Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Melalui Budidaya TOGA di Lembang Saukang Syahria Mauliani; Marina Marina; M. Sadly Yusuf; Syafwan Ubaidillah; Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.545

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk upaya dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan secara alami dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Lembang Saukang, Kelurahan Mannanti, dengan tujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang masih belum digunakan secara produktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, sosialisasi mengenai manfaat tanaman obat, serta praktik langsung penanaman tanaman herbal bersama masyarakat. Jenis tanaman yang diperkenalkan antara lain jahe, kunyit, serai, dan temulawak yang memiliki nilai manfaat tinggi bagi kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber tanaman obat keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan, yaitu menciptakan suasana yang lebih hijau, asri, dan sehat. Dengan demikian, pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya berkontribusi pada aspek kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
NEGOSIASI NILAI SIRI’ NA PACCE DALAM PARKTIK KONSELING ISLAM: HARGA DIRI, KONFLIK, DAN PEMULIHAN RELASI SOSIAL Suriati Suriati; Suriyati Suriyati; Murdifin Murdifin; Muhlis Muhlis; Syahria Mauliani
Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani Vol 12 No 02 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/mimbar.v12i02.4829

Abstract

This study aims to analyze the negotiation of *Siri’ na Pacce* values ​​within Islamic counseling practices, specifically regarding self-esteem, conflict resolution, and the restoration of social relationships among the Bugis people. The study employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving Islamic counselors, religious extension officers, traditional leaders, and community members with experience in social conflicts. The data were analyzed thematically to identify the meanings of these cultural values ​​and their integration with Islamic counseling principles. The results indicate that *Siri’ na Pacce* values ​​play a crucial role in upholding personal honor, fostering solidarity, and encouraging social responsibility. However, these values ​​can also become obstacles to conflict resolution when honor is interpreted as an imperative to defend one's self-esteem or involves a reluctance to admit fault. In Islamic counseling practice, the negotiation of cultural values ​​is conducted through dialogue that respects individual dignity, strengthens empathy and forgiveness, and promotes *islah* (reconciliation). Integrating Bugis cultural values ​​with Islamic principles offers a contextual approach to helping individuals understand conflict and restore social relationships. This research contributes to the development of Islamic guidance and counseling practices that are responsive to local culture while remaining grounded in justice, compassion, and the common good