Fikri Ardiansyah
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI PENGARUH JENIS RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Steella Isnaini; Adinda Putri Wulandari; Fikri Ardiansyah; Luqman Aji Bagus Fani; Syahrheza Kurniawan Putra; Ernia Novika Dewi; Ade Sonya Suryandari
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i2.6857

Abstract

Kelapa adalah salah satu tanaman di negara Indonesia yang memiliki banyak manfaat di setiap bagian pohon. Daging buah kelapa dapat di proses untuk menghasilkan produk Virgin Coconut Oil (VCO) karena memiliki kandungan asam laurat yang tinggi dengan bantuan fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis ragi (ragi tempe dan ragi roti) serta waktu fermentasi terhadap kualitas VCO. Pembuatan VCO bermula dari pembuatan larutan starter dengan cara menambahkan variabel ragi (tempe dan roti) ke dalam masing-masing tangki pre-fermentor. Selanjutnya, Proses fermentasi larutan starter dilakukan dengan mencampurkan santan selama 36 jam dan 48 jam. Kualitas produk VCO di ukur dengan parameter fisik (densitas dan viskositas) serta %yield. Berdasarkan hasil penelitian, produk VCO memiliki kadar air sekitar 0,29% - 1,34%. Semua produk di penelitian memiliki kadar FFA yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381-2008 yaitu dibawah 0,2%. Nilai densitas dan viskositas dihasilkan dari hasil uji fisik penelitian sekitar 0,91-0,92 g/mL dan 27-36 cP. Produk VCO dengan penambahan ragi tempe menghasilkan yield tertinggi sebesar 9,44% pada waktu fermentasi selama 48 jam.
ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Adinda Putri Wulandari; Fikri Ardiansyah; Luqman Aji Bagus Fani; Syahrheza Kurniawan Putra; Ernia Novika Dewi; Ade Sonya Suryandari
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i4.6939

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak hasil olahan dari buah kelapa yang memiliki banyak kandungan asam laurat. Salah satu metode yang digunakan untuk menghasilkan VCO yaitu metode fermentasi. Metode fermentasi dilakukan dengan menambahkan ragi tempe untuk proses pemecahan emulsi santan sehingga membentuk VCO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ragi tempe terhadap karakteristik dari VCO. Proses pembuatan VCO terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap pembuatan santan, tahap pembuatan starter, tahap fermentasi dan tahap analisis produk. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu konsentrasi ragi tempe sebesar 7,27% dan 15%. Parameter yang digunakan untuk karakteristik VCO meliputi kadar air, bilangan asam, densitas, viskositas dan yield. Hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi ragi tempe berpengaruh terhadap karakteristik VCO. Pada analisis produk VCO, yield tertinggi diperoleh sebesar 12% dengan penambahan ragi tempe sebesar 7,27%. Selain itu, nilai asam lemak bebas pada produk VCO sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2022 dengan nilai asam lemak bebas maksimal 0,2%.
STUDI PENGARUH KONSENTRASI RAGI ROTI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Luqman Aji Bagus Fani; Ade Sonya Suryandari; Fikri Ardiansyah; Adinda Putri Wulandari; Syahrheza Kurniawan Putra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i4.6941

Abstract

Salah satu produk yang dapat dihasilkan dari buah kelapa adalah Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat dibuat melalui proses fermentasi tanpa pemanasan dengan penambahan ragi sebagai starter. Kualitas produk VCO dapat dilihat berdasarkan yield, pH, densitas, viskositas, kadar air, dan asam lemak bebas. Penelitian ini dilakukan dengan waktu fermentasi selama 24 jam dan penambahan ragi roti dengan konsentrasi ragi 7,27%, 10,52%, dan 15%. Berdasarkan analisis produk VCO, yield tertinggi diperoleh pada konsentrasi ragi 10,52%, yaitu sebesar 10,80%. Selain itu, produk VCO yang diperoleh telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008, dengan kadar asam lemak bebas maksimal 0,2%.
ANALISA PERFORMA BIOMEMBRAN FILTRASI LIMBAH CAIR BATIK BERBASIS BACTERIAL CELLULOSE LIMBAH KULIT NANAS TERIMPREGNASI PVA Fikri Ardiansyah; Rucita Ramadhana
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 12 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v12i1.7210

Abstract

Batik merupakan salah satu komoditas tekstil dengan produktivitas tinggi, namun proses produksinya menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan biomembran filtrasi berbasis bacterial cellulose dari limbah kulit nanas menggunakan Acetobacter xylinum. Biomembran ini diperkuat dengan polivinil alkohol (PVA) untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi serta menganalisis performa biomembran pada filtrasi limbah cair batik. Tahapan penelitian terdiri dari tiga tahap: (1) fabrikasi bacterial cellulose dari limbah kulit nanas, (2) impregnasi PVA dengan variasi konsentrasi (1; 1,5; 2; dan 2,5% m/v dalam 100 mL akuades), dan (3) karakterisasi performa membran. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi PVA menurunkan porositas dan fluks membran, mengindikasikan perubahan sifat permeabilitasnya. Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan selulosa melalui pergeseran bilangan gelombang pada gugus -OH, C-H, dan C-O-C akibat impregnasi PVA. Dengan demikian, biomembran berbasis limbah kulit nanas dengan impregnasi PVA memiliki potensi sebagai media filtrasi limbah cair dalam industri batik.