Syarifah Nora Andriaty
Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Muhammad Rafli; Syarifah Nora Andriaty; Rina Erlina; Satria Safriza
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.620

Abstract

Media sosial merupakan media daring yang memungkinkan individu untuk berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan konten seperti blog, forum, serta jejaring sosial yang didukung oleh teknologi multimedia. Penggunaan media sosial memiliki dampak positif maupun negatif terhadap mahasiswa. Dampak positifnya meliputi perluasan jaringan pertemanan dan peningkatan motivasi belajar, sedangkan dampak negatifnya antara lain berkurangnya waktu belajar, gangguan fokus, dan menurunnya semangat akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 150 mahasiswa angkatan 2021–2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan media sosial terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,038 (< 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,029. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berkontribusi sebesar 2,9% terhadap variasi prestasi akademik mahasiswa, sedangkan 97,1% dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, kualitas konten, dan interaksi sosial. Dengan demikian, penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh positif terhadap prestasi akademik apabila dimanfaatkan secara bijak dan proporsional untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Hasil Ujian Mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Ike Simampat Suji; Syarifah Nora; Nurfitriani
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.621

Abstract

Proses pembelajaran di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama mengadopsi sistem pembelajaran blok. Materi kedokteran dibagi menjadi beberapa unit tematik atau berfokus pada suatu topik. Ujian merupakan salah satu alat evaluasi utama dalam dunia pendidikan termasuk pendidikan kedokteran berfungsi mengukur pencapaian kompetensi, pengetahuan dan keterampilan. Ujian memberikan umpan balik kepada mahasiswa, dosen dan institusi pendidikan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia medis. Faktor internal dan eksternal memengaruhi hasil ujian secara signifikan. Hasil belajar mahasiswa merupakan indikator utama keberhasilan akademik. Hasil ujian blok mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama memperlihatkan bahwa tingkat kelulusan ujian masih rendah. Tujuan umum penelitian menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi hasil ujian mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) terhadap 24 mahasiswa angkatan 2023 yang terdiri dari 2 kelompok lulus dan 2 kelompok tidak lulus ujian. Wawancara mendalam dilakukan kepada 3 staf pengajar dan 3 pemimpin pengambil kebijakan Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Pengumpulan data dilakukan dari bulan April-Mei tahun 2025. Hasil penelitian memperlihatkan jawaban yang relatif sama dari mahasiswa yang lulus dan tidak lulus. Keberhasilan dalam ujian dipengaruhi oleh kombinasi faktor yang berasal dari mahasiswa, staf pengajar, ujian dan sarana prasarana. Secara umum mahasiswa angkatan 2023, staf pengajar dan pemimpin pengambil kebijakan berpendapat bahwa faktor-faktor yang memengaruhi hasil ujian mahasiswa bukan hanya akibat ketidaksiapan individu tetapi dipengaruhi juga oleh manajemen akademik, kualitas pengajaran dan sarana prasarana yang belum optimal. Saran bagi mahasiswa yaitu persiapan diri secara maksimal dalam menghadapi ujian dengan memahami konsep pembelajaran.
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi MTsN 4 Banda Aceh Hilda Pratiwi; Syarifah Nora Andriati; Hady Maulanza
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.622

Abstract

Menstruasi pertama kali muncul pada masa remaja yaitu di usia 11-13 tahun. Pada masa ini pendidikan dini mengenai kebersihan diri saat menstruasi merupakan salah satu aspek penting dan menjadi langkah awal pada upaya peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan organ reproduksi. Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi akan menimbulkan perilaku personal hygiene yang buruk pada perempuan saat menstruasi, hal ini dapat membahayakan kesehatan reproduksinya sendiri. Dalam hal ini, tingkat pengetahuan remaja terkait personal hygiene berpengaruh terhadap perilaku personal hygiene saat menstruasi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 77 siswi. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan pengetahuan siswi tentang personal hygiene didominasi oleh kategori baik yaitu 78% (60 orang). Perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi didominasi oleh kategori baik yaitu 64% (49 orang). Hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi didapatkan nilai p-value = 0,017 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi MTsN 4 Banda Aceh.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh Nabila Dhiya Ulhaq; Syarifah Nora Andriaty; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.809

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).
Pengaruh Motivasi Belajar dan Tingkat Stres Terhadap Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Karina Winda Hafsari; Syarifah Nora Andriaty; Yuni Rahmayanti
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.509

