Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kartala Visual Studies

STRUKTUR NARATIF SI PITUNG DALAM MEDIA ANIMASI OLEH KASTARI SENTRA DAN YAPS ANIMATION Ruslan, Arief
Kartala Vol 1 No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.167 KB) | DOI: 10.36080/kvs.v1i1.74

Abstract

Si Pitung merupakan sastra tradisonal tentang peristiwa bersejarah di abad ke-19 dan menjadi bagian yang paling simbolis oleh masyarakat Betawi. Proyeksi penceritaan si Pitung melalui media audio visual pertama kali diproduksi pada tahun 1930 oleh PT. Halimoen Film (Wong Bersaudara), hanya saja data seluloid film tersebut tidak dapat ditemukan. Cerita si Pitung juga dihadirkan di layar lebar pada tahun 1970-an yang diproduksi oleh PT. Dewi Film. Pada tahun 2018, penceritaan si Pitung diangkat oleh Kastari Sentra dan Yaps Animation melalui animasi. Namun struktur narasi yang dikonstruksi pada media animasi memberikan penceritaan dan yang berbeda pada literatur sebelumnya, sehingga peneliti melihat ada narasi besar yang ingin disampaikan oleh kedua rumah produksi tersebut melalui penceritaan si Pitung dimedia animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan struktur naratif si Pitung pada media animasi yang dihadirkan oleh Kastari Sentra dan Yaps Animation. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan analisis stilistika linguistik. Analisis teks media animasi dikaji melalui struktur naratif yang dihadirkan pada tuturan-tuturan serta visualisasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, struktur narasi yang diproduksi oleh Kastari Sentra mengkonstruksi penekanan-penekanan pada bagian cerita yang diadaptasinya, sedangkan Yaps Animation mengkostruksi struktur narasi dengan penambahan penceritaan baru. Faktor ideologis serta kognisi produser memainkan peran yang dihadirkan dalam penceritaan si Pitung dalam media animasi. Sisi-sisi tentang kepahlawanan dan ke-Islaman menjadi narasi besar oleh Kastari Sentra, sedangkan penambahan tokoh Cina dalam struktur narasi yang dihadirkan Yaps Animation menunjukan si Pitung yang lebih nasionalis, sehingga nasionalisme sebagai struktur naraif utamanya.
PERANCANGAN ILUSTRASI NOVEL “AKU ANAK BROKEN HOME” KARYA DENNIS CHRISTOPHER Rinaldi, Rana Syakirah; Ruslan, Arief
Kartala Vol 2 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.397 KB) | DOI: 10.36080/kvs.v2i2.93

Abstract

Reading a novel book isn’t that hard, because it’s light reading and neat reading flow make it’s easy to understand. This paper explain how an illustration could be a media support for a novel book. According to interview with a novelist, Dennis Christopher himself that he needs an illustration as a story reinforcement for a novel he wrote named “ I’m A Broken Home Kids”. This novel book is about how it feels to be a broken home kids, in this novel book Dennis want something different from his previous books, he wanted to add an illustration for each story in this book. According to Dennis himself visualization is very important, adding an illustration in each page can touch audience emotions and also strengthen the content of the story. therefore the creator finally made an illustration for each sheet of Dennis’s novel book named “ I’m A Broken Home Kids”.