M. Zaini
STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE DISKUSI DALAM OPTIMALISASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AHLAQ SISWA KELAS XII DI MA AL-ITTIHAD BATOKOROGAN KOKOP BANGKALAN M. Zaini
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungannya dan demikian akan menimbulkan perubahan dalam diri siswa yang memungkinkan untuk berfungsi secara baik dalam kehidupan masyarakat. Salah satu siswa dapat bertumbuh kembang dalam perubahan dirinya dengan baik di sebuah lembaga pendidikan yaitu dengan proses pengajaran. Pengajaran bertugas mengarahkan proses ini agar sasaran dari perubahan itu dapat tercapai sebagaimana yang di inginkan.[1] Pelaksanaan metode secara bervariasi dalam proses belajar mengajar mampu memfokuskan dan meningkatkan perhatian siswa dalam memahami pelajaran serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan, kemudian seorang pendidik seharusnya berperan penting memilih metode yang tepat dalam mengajar dan menentukan keberhasilan proses pembelajarannya tersebut. Penggunaan metode dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang tepat bukan hanya ditentukan oleh banyaknya metode atau jenis metode mengajar yang di gunakan dalam pembelajaran.
APLIKASI KAIDAH "AL-'IBRAH BI AL-JUMHUR" DALAM KRITIK SANAD: STUDI KASUS PERIWAYATAN HADIS DHA'IF DALAM MASALAH FADHA'IL AL-A'MAL M. ZAINI; Hafid; Ach. Shobri
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilatarbelakangi oleh kontroversi penggunaan hadis dha'if (lemah) dalam fadha'il al-a'mal (keutamaan amal) yang menjadi praktik umum dalam tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam karya-karya populer seperti Fazail-e-Amaal. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-analitis terhadap literatur primer dan sekunder mengenai kaidah "al-'ibrah bi al-jumhur" yang menekankan pada pendapat mayoritas ulama. Analisis menunjukkan bahwa mayoritas ulama (jumhur) memperbolehkan penggunaan hadis dha'if dalam konteks fadha'il al-a'mal dengan beberapa syarat ketat, meskipun pendapat minoritas menolaknya secara mutlak. Penerapan kaidah ini memberikan kelonggaran yang bermakna dalam penyebaran motivasi spiritual tanpa mengorbankan prinsip-prinsip dasar dalam hukum Islam. Temuan penelitian ini mendukung pendekatan kontekstual dan moderat dalam studi hadis.