p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROSCIENCE Pro-Stek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AGROSCIENCE

ANALISIS FAKTOR–FAKTOR YANG MENDORONG KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN PERALIHAN USAHATANI PADI PANDANWANGI KE VARIETAS LAIN Studi Kasus : Desa Tegallega dan Bunikasih, Kecamatan Warungkondang Septiani Nur ‘Ultsani; Ramli Ramli; M. Yahya Ahmad
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 8, No 1 (2018): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.169 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v8i1.359

Abstract

Padi Pandanwangi merupakan varietas lokal Kabupaten Cianjur. Namun melihat kondisi lingkungan sosial petani, luas penanaman padi Pandanwangi semakin berkurang, khususnya di Kecamatan Warungkondang. Hal ini terjadi karena sebagian petani melakukan peralihan usahatani padi Pandanwangi ke varietas Mekongga, Ciherang, IR64 dan lainnya. Faktor-faktor yang mendorong keputusan petani melakukan peralihan usahatani padi Pandanwangi ke varietas lain dibagi kedalam tiga dimensi diantaranya: (a) dimensi   ekonomi;(b) dimensi teknis produksi; (c) dimensi sosial budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor pendorong keputusan petani melakukan peralihan usahatani padi Pandanwangi ke varietas lain dan mengetahui minat petani untuk beralih kembali melakukan usahatani padi Pandanwangi. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian terapan. Jumlah responden dalam penelitian ini melibatkan 53 orang petani. Teknik pengumpulan data  dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori dengan pendekatan Principal Component. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong keputusan petani melakukan peralihan usahatani padi Pandanwangi ke varietas lain dari ketiga dimensi diantaranya: (a) dimensi ekonomi: pendapatan (λ=0,728), pemasaran (λ=0,818)  dan beban  tanggungan  keluarga (λ=0,724);  (b) dimensi teknis produksi: proses pasca panen (λ=0,756), tingkat resiko (λ=0,768), waktu budidaya (λ=0,882), jumlah tenaga kerja (λ=0,713), produktivitas (λ=0,823), dan luas lahan (λ=0,723); (c) dimensi sosial budaya: interaksi sosial (λ=0,832), pengaruh keluarga (λ=0,848), dan sikap mental petani (λ=0,804). Berdasarkan hasil penelitian, responden menyatakan tidak berminat dan ragu untuk beralih kembali menanam padi Pandanwangi.
PENGARUH SISTEM FERTIGASI DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH IKAN PADA PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI (Capsicum annum. L) Ramli Muli; Nurdi Ibnu Wibowo; Adi Ilman Bissalam
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v11i1.1574

Abstract

Pemberian nutrisi terhadap tanaman merupakan suatu usaha yang bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk cair limbah ikan dengan sistem fertigasi terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai (Capsicum annum L). Penelitian ini dilaksanankan pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2020, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan yaitu pemberian konsentrasi pupuk cair limbah ikan. Faktor I: konsentrasi pupuk cair limbah ikan: F0 = 0ml/liter F1 = 1ml/liter F2 = 5ml/liter F3= 10ml/liter F4 = 15ml/liter. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi pupuk cair limbah ikan tidak berpengaruh nyata, perlakuan terbaik pemberian pupuk cair limbah ikan ini yaitu F2 = 5ml/liter
APLIKASI BEBERAPA KONSENTRASI ASAP CAIR DARI LIMBAH PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY(Brassica rapa subsp. Chinensis) PADA HIDROPONIK RAKIT APUNG Deni Kirmansyah; Ramli Muli; Widya Sari
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i1.2276

Abstract

Penggunaan asap cair dalam budidaya secara hidroponik bertujuan untuk menciptakan sayuran sehat dan organik, selain itu penggunaan asap cair di harapkan mampu mengrangi penggunaan pupuk kimia sintetis pada budidaya sistem hidroponik, asap cair merupakan hasil pirolisis dari sisa tanaman dengan suhu 400°C . Penelitian ini di laksanakan di PT. Sekha yang beralamat di Jl. Raya Cibeber. Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur. Pada bulan Mei-Juni 2020 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 5 ulangan , 4 perlakuan tersebuat terdiri dari P1 (10ppm),P2 (20ppm),P3 (30ppm),P4(800ppm AB Mix). Hasil penelitian menunjukan hasil yang paling tinggi pengaruhnya terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah,dan panjang akar adalah perlakuan P4. Hal ini karena pada penggunaan asap cair terjadi penurunan pH air larutan hidroponik yang menyebabkan penurunan hasil dari tanaman yang diuji.