 62.5% in the very good category. Meanwhile, predictive skills obtained a percentage of 68.1% in the good category, attracted conclusions obtained 56.3% in the good category, and communicated results with a percentage of 25% classified as in the good category. Nevertheless, overall students have been skilled and appropriate in carrying out eco-enzyme practicum.
Profil Keterampilan Proses Sains Siswa SMA dalam Kegiatan Praktikum Pembuatan Eco-enzyme Berbahan Limbah Organik Iin Murtini; Dika Agustia Indrati
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.963

Abstract

This study aims to describe the Science Process Skills (KPS) of grade XI Science students at SMAN 5 Tuban through the practicum of making eco-enzymes made from organic waste. The research uses a descriptive method with a quantitative approach and will be carried out in May 2025. The subjects in the study were 30 students of class XI Science-2 who were determined by purposive sampling technique. The research instrument is in the form of a science process skill observation sheet that has been validated by experts, while the data is analyzed using descriptive statistics. The results showed that students' basic Science Process Skills (KPS) in eco-enzyme material in the observation indicator with a percentage of 62.5% in the very good category, a classification of 75% in the good category, and a measurement of 62.5% in the very good category. Meanwhile, predictive skills obtained a percentage of 68.1% in the good category, attracted conclusions obtained 56.3% in the good category, and communicated results with a percentage of 25% classified as in the good category. Nevertheless, overall students have been skilled and appropriate in carrying out eco-enzyme practicum.
Pengaruh Gamifikasi MOEDU (Monopoli Edukatif) Biologi Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Eryzinda Dwigita Putriyani; Iin Murtini
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115606

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis agar mampu menganalisis dan memecahkan masalah secara logis. Namun, pembelajaran biologi di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterampilan berpikir kritis siswa belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gamifikasi MOEDU (Monopoli Edukatif) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi bakteri. Pendekatan yang diadaptasi dalam studi ini merupakan eksperimen semu (quasi-experimental) melalui penerapan model Non-Equivalent Control Group Design. Pemilihan sampel ditetapkan secara sengaja (purposive sampling), mencakup 64 siswa yang terbagi dalam dua kelas X di SMA Negeri 5 Tuban. Pada praktiknya, kegiatan belajar mengajar di kelas eksperimen difasilitasi oleh media gamifikasi MOEDU, sedangkan kelas kontrol menerima pembelajaran biasa. Proses penjaringan data dieksekusi dengan memberikan tes berbentuk uraian yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis dari Facione. Data dianalisis menggunakan N-Gain untuk mengukur efektivitas pretes dan postes, uji normalitas, uji homogenitas, uji Mann-Whitney U. Penelitian menunjukan hasil bahwa rata-rata nilai Postes kelas eksperimen yaitu 94,06 lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 75,94. Nilai N-Gain kelas eksperimen diperoleh 0,74 berkategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,19 berkategori rendah. Hasil uji Mann-Whitney U memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan antar kedua kelas. Oleh karena itu, gamifikasi MOEDU efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi materi bakteri.
The Effect of Using Student Excretion System Worksheets Based on Problem Based Learning on Students' Mastery of Concepts Iin Murtini; Supiana Dian Nurtjahyani
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 17, No 2 (2024): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi.v17i2.81885

Abstract

Student worksheets are open material that can assist the learning process in class. The student worksheet is equipped with the syntax of the problem-based learning model. The existence of the PBL model encourages students to think by solving the problems presented in this student worksheet so that it can help students understand the material being studied. This research aims to determine the effect of using problem-based learning-based excretory system student worksheets on students’ mastery of concepts. This research method is quasi-experimental. This research was conducted at SMPN 7 Tuban in December 2022. The population of this research was class VIII students, while the sample for this research was class VIII E using Biology student worksheets and VIII D not using Biology student worksheets with each class totaling 30 students. Data collection techniques using test questions. The data obtained was then analyzed using SPSS with the Unpaired t-test. The results showed that the significance value of p (= 0.000) &lt; α (0.05), meaning that there is a significant difference between students who use PBL-based worksheets and students who do not use PBL-based worksheets.
Implementasi Realitas Virtual dalam Pembelajaran Biologi: Tinjauan Literatur Sistematis Iin Murtini; Imas Cintamulya
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.62319

Abstract

This study aims to investigate how virtual laboratories, cloud-based laboratory platforms, interactive molecular modelling, and serious educational games influence student engagement, conceptual understanding, and motivation. A systematic literature review was conducted on Scopus-indexed studies reporting empirical evaluations or pedagogical implementations of immersive technologies. Eligible studies were screened, coded, and analyzed thematically, emphasizing learning outcomes, instructional scaffolding, user interface design, scalability, and assessment practices. The review found that immersive technologies integrated with inquiry-based pedagogy consistently enhance student engagement and motivation, producing measurable short-term gains in conceptual understanding when supported by explicit scaffolding, timely feedback, and active instructor facilitation. Virtual and cloud-based laboratories expand access to authentic experimental experiences and enable scalable delivery through real-time data integration, while interactive molecular modeling strengthens spatial reasoning and procedural competence. Furthermore, serious educational games effectively promote conceptual transfer when their mechanics are explicitly aligned with instructional objectives.