Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemasaran Untuk Peningkatan Penjualan Produk Kosmetik Herbal di desa Bitera Gianyar Bali Ni Wayan Deswiniyanti; Naftalia Sri Endah; I Made Wisnu Adhi Putra
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 9 No. 1 (2025): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v9i1.4227

Abstract

Usaha mikro Alam Jaya Herbal berada di daerah Desa Bitera Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dengan jarak lebih kurang 33 km dari Kampus Universitas Dhyana Pura. Pemilik usaha ini adalah Ibu Novi Yanti yang memiliki keinginan untuk memanfaatkan tanaman sekitar agar dapat dimanfaatkan untuk produk kesehatan dan kosmetik yang organik, alami dan aman untuk digunakan sehari-hari. Alam Jaya Herbal sudah memproduksi beberapa produk diantaranya 1)Minyak kemiri Kirana murni 100%; 2) Minyak Kalpataru herbal; 3) Linglang herbal oil untuk bayi dan anak-anak; 4) Komorebi shampoo; 5) Komorebi kondisioner; 6) Kiredaun face and body soap; 7) Kirara Herbal Anti Lice shampoo (anti kutu); 8) Kenempilo hand & body lotion. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi usaha ini antara lain kemasan produk yang kurang menarik sehingga penjualan masih kurang, sulitnya mendapatkan supplier botol kemasan, strategi pemasaran penjualan produk yang masih terbatas. Telah dilakukan pendampingan terkait solusi yang ditawarkan yaitu semua produk sudah memiliki desain kemasan produk yang baru dan menarik, telah disediakan supplier botol kemasan, serta sudah memiliki katalog cetak maupun digital sebagai alat pemasaran. Penjualan produk pada bulan Juli 2019 belum sepenuhnya menggunakan desain yang baru, sedangkan bulan Agustus dan September 2019 sudah 100% menggunakan desain kemasan yang baru. Sehingga dari data dapat dilihat peningkatan penjualan produk masing-masing produk mencapai 20-50%. Luaran pada kegiatan ini adalah seminar nasional, submit artikel pada jurnal ber ISSN serta publikasi pada media online youtube. Disarankan untuk dapat melanjutkan kegiatan pengabdian fokus pada pengurusan ijin masing-masing produk, karena baru hanya satu produk yang sudah memiliki ijin UMOT yaitu minyak kemiri. Perlu diadakan pelatihan untuk destilasi minyak dengan destilator serta pengembangan penjualan produk melaui website.
Plant Biodiversity at Dhyana Pura University, Bali Province as a Commitment to Conservation Education and a Green Campus Ni Wayan Deswiniyanti; I Gede Widhiantara; Putu Angga Wiradana; Rahmadi Prasetijo; I Made Wisnu Adhi Putra; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v5i2.6084

Abstract

Identification of plant species in the campus area of ​​Dhyana Pura University (Undhira) Bali Province was carried out for data collection of plant species and conservation efforts in the campus environment. The method used in the research is the exploration method by collecting data on plant species in the campus area, based on morphology, plant species were determined using data from plant of the world and recording the benefits of each plant. The results obtained were that there were 52 plant species with habitus categories consisting of trees 59%, shrubs 31%, shrubs 6%, herbs 2%, epiphytes 2%. Results based on the highest uses or benefits of plants have potential as plants. The number of plant family groupings in Undhira was 33 families with the largest distribution of families being Mrytaceae (10%) and Asparagaceae (10%). Based on the data of plants included in the IUCN list from the observation results, there is one type of plant that is endangered, namely Pine (Pinus palustris Mill.) and two types with vulnerable status, namely sawo kecik (Manilkara kauki (L.) Dubard) and badung tree (Casearia flavovirens Blume). The discovery of the highest use as a medicinal ingredient can be the basis for the development of traditional medicinal plants as educational and practical materials by students and lecturers in the Undhira campus environment.