Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Media Edukatif Celengan dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Dasar di SDN Sukaharja 03 Lise Purnamasari; Zayeha Azzahra; Mina Marlina; Adlan Rafiqi; Muhamad Ibnu Darda; Nurul Azizah Mutmainnah; Muhammad Fauzan Kamil; Wahyu Laksamana Herandi; Nur Asiyah Jamil Ismaya; Putri Septiana
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21486

Abstract

Kemampuan literasi, termasuk literasi keuangan, merupakan keterampilan penting yang perlu dikuasai generasi abad ke-21 sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. Namun, literasi keuangan siswa sekolah dasar masih rendah, salah satunya karena kurangnya pemahaman tentang pengelolaan uang saku secara bijak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah pada siswa melalui edukasi berbasis media interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan tahapan: persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi, praktik pengelolaan uang saku, serta refleksi bersama. Kegiatan ini melibatkan siswa sekolah dasar yang diberikan pemahaman mengenai konsep menabung, alokasi uang saku, serta pentingnya pengendalian konsumtif sesuai prinsip syariah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mengelola uang secara sederhana namun tepat sasaran, terlihat dari kemampuan mereka merancang alokasi kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Diskusi kelompok juga memperlihatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan pendapat dan pengalaman pribadi. Simpulan dari kegiatan ini adalah literasi keuangan syariah dapat ditanamkan sejak dini dengan pendekatan kontekstual, menyenangkan, dan sesuai usia anak. Saran yang diajukan adalah perlunya keberlanjutan program dengan dukungan guru dan orang tua agar literasi keuangan tidak hanya dipahami dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Kredibilitas Influencer, Reputasi Lembaga Filantropi, Dan Konten Dakwah Donasi Terhadap Keputusan Berdonasi Secara Online Adlan Rafiqi; Wildan Munawar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13063

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perkembangan filantropi dari pola konvensional menuju donasi berbasis platform online. Kemudahan akses dan transaksi digital telah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donasi, tetapi keputusan untuk berdonasi tetap dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap pihak yang menyampaikan informasi, reputasi lembaga pengelola dana, serta kualitas pesan yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas influencer, reputasi lembaga filantropi, dan konten dakwah donasi terhadap keputusan masyarakat dalam berdonasi secara online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 101 responden masyarakat Jabodetabek yang pernah melakukan donasi secara online. Sampel ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, dan regresi logistik biner dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, reputasi lembaga filantropi, dan konten dakwah donasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam berdonasi secara online. Reputasi lembaga filantropi menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kredibilitas influencer, semakin baik reputasi lembaga, dan semakin informatif serta persuasif konten dakwah yang disampaikan, maka semakin besar peluang masyarakat untuk melakukan donasi secara online