Elmiyati
Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Tingkat Resiko Malnutrisi Pasien Lansia di Panti Jompo Ulee Kareng Banda Aceh Dengan Mini Nutritional Assesment (MNA) Viska Salsabila; Elmiyati; Fakhrul Rizal
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.757

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas. Lansia membutuhkan perhatian lebih karena terdapat hubungan yang erat antara kualitas makanan dan kesehatan mereka secara keseluruhan. Gizi yang buruk dapat menjadi pemicu berbagai penyakit degeneratif. Mini Nutritional Assessment  (MNA) merupakan metode untuk mengevaluasi status gizi lansia. Status nutrisi mencerminkan kondisi tubuh yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan pemanfaatan zat gizi. Tujuan pada penelitian ini untuk untuk mengetahui gambaran tingkat malnutrisi pada lansia di panti jompo Ulee Kareng dengan mini nutritional assessment (MNA) di kota Banda Aceh tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 53 lansia di panti jompo Ulee Kareng. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil analisis univariat menunjukkan distribusi frekuensi lansia kategori jenis kelamin paling banyak adalah perempuan 43 orang (81%), kategori usia paling banyak adalah 56-65 tahun 26 orang (49%), kategori IMT paling banyak ditemukan yang memiliki IMT 21 hingga kurang dari 23 dan IMT 23 atau lebih besar masing-masing sebanyak 16 orang (30%), status gizi paling banyak ditemukan beresiko mengalami malnutrisi sebanyak 26 orang (49%), dengan tingkat malnutrisi berada di kategori “kekurangan”. Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti; penurunan nafsu makan, kurangnya semangat, atau kerusakan gigi pada lansia.
Hubungan Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Pada Anak SDN Lamreung Ratih Ayu Atika; Satria Safirza; Elmiyati; Syarifah Nora; Ade Kiki Riezky
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.581

Abstract

Status gizi merupakan hal yang penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak terutama dalam belajar, anak akan lebih mudah untuk memusatkan fikiran dan mempermudah anak untuk menyerap materi belajar. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan status gizi dengan prestasi belajar anak SDN Lamreung. Metode penelitian ini dengan metode chi square melibatkan 119 anak kelas 5 dan 6 SDN Lamreng. Hasil penelitian; mayoritas anak bertatus gizi baik sebanyak 58 anak (48,74%), mayoritas anak berprestasi baik sebanyak 74 anak (62,18%), dengan p value 0,331. Kesimpulan, tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi anak pada SDN Lamreung. Saran; status gizi bukan faktor penentu prestasi anak, namun orang tua juga harus memperhatikan adanya faktor lain seperti lingkungan, ekonomi, metode belajar dan lain-lain.
Peningkatan Kesadaran Pencegahan dan Pengobatan Tuberkulosis Paru Melalui Edukasi Kesehatan Farid Bastian; Ratih Ayu Atika; Syarifah Nora; Meri Lidiawati; Iziddin Fadhil; Satria Safirza; Elmiyati; Ade Kiki Riezky
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.582

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi persoalan kesehatan yang signifikan di Indonesia. Data dari WHO tahun 2023 menunjukkan bahwa Indonesia berada pada posisi ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di dunia. Penyakit TB paru merupakan penyakit yang dapat dengan mudah menular melalui droplet yang dilepaskan saat penderita batuk atau bersin. Pemahaman masyarakat mengenai tanda-tanda klinis, mekanisme penularan, dan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai TB paru. Edukasi dilakukan secara langsung melalui penyuluhan kepada pasien dan pengunjung di ruang tunggu poli rawat jalan, dengan pendekatan visual dan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh tentang TB paru dan masih adanya stigma negatif terhadap penderita, yang menjadi hambatan dalam penanganan penyakit. Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk menerapkan gaya hidup sehat, mengenali gejala lebih awal, dan memberikan dukungan kepada penderita TB agar dapat menyelesaikan pengobatan secara konsisten dengan mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Tingkat keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan pasien, yang dapat ditingkatkan melalui pendekatan kolaboratif dan dukungan dari lingkungan sosial. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran aktif tenaga kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan dalam menurunkan angka kejadian dan penularan TB paru di masyarakat.