Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Klasifikasi Kualitas Udara Menggunakan Sensor Gas dan Jaringan Saraf Tiruan Anifatul Faricha; Dimas Adiputra; Rifki Dwi Putranto
Jurnal Algoritma Vol 23 No 1 (2026): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.23-1.3388

Abstract

Indoor air quality is an important factor for human respiration. In enclosed spaces, especially with increased activity and the number of occupants, pollutants such as carbon dioxide may increase, while oxygen levels may decrease. Therefore, a classification system is needed to determine indoor air quality. In this study, we designed an air quality measurement device using two types of gas sensors, namely carbon dioxide and oxygen sensors. The carbon dioxide gas sensor used was the MG-811, while the oxygen gas sensor used was the Gravity I2C. In addition, an artificial neural network was implemented as the air quality classification method, divided into three categories: normal, wary, and dangerous. The classification process was divided into two stages: training and testing. Based on the experimental results, an error value of 0.016 was obtained with 274 epochs during the training process. Meanwhile, in the testing process, the achieved accuracy was above 90 percent, indicating that the artificial neural network was successfully implemented for air quality classification.
Pemanfaatan Robot Picobot dalam Rehabilitasi Pasca Stroke melalui Edukasi dan Peningkatan Literasi Teknologi Kesehatan Kamelia Quzwain; Dimas Adiputra; Aisyah Novfitri; Sevierda Raniprima; Levy Olivia Nur; Christanto Triwibisono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8907

Abstract

Stroke merupakan salah satu determinan utama disabilitas jangka panjang di Indonesia, dengan manifestasi klinis yang berdampak pada lebih dari dua juta penyintas pada kategori usia 15 tahun keatas. Akselerasi pemulihan pasca stroke kerap kali terkendala oleh beberapa faktor krusial, meliputi keterbatasan aksesibilitas terhadap pelayanan rehabilitasi profesional, beban finansial terapi yang tinggi, serta rendahnya penetrasi literasi teknologi kesehatan di lingkungan komunal.Sebagai bentuk intervensi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) ini diinisiasi dengan tujuan mengeskalasi literasi teknologi kesehatan sekaligus kualitas hidup para penyintas melalui program pelatihan Picobot (Physiotherapy Collaborative Robot), sebuah inovasi teknologi robotik yang dikembangkan oleh Universitas Telkom (Kampus Surabaya). Bekerja sama dengan Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KASI), kegiatan ini diselenggarakan pada 12 April 2026 di Sarinah kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta. Pendekatan metodologis yang diterapkan mencakup edukasi kesehatan, demonstrasi teknis serta pengukuran kepuasan melalui instrumen kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh partisipan, termasuk penyintas dengan hambatan mobilitas akut, menunjukkan tingkat pemahaman dan keterampilan operasional yang baik terhadap Picobot dimana ditunjukkan dengan 81,18% responden menyatakan Sangat Setuju (SS) bahwa kegiatan pengmas ini mudah dipahami dan relevan antara kebutuhan peserta dan materi yang disampaikan. Secara konklusif, program ini berpotensi menjadi acuan baku bagi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi robotik yang dapat diimplementasikan secara masif di wilayah lain.