Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN TURNOVER INTENTION DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MITRA KASIH CIMAHI Bagja Angga Sukma; Supiyanto Supiyanto; Dwi Yuli Retnaningsih
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah angka turnover perawat Rumah Sakit Mitra Kasih yang masih diatas standar yang telah ditetapkan yaitu 5%, sedangkan nilai turnover pada tahun 2019 dengan rata-rata 38,5%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara turnover intention dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Mitra Kasih Cimahi. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan survei analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, diperoleh sampel 42 orang perawat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji statistic non parametris dengan menggunakan rumus chi kuadrat untuk mengetahui hubungan antar dua variable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai turnover intention perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Mitra Kasih Cimahi termasuk pada kategori baik dan kinerja perawat di ruang rawat inap juga termasuk pada kategori baik, sedangkan uji chi kuadrat  menunjukkan nilai p 0,019 < 0,05 yang artinya Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara turnover intention dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Mitra Kasih Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara turnover intention dengan dengan kinerja perawat di  ruang rawat inap Rumah Sakit Mitra Kasih Cimahi , saran yang diberikan kepada pihak Rumah Sakit Mitra Kasih yaitu dengan memberikan reward kepada perawat yag berprestasi, bonus liburan dan kompensasi yang sesuai bagi perawat. Kata Kunci : turnover intention, kinerja perawat
PENGETAHUAN LANSIA TENTANG DIABETES MELITUS DI PANTI WERDA BERDASARKAN PENDIDIKAN, UMUR, DAN GENDER Rianto, Budi; Oktoruddin Harun; Supiyanto; Nursaadah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 17 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v17i1.29

Abstract

Gangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan kelainan insulin yang disebabkan gangguan kerja dan atau sekresi insulin merupakan penyebab Diabetes pada lansi. Pada umumnya lansia secara alami akan menghadapi beberapa masalah perburukan kondisi kesehatan salah satunya adalah penyakit Diabetes Mellitus. Tujuan untuk mengetahui pengetahuan lansia berdasarkan karasteristik Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crosstab variabel pengetahuan tentang diabetes melitus dengan karakteristik umur, pendidikan dan jenis kelamin. Jumlah penghuni panti Wredha sebanyak 33 orang, tetapi yang memungkinkkan untuk diminta keterangan berkaitan dengan data yang dibutuhkan hanya 20 orang sehingga reaponden dalam penelitian adalah 20 orang. Hasil penelitian lansia yang umurnya <65 tahun ada 3 orang tahun mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus sebesar 1 orang (50,7%), lansia yang berumur 65-70 ada 4 orang yang mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus 1 orang (25,0%), pengetahuan Lansia yang berumur >70 ada 14 orang yang mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus sebesar 6 orang (42,9%). Berdasarkan data hasil analisis disimpulkan bahwa walaupun umur lansia tinggi tetapi pengetahuan mereka tentang diabetus melitus masih cukup baik. Sehingga disarankan para lansia di Panti Wredha Karista dibuatkan program penyuluhan tentang hidup sehat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes melitus pada lansia. Kata Kunci : Dibetes Melitus, Lansia, karakteristik
COMMUNITY SERVICE "RECHARGE YOUR ENERGY": UNPACK THE SECRET OF ANEMIA-FREE PRODUCTIVE LIFE WITH THE IMPLEMENTATION OF MUNG BEAN JUICE IN STUDENTS GRADE 12 SMAN 1 BATUJAJAR, BATUJAJAR DISTRICT, WEST BANDUNG REGENCY Deasy, Afrieani; Megasari, Mona; Atira, Atira; Supiyanto, Supiyanto; Irwani Pr, Nabila; Azharil, Firda; Ayu, Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1887

