Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Asesmen pada Soal Close-Ended, Open-Middle, dan Open-Ended dalam Pembelajaran Matematika M. Sadly Yusuf; Husnul Khatimah; Fitri Wahyuni; A. Dian Anita Sari; Adhe Qurnia Amir; Prima Mytra
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 4 (2025): Volume 4 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/sentikjar.v4i0.4112

Abstract

Penilaian pembelajaran matematika membutuhkan pendekatan yang tepat agar mampu menggambarkan kemampuan siswa secara menyeluruh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi asesmen berdasarkan jenis soal close-ended, open-middle, dan open-ended dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap jenis soal memiliki karakteristik asesmen yang berbeda. Soal close-ended umumnya dinilai dengan jawaban benar atau salah secara objektif, soal open-middle dinilai berdasarkan proses penyelesaian dan strategi yang digunakan, sedangkan soal open-ended memerlukan rubrik penilaian untuk menilai berbagai kemungkinan jawaban dan penalaran siswa. Ketiga jenis soal ini, bisa didesain dan diakses secara tepat, dapat saling melengkapi dalam mengukur kemampuan matematis siswa secara komprehensif. Temuan ini memberikan referensi praktis bagi guru dalam merancang asesmen yang lebih bermakna dan sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Budidaya TOGA di Lembang Saukang Syahria Mauliani; Marina Marina; M. Sadly Yusuf; Syafwan Ubaidillah; Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.545

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk upaya dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan secara alami dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Lembang Saukang, Kelurahan Mannanti, dengan tujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang masih belum digunakan secara produktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, sosialisasi mengenai manfaat tanaman obat, serta praktik langsung penanaman tanaman herbal bersama masyarakat. Jenis tanaman yang diperkenalkan antara lain jahe, kunyit, serai, dan temulawak yang memiliki nilai manfaat tinggi bagi kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber tanaman obat keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan, yaitu menciptakan suasana yang lebih hijau, asri, dan sehat. Dengan demikian, pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya berkontribusi pada aspek kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Melalui Metode Interaktif di Sekolah Dasar M. Sadly Yusuf; Ridha Hidayati; Salwa Salsabila AR; Irma Rusman; Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.546

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika melalui penerapan metode pembelajaran interaktif di SD Negeri 96 Mannanti. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya keaktifan dan pemahaman konsep siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional. Kegiatan dilaksanakan kepada 21 siswa kelas VI b melalui pendekatan praktik langsung yang terdiri atas empat kali pertemuan. Pertemuan pertama dan kedua membahas materi balok dan kubus menggunakan media konkret dan diskusi kelompok, pertemuan ketiga membahas materi peluang melalui pendekatan eksperimen sederhana, sedangkan pertemuan keempat dilaksanakan Tes Kemampuan Akhir (TKA) untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keaktifan siswa dari 38,1% menjadi 90,5%. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 64,3 sebelum pendampingan menjadi 84,8 setelah pelaksanaan kegiatan, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 42,9% menjadi 90,5%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan komunikasi matematis siswa. Dengan demikian, metode pembelajaran interaktif layak diterapkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika di sekolah dasar secara berkelanjutan.