Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Statistika dalam Meningkatkan Validitas Penelitian Pendidikan Agama Islam di Era Digital M. Soinun Amrillah; Ari Koswara; Fajri Ismail; Muhammad Win Afgani
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 13 No. 1 (2026): (April 2026)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital membawa tantangan besar bagi penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama terkait melimpahnya data dan risiko bias informasi. Dalam kondisi ini, validitas hasil penelitian menjadi krusial agar temuan riset tetap akurat dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran vital statistika dalam memperkuat validitas instrumen dan hasil penelitian PAI di tengah dinamika digitalisasi. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur dari jurnal ilmiah, buku statistika pendidikan, dan sumber digital relevan lainnya yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Temuan menunjukkan bahwa penerapan teknik statistik, seperti uji validitas, reliabilitas, dan analisis inferensial, berfungsi sebagai filter ilmiah yang meminimalisir subjektivitas dalam pengukuran variabel keagamaan yang abstrak. Penggunaan perangkat lunak analisis data di era digital memungkinkan peneliti PAI untuk mengolah data besar (big data) dengan lebih presisi, transparan, dan akuntabel. Statistika bukan sekadar alat hitung, melainkan instrumen metodologis utama yang menjamin integritas dan kualitas ilmiah penelitian PAI. Penguasaan literasi data dan statistika menjadi kompetensi wajib bagi peneliti PAI untuk menghasilkan karya yang kredibel dan relevan di era digital.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FIQIH MUAMALAH BERBASIS GOOGLE SITES DENGAN SISTEM TIME-LIMITED ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA Cukup Islamiarso; M. Soinun Amrillah; Indah Wigati; Suhadi Suhadi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Fiqih Muamalah berbasis Google Sites dengan sistem time-limited assessment guna meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X di SMAN 1 Pulau Rimau tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel penelitian sebanyak 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli materi, ahli media, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Data hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran memperoleh skor rata-rata 90% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan perolehan skor rata-rata N-gain sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Penggunaan sistem time-limited assessment terbukti efektif dalam melatih ketangkasan berpikir dan menjaga integritas akademik siswa selama proses evaluasi. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis Google Sites yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan efektif untuk digunakan sebagai sarana pembelajaran Fiqih Muamalah di tingkat SMA.
REKONSTRUKSI TEORETIS BAHAN AJAR PAI: INTEGRASI LITERASI MEDIA DALAM PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL DI ERA DISRUPSI M. Soinun Amrillah; Helmi Handoko; Abdurrahmansyah; Nurlaila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15268

Abstract

The massive development of digital technology demands a transformation of the Islamic Religious Education (PAI) learning paradigm from conventional methods to interactive and adaptive learning resources. However, the abundance of digital information flows raises challenges in the form of the risk of exposure to extreme beliefs that require critical filtering abilities through media literacy in teaching materials. This research aims to theoretically analyze the transformation of PAI teaching materials through the development of modules that integrate aspects of media literacy. This research uses a library research method with procedures for determining topics, searching for information, evaluating sources, and analyzing data. Literature was collected through the Google Scholar database and digital libraries with the inclusion criteria of national and international journal articles published between 2019โ€“2025 which focus on PAI digital modules and media literacy. Data were analyzed using content analysis techniques to synthesize the module development model. The study shows that the transformation of PAI teaching materials requires the application of systematic instructional design, such as the ADDIE model, which integrates the values โ€‹โ€‹of religious moderation and digital ethics as information filtering instruments. Media literacy in the PAI module has proven to be crucial for building students' learning independence and critical thinking. The development of PAI modules based on media literacy is a strategic step to create learning that is relevant and able to answer the challenges of information disruption, with important implications for strengthening the digital competence of PAI teachers