Elmiyati
Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Kode Etik Kedokteran Terhadap Dokter Umum di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Kota Banda Aceh Ardilah Sabrina; Zuheri; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.627

Abstract

Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) merupakan pedoman utama dalam praktik medis yang bertujuan menjaga profesionalisme dan mencegah sengketa medik. Tingginya insiden malpraktik dan kesalahan prosedur menegaskan pentingnya pemahaman etika profesi, khususnya bagi dokter umum sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter umum terhadap KODEKI di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati, Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan indikator pemahaman etika kedokteran sesuai KODEKI, dan dianalisis untuk menggambarkan tingkat pengetahuan serta implementasi kode etik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan kepatuhan dokter terhadap KODEKI dan mengurangi risiko sengketa medik. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi institusi pendidikan kedokteran dalam memperkuat nilai-nilai etika profesional.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Riska Yolanda; Cut Ana Martafari; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.628

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) meliputi intra uterine device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), implan, vasektomi atau metode operasi pria (MOP), serta tubektomi atau metode operasi wanita (MOW). Sementara itu, metode non-MKJP mencakup kondom, suntikan, dan pil. Dalam memilih serta menggunakan metode kontrasepsi, wanita perlu mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kondisi kesehatan dan potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 98 orang. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil uji uji univariat menunjukkan distribusi frekuensi penggunaan MKJP yaitu sebesar (57%) dan paling banyak menggunakan MKJP IUD (29%). Pengetahuan ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (56%) dan sikap ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (58%). Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan terhadap penggunaan MKJP (p = 0,000 < α (0,05)), terdapat hubungan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)) dan terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh.
Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya Rahmah Hafni; Elmiyati; Aslinar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.675

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kondisi dimana seseorang dalam keadaan fisik, mental dan sosial yang baik terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan reproduksi dan cara kerjanya. Kesehatan reproduksi pada remaja lebih mudah terpengaruh oleh berbagai jenis penyakit khususnya infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual dikarenakan adanya kombinasi beberapa faktor resiko seperti perilaku biologi, lingkungan, dan budaya pada remaja. Pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi meliputi berbagai pengetahuan tidak hanya definisinya saja namun pengetahuan lain yang menunjang informasi kesehatan reproduksi yang lebih luas.Penelitian ini bertujuan untuk memberi informasi gambaran pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada penelitian populasi yang diambil adalah siswa dan siswa kelas X-XI dengan sampel 161 responden. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kategori baik >76-100%, kategori sedang 60-75%, kategori kurang <60%. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasilnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dalam kategori baik meliputi pengetahuan mengenai definisi kesehatan reproduksi berjumlah 95 orang (59%), pengetahuan masa pubertas 102 orang (63,4%), pengetahuan mengenai penyakit menular seksual berjumlah 84 orang (52,2%), pengetahuan kehamilan yang tidak diinginkan berjumlah 93 orang (58,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa siswa dan siswi SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya memiliki pengetahuan yang baik terhadap kesehatan reproduksi.
Analisis Penggunaan Smartphone Terhadap Kualitas Tidur Remaja di SMAN 1 Banda Aceh Afifatul Qulub; Aslinar; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.745

Abstract

Dalam keseharian remaja, smartphone telah menjadi perangkat yang tak terpisahkan; meskipun demikian, konsumsi yang berlebihan diyakini berpotensi memengaruhi mutu tidur mereka. Studi ini berupaya mengidentifikasi korelasi antara intensitas pemakaian smartphone dan kualitas tidur di kalangan remaja yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Banda Aceh. Peneliti menerapkan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian cross-sectional, melibatkan sebanyak 75 siswa kelas XI sebagai partisipan yang dipilih secara acak. Pengumpulan data memanfaatkan dua alat ukur, yakni Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) untuk mengukur tingkat adiksi terhadap smartphone serta Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai mutu tidur. Temuan pada analisis univariat memperlihatkan bahwa sebanyak 49 siswa (65,3%) menunjukkan penggunaan smartphone pada tingkat tinggi, sementara 48 responden (64%) mengalami kualitas tidur yang rendah. Uji Chi-Square sebagai analisis bivariat mengungkapkan tidak terdapat hubungan signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dan kualitas tidur remaja (nilai p = 0,182). Namun demikian, pola yang teramati menunjukkan bahwa siswa dengan frekuensi penggunaan smartphone yang lebih besar cenderung memiliki kualitas tidur yang kurang optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja di SMAN 1 Banda Aceh memiliki kecenderungan terhadap penggunaan smartphone yang intens disertai dengan rendahnya kualitas tidur, walaupun secara statistik kedua variabel tersebut tidak terpapar relasi yang bermakna. Untuk itu, disarankan agar sekolah, orang tua, serta para siswa lebih memperhatikan pentingnya pengelolaan penggunaan smartphone secara sehat dan penanaman pola tidur yang baik melalui edukasi yang berkesinambungan.