Abstract

Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan uji atau penilaian yang diselenggarakan secara nasional yang menjadi salah satu syarat kelulusan untuk mahasiswa program profesi dokter. UKMPPD bertujuan untuk menjamin para mahasiswa lulusan program profesi dokter memiliki kompetensi yang terstandar secara nasional. Kesiapan peserta dalam menghadapi ujian. Motivasi adalah tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Motivasi merupakan salah satu faktor yang turut menentukan efektivitas proses pembelajaran. Dengan motivasi belajar, peserta akan meningkatkan keinginannya untuk belajar dan dapat meningkatkan pengetahuan hingga mereka bisa mencapai apa yang diinginkan. Stres dapat diartikan sebagai suatu reaksi baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) dikarenakan perubahan lingkungan yang mengakibatkan seseorang harus menyesuaikan diri. Ketidakmampuan tubuh dalam mengelola stres yang buruk (eustres) dapat mengakibatkan hilangnya minat dalam menggapai apa yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan Teknik sampel total sampling. Responden adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama yang mengikuti ujian UKMPPD periode Februari 2024 sebanyak 38 orang, yang termasuk kriteria inklusi sebanyak 32 orang. Variabel motivasi belajar diukur menggunakan kuesioner MSLQ (Motivated Strategies for Learning Questionnaire) sedangkan variabel tingkat stress diukur menggunakkan 14 pertanyaan mengenai stres dalam kuesioner DASS 42 (Depression Anxiety Stress Scales 42). Analisis bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil didapatkan Responden lulus sebanyak 47.9% dan tidak lulus 53.1%. Hasil motivasi belajar didapatkan motivasi rendah 6.3%, motivasi sedang 34.4% dan tinggi 59.4%. Hasil tingkat stress didapatkan kategori parah 15.6%, sedang 6.3%, ringan 16.8% dan normal 59.4%. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar terhadap kelulusan UKMPPD nilai p=0.991 (p>0.05) dan terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres terhadap kelulusan UKMPPD nilai p=0.010 (p<0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Motivasi belajar dan terdapat hubungan tingkat stres terhadap kelulusan UKMPPD periode Februari 2024.
Hubungan Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Pada Anak SDN Lamreung Ratih Ayu Atika; Satria Safirza; Elmiyati; Syarifah Nora; Ade Kiki Riezky
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.581

Abstract

Status gizi merupakan hal yang penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak terutama dalam belajar, anak akan lebih mudah untuk memusatkan fikiran dan mempermudah anak untuk menyerap materi belajar. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan status gizi dengan prestasi belajar anak SDN Lamreung. Metode penelitian ini dengan metode chi square melibatkan 119 anak kelas 5 dan 6 SDN Lamreng. Hasil penelitian; mayoritas anak bertatus gizi baik sebanyak 58 anak (48,74%), mayoritas anak berprestasi baik sebanyak 74 anak (62,18%), dengan p value 0,331. Kesimpulan, tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi anak pada SDN Lamreung. Saran; status gizi bukan faktor penentu prestasi anak, namun orang tua juga harus memperhatikan adanya faktor lain seperti lingkungan, ekonomi, metode belajar dan lain-lain.
Peningkatan Kesadaran Pencegahan dan Pengobatan Tuberkulosis Paru Melalui Edukasi Kesehatan Farid Bastian; Ratih Ayu Atika; Syarifah Nora; Meri Lidiawati; Iziddin Fadhil; Satria Safirza; Elmiyati; Ade Kiki Riezky
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.582

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi persoalan kesehatan yang signifikan di Indonesia. Data dari WHO tahun 2023 menunjukkan bahwa Indonesia berada pada posisi ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di dunia. Penyakit TB paru merupakan penyakit yang dapat dengan mudah menular melalui droplet yang dilepaskan saat penderita batuk atau bersin. Pemahaman masyarakat mengenai tanda-tanda klinis, mekanisme penularan, dan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai TB paru. Edukasi dilakukan secara langsung melalui penyuluhan kepada pasien dan pengunjung di ruang tunggu poli rawat jalan, dengan pendekatan visual dan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh tentang TB paru dan masih adanya stigma negatif terhadap penderita, yang menjadi hambatan dalam penanganan penyakit. Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk menerapkan gaya hidup sehat, mengenali gejala lebih awal, dan memberikan dukungan kepada penderita TB agar dapat menyelesaikan pengobatan secara konsisten dengan mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Tingkat keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan pasien, yang dapat ditingkatkan melalui pendekatan kolaboratif dan dukungan dari lingkungan sosial. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran aktif tenaga kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan dalam menurunkan angka kejadian dan penularan TB paru di masyarakat.