Ni Ketut Murdani
Program Studi Manajemen , Fakultas Ekonomi, Universitas Mahendradatta Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN YANG DIMEDIASIOLEH PERCEIVED VALUE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIANULANG PENGGUNA KARTU PERDANA TELKOMSEL Ni Ketut Murdani; Ni Wayan Ardani; Kadek Pradnya Prayoga
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/97xg5751

Abstract

 Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh kualitas pelayanan yangdimediasi perceived value terhadap keputusan pembelian ulang konsumen, karenadari tahun 2017 – tahun 2018 kartu selular Telkom sel mngalami penurunanpembelian. Serta perbedaan antara pengaruh kualitas pelayanan dan pengaruh nilaikeuntungan (perceived value) terhadap keputusan pembelian ulang kartu perdanaTelkomsel. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang responden Mahasiswadi Kota Denpasar yang menggunakan kartu perdana Telkomsel. Denganmenggunakan metode Convenience sampling. Teknik analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kualitas pelayanan tidak terlaluberpengaruh terhadap keputusan pembelian ulang kartu perdana Telkomsel karenakonsumen lebih memikirkan nilai keuntungan daripada layanan yang disediakanketika memakai kartu perdana Telkomsel. Para konsumen hanya memakai layananyang diperlukan saja dan jika layanan tersebut memberikan keuntungan padamereka. Terdapat hubungan yang signifikan antara perceived value dan keputusanpembelian ulang kartu perdana Telkomsel. 
KONTRIBUSI WISATA BUDAYA “MEGIBUNG” TERHADAPPENGEMBANGAN PARIWISATA DESA ADAT ASAK Ni Wayan Ari Sudiartini; Ni Ketut Murdani; I Dewa Nyoman Usadha; Agustina Nae Taek
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/8yzjr910

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi megibung serta untuk mengetahuisejarah megibung. Tradisi Megibung diperkenalkan oleh Raja Karangasem yaitu I GustiAgung Anglurah Ketut Karangasem sekitar tahun 1614 Caka atau 1692 Masehi. Tradisiini dibawa oleh I Gusti Agung Anglurah Ketut Karangasem saat menang perang dalammenaklukan kerajaan-kerajaan di Sasak, Lombok. Dahulu, saat prajurit sedang makan,Sang Raja membuat aturan makan bersama dalam posisi melingkar yang dinamakanMegibung. Bahkan, Sang Raja ikut makan bersama dengan para prajuritnya Tata caramegibung yaitu warga menyiapkan makanan di atas nampan yang sudah dialasi daunpisang. Nasi utih yang diletakkan di wadah itu disebut gibungan, sedangkan lauk dansayurnya disebut karangan atau selaan. Dari hasil penelitian yang sudah di lakukan yaitu bahwa tradisi megibung ini terdapat beberapa nilai yang terkandung yaitu terdiri dari ; (1). Nilai kekeluargaan.(2). Nilai kebersamaan,(3). Nilai relegius,dan (4). Nilai toleransi