Abstract

Adolescence is a crucial developmental stage characterized by rapid physical and mental changes that require proper nutrition and sufficient energy intake. At SMAN 1 Batujajar, a significant number of students show signs of anemia, indicating the need for targeted health education. This study evaluates the effectiveness of an anemia-prevention seminar titled “Recharge Your Energy: Unlocking the Secrets to a Productive, Anemia-Free Life” in enhancing students’ knowledge about the causes, symptoms, and prevention of anemia, including the benefits of consuming mung bean juice. Using a quantitative descriptive design, 91 participants completed pre-tests and post-tests, along with health checks such as blood pressure and conjunctiva examinations. Findings revealed that 62 students were clinically identified as anemic. Knowledge levels improved after the seminar, demonstrating increased understanding of iron intake, balanced nutrition, healthy lifestyle habits, and mung bean juice benefits. The program proved effective and is recommended for ongoing school-based health promotion.
Pengetahuan Lansia Tentang Diabetes Melitus di Panti Werda Cimahi Berdasarkan Pendidikan, Umur, dan Gender Budi Rianto; Oktoruddin Harun; Supiyanto Supiyanto
Health Idea Vol 1, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi1305

Abstract

Gangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan kelainan insulin yang disebabkan gangguan kerja dan atau sekresi insulin merupakan penyebab Diabetes pada lansi. Pada umumnya lansia secara alami akan menghadapi beberapa masalah perburukan kondisi kesehatan salah satunya adalah penyakit Diabetes Mellitus. Tujuan untuk mengetahui pengetahuan lansia berdasarkan karasteristik Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crosstab variabel pengetahuan tentang diabetes melitus dengan karakteristik umur, pendidikan dan jenis kelamin. Jumlah penghuni panti Wredha sebanyak 33 orang, tetapi yang memungkinkkan untuk diminta keterangan berkaitan dengan data yang dibutuhkan hanya 20 orang sehingga reaponden dalam penelitian adalah 20 orang.Hasil penelitian lansia yang umurnya <65 tahun ada 3 orang tahun mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus sebesar 1 orang (50,7%), lansia yang berumur 65-70 ada 4 orang yang mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus 1 orang (25,0%), pengetahuan Lansia yang berumur >70 ada 14 orang yang mempunyai pengetahuan baik tentang diabetes melitus sebesar 6 orang (42,9%). Berdasarkan data hasil analisis disimpulkan bahwa walaupun umur lansia tinggi tetapi pengetahuan mereka tentang diabetus melitus masih cukup baik. Sehingga disarankan para lansia di Panti Wredha Karista dibuatkan program penyuluhan tentang hidup sehat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit diabetes melitus pada lansia.Kata Kunci : Dibetes Melitus, Lansia, karakteristik
Relationship Between Anxiety Levels and Sleep Quality Among Older Adults at the West Java Elderly Social Service Center Tri Wahyuningsih; Desi Natalia; Supiyanto; Reini Astuti
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 19 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v19i2.537

Abstract

Sleep disturbance and anxiety are common among older adults, but evidence from residents of social care institutions in West Java remains limited. This study examined the association between anxiety levels and sleep quality among older adults residing at the West Java Elderly Social Service Center. A cross-sectional correlational study was conducted among 62 residents drawn from a source population of 160. Anxiety was assessed using the Indonesian version of the Geriatric Anxiety Scale (GAS), and sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The association was evaluated using the Fisher-Freeman-Halton exact test, with Cramer's V used as a measure of effect size. Moderate anxiety was observed in 67.7% of participants, while 82.3% had good sleep quality. Good sleep quality was reported by 100% of participants with mild anxiety and 95.2% of those with moderate anxiety. Poor sleep quality was reported by 77.8% of participants with severe anxiety and all participants with panic-level anxiety. Anxiety level was significantly associated with sleep quality (p = 0.001; Cramer's V = 0.786). Higher anxiety categories were associated with a greater frequency of poor sleep quality, although the cross-sectional design did not establish causality. These findings provide institution-specific evidence for gerontological nursing and support the integrated assessment of anxiety and sleep quality among older adults in residential care.