Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dynamic interactions of energy trade, logistics, and exchange rates in Indonesia Zefanya Fernando Baroleh; Vionalisa Chandra
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 15 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v15i1.780

Abstract

This study examines how global coal prices, international logistics costs, and exchange rate fluctuations jointly influence Indonesia’s coal export performance. Previous research has treated these factors separately, leaving a gap in understanding their interdependencies. Using monthly data from July 2015 to June 2025 (120 observations; effective sample = 119), this study applies the Vector Error Correction Model (VECM) with an optimal lag of one to capture both long- and short-run dynamics among coal exports, the Baltic Dry Index (BDI), coal prices, and the Rupiah/US Dollar exchange rate. The Johansen test identifies two cointegration relationships, confirming the presence of long-run equilibrium. Results show coal exports adjust rapidly to disequilibria, while coal prices and the BDI act as stabilizing variables. By contrast, the exchange rate does not significantly contribute to long-run correction, reflecting its dependence on domestic macroeconomic conditions. These findings imply Indonesia’s coal trade system is highly sensitive to external shocks yet supported by structural correction mechanisms. Policy implications highlight three priorities: reducing logistics costs through port modernization and customs reform, accelerating downstream processing to strengthen value addition, and diversifying export markets to mitigate external vulnerabilities. Together, these measures provide foundation for sustaining competitiveness in global energy trade.
Reaksi Pasar Modal terhadap Pengumuman MSCI terkait Transparansi Data Free Float pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar dalam Indeks LQ45 Axel Legiano Mesias Karamoy; Arrazi Bin Hasan Jan; Vionalisa Chandra
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y7q3j247

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis reaksi pasar modal terhadap pengumuman MSCI terkait transparansi data free float pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Reaksi pasar diukur menggunakan Abnormal Return (AR), Cumulative Abnormal Return (CAR), dan Trading Volume Activity (TVA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study terhadap lima perusahaan sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengamatan dilakukan selama 15 hari bursa, sedangkan expected return dihitung menggunakan Market Model. Pengujian hipotesis dilakukan dengan Paired Sample t-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abnormal Return (AR), Cumulative Abnormal Return (CAR), dan Trading Volume Activity (TVA) mengalami perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman MSCI. Temuan ini menunjukkan bahwa pengumuman MSCI terkait transparansi data free float mengandung kandungan informasi yang direspons oleh investor, sehingga memengaruhi return saham harian, return saham secara kumulatif, serta aktivitas perdagangan saham.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL DISTRESS MAHASISWA MANAJEMEN PADA ERA FINTECH: STUDI PADA PENGGUNA PAYLATER DI KOTA MANADO Vionalisa Chandra; Zefanya Fernando Baroleh; Priskila Bernita Rottie
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 10 No. 4 (2026): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v10i4.20887

Abstract

Perkembangan pesat teknologi finansial telah mengubah cara mahasiswa mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan, termasuk fasilitas Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater. Meskipun PayLater memberikan kemudahan dalam transaksi digital, penggunaan yang berlebihan tanpa didukung kemampuan keuangan yang memadai dapat meningkatkan kerentanan mahasiswa terhadap financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup konsumtif, kontrol diri keuangan, dan intensitas penggunaan PayLater terhadap financial distress pada mahasiswa manajemen pengguna layanan PayLater di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert lima poin terhadap 150 mahasiswa aktif program studi manajemen yang pernah atau sedang menggunakan layanan PayLater. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui evaluasi model pengukuran (measurement model) dan model struktural (structural model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress (β = -0,240; p = 0,046), yang menunjukkan bahwa semakin baik literasi keuangan mahasiswa maka semakin rendah tingkat tekanan finansial yang dialami. Gaya hidup konsumtif berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress (β = 0,351; p < 0,001), sedangkan kontrol diri keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress (β = 0,127; p = 0,167). Selanjutnya, intensitas penggunaan PayLater berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress (β = 0,377; p < 0,001) serta menjadi prediktor terkuat dalam model penelitian. Model penelitian mampu menjelaskan sebesar 45,9% variasi financial distress (R² = 0,459). Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan serta mendorong perilaku penggunaan kredit digital yang lebih bijak dan bertanggung jawab di kalangan mahasiswa untuk mengurangi risiko financial distress pada era fintech.