Azis Los'en
STAI Babussalam Sula,Maluku Utara.Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ganda Istri sebagai Pencari Nafkah Utama dalam Rumah Tangga: Perspektif Hukum Islam (Studi di Desa Wainin, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula Anfiarni Marasaoly; Riski Ongirwalu; Desi Soleman; Hasmita Silayar; Akbar Takim; Azis Los'en
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 10. No 01. ( 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran ganda istri sebagai pencari nafkah utama merupakan fenomena yang semakin banyak dijumpai dalam kehidupan rumah tangga di Desa Wainin, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran ganda istri sebagai pencari nafkah utama di Desa Wainin dan bagaimana perspektif hukum Islam terhadap peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research), melalui teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta tujuh orang istri di Desa Wainin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri di Desa Wainin menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah, yang didorong oleh faktor ekonomi seperti rendahnya penghasilan suami, suami yang tidak bekerja atau sakit, serta banyaknya tanggungan keluarga. Peran ganda ini membawa dampak positif berupa peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti kelelahan fisik dan berkurangnya waktu bersama keluarga. Ditinjau dari perspektif hukum Islam, peran istri sebagai pencari nafkah dinyatakan mubah bahkan dapat menjadi wajib apabila suami tidak mampu menafkahi keluarga, selama dilakukan dengan izin suami, tidak melanggar syariat, dan tidak mengabaikan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi keilmuan bagi pengembangan hukum keluarga Islam dan menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam memahami kedudukan istri berperan ganda.
Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Peran Dan Tanggung Jawab Pedagang Makanan Di Swering Desa Mangon Cinta Arsad; Upi Pora; julfa Banapon; Rinto Buamona; Azis Los'en; Hamsia Buamona
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 11. No 02 ( 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jual beli merupakan aktivitas yang umum dilakukan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk kegiatan perdagangan makanan yang berlangsung di Swering Desa Mangon. Pedagang makanan merupakan salah satu bentuk usaha informal yang tumbuh akibat tingginya jumlah penduduk dan terbatasnya lapangan pekerjaan. Islam menganjurkan pelaku bisnis untuk berlaku adil, jujur, dan bertanggung jawab, serta melarang kecurangan dan kezaliman dalam bertransaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana peran dan tanggung jawab pedagang makanan di Swering Desa Mangon, dan (2) bagaimana perspektif hukum ekonomi syariah terhadap pedagang makanan di lokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang makanan di Swering Desa Mangon telah bertanggung jawab atas dagangannya dan menerapkan prinsip kebajikan dalam etika bisnis Islam, meskipun masih terdapat pedagang yang belum sepenuhnya menerapkan etika bisnis Islam, terutama dalam hal kebersihan tempat berjualan dan kesesuaian barang dengan pesanan pembeli.