Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Zakat Profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau Astuti, Daharmi; Zulkifli, Zulkifli; Zulbaidi, Zulbaidi
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 14 No. 1 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.211 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2017.vol14(1).1166

Abstract

Kurangnya maksimal pelaksanaan kinerja BAZ yang ada di dalam memaksimalkan pengumpulan zakat di UPZ yang ada seharusnya dengan pesatnyapertumbuhan yang ditandai dengan peningakatan taraf hidup masyarakat yang dapat dilihat dari perkembangan perekonomian yang baik, peningkatan perekonomian masyarakat tidak dibarengi dengan peningkatan dalam membayar zakat khususnya zakat profesi. Hal tersebut dipengaruhi kurangnya maksimal kinerja BAZ dalam pelaksanaan pengumpulan zakat serta kurangnya juga kesadaran masyarakat untuk membayar zakat profesi. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi pengumpulan zakat profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisa implementasi pengumpulan zakat profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dalam mengelola data yang diperoleh ialah dengan metode statistik deskriptif yaitu penyajian data dengan tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, perhitungan modus, median mean, persentase, dan standar deviasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 14 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan secara langsung kepada responden di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi zakat profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau dikatakan “sangat tidak baik” berdasarkan data yang diperoleh dari 14 responden maka rata-rata skor penelitian sebesar 50,46 terletak pada daerah sangat tidak setuju.
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI DALAM TEKANAN PRODUKSI DAN KEBIJAKAN BANTUAN: ANALISIS LINTAS PROVINSI Noviar, Helmi; Badli, Saiful; Rizki, Darlin; Zulbaidi, Zulbaidi; Fadhlain, Said
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v6i1.11087

Abstract

Household resilience among farming communities remains a critical issue in Indonesia’s agricultural development, particularly amid persistent production constraints and heterogeneous policy interventions across regions. This study aims to examine the relationship between agricultural income, production-related challenges, and various forms of social and agricultural assistance in shaping farm household resilience across Indonesian provinces. The analysis employs data from the 2024 Agricultural Economic Survey (SEP), using provinces as the unit of analysis. The methodological approach combines descriptive statistics, classification of income-based resilience risk, partial correlation analysis, and multiple linear regression estimated using the Ordinary Least Squares (OLS) method. The results reveal substantial heterogeneity in farm household resilience across provinces. Provinces classified as high-risk are predominantly characterized by households in the vulnerable and moderately resilient categories, reflecting structural limitations in agricultural income and access to productive inputs. Regression estimates indicate that consumption-oriented assistance, particularly Village Fund Cash Transfers, has a negative and statistically significant association with the Food Security Index, whereas productive support in the form of subsidized fertilizer exhibits a positive effect, albeit with limited statistical significance. These findings suggest that assistance programs do not automatically enhance farm household resilience; rather, their effectiveness depends critically on the orientation and function of the intervention. The study underscores the importance of regionally differentiated policy approaches that integrate short-term social protection with long-term strategies aimed at strengthening agricultural productivity and income sustainability.