Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Quizizz di Pesantren Darul Azhar untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Rabiyatul Adawiyah; Indah Putri Santri
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i4.536

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut siswa untuk memiliki literasi digital yang baik. Namun, rendahnya minat siswa dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran masih menjadi tantangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui sosialisasi penggunaan aplikasi gamifikasi pembelajaran, Quizizz. Sosialisasi dilaksanakan kepada siswa pesantren darul azhar dengan pendekatan pelatihan interaktif menggunakan metode daring dan luring. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyampaian materi, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan Quizizz, serta meningkatnya minat mereka dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk kegiatan pembelajaran dan organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang produktif di kalangan siswa.
Plasmolisis pada Jaringan Kentang (Solanum Tuberosum L.) Akibat Perbedaan Larutan Hipotonik dan Hipertonik Indah Putri Santri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ghz7zp05

Abstract

Plasmolisis merupakan fenomena fisiologis penting pada sel tumbuhan yang terjadi akibat perbedaan tekanan osmotik antara sel dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan larutan air biasa(hipotonik) dan larutan gula  (hipertonik) terhadap kondisi fisiologis sel kentang (Solanum tuberosum L.) melalui pengamatan perubahan volume air dan massa kentang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen sederhana dengan perlakuan tunggal dua kondisi larutan. Umbi kentang dilubangi pada bagian tengah, diisi masing-masing denganair biasa dan larutan gula, kemudian direndam dalam gelas beaker selama 1 jam. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kentang dalam air biasa mengalami penurunan volume air dari 3,0 cm menjadi 2,5 cm tanpa terjadi plasmolisis, sedangkan kentang dalam larutan gula menunjukkan peningkatan kedalaman rongga dari 3,0 cm menjadi 3,2 cm dan bertambahnya volume air di beaker, menandakan terjadinya plasmolisis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa tekanan osmotik lingkungan sangat menentukan arah perpindahan air dan kondisi turgiditas atau plasmolisis pada seltumbuhan. Kentang terbukti efektif sebagai model praktikum untuk mengamati respon sel tumbuhan terhadap perbedaan tekanan osmotik secara makroskopis.
Pengaruh Faktor Cahaya Matahari Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Kecambah Biji Kelengkeng (Dimocarpus Longan Lour.) Indah Putri Santri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/e5argz62

Abstract

Sinar matahari memainkan peran besar dalam cara kerja tumbuhan, seperti membuat makanan melalui fotosintesis, bernapas, tumbuh, dan mengendalikan lubang-lubang kecil pada daun yang disebut stomata. Sinar matahari juga membantu tumbuhan mulai tumbuh dari biji. Ketersediaan sinar matahari memengaruhi seberapa baik tumbuhan tumbuh. Bagi tumbuhan, jenis cahaya penting, tetapi seberapa terangnya juga penting. Itulah mengapa penting untuk mempertimbangkan seberapa terang sinar matahari saat mempelajari pertumbuhan tanaman. Studi ini meneliti bagaimana terangnya sinar matahari memengaruhi pertumbuhan biji longan. Penelitian ini dilakukan di Kos Monalisa, Penampaan Uken, Blangkejeren, Gayo Lues pada tanggal 28 Agustus 2025. Metode yang digunakan adalah percobaan di mana biji longan ditempatkan dalam kondisi cahaya yang berbeda. Terdapat enam kantong plastik yang digunakan, dibagi menjadi dua kelompok: tiga dalam cahaya terang (di mana mereka dapat melihat matahari) dan tiga dalam kondisi gelap (di mana tidak ada cahaya yang dapat mencapai mereka). Hasil menunjukkan bahwa biji dalam cahaya terang tumbuh lebih cepat daripada biji dalam kondisi gelap. Ini berarti bahwa kecerahan sinar matahari memiliki pengaruh besar pada bagaimana tumbuhan tumbuh.
Produksi Bawang Merah Tumpangsari dengan Cabai pada Beberapa Jarak Tanam Rabiyatul Adawiyah; Indah Putri Santri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jq2y3r15

Abstract

Masyarakat Indonesia menggunakan bawang merah setiap hari sebagai bahan penting dalam masakan mereka. Untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, produksi bawang merah perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi bawang merah adalah melalui strategi intensifikasi seperti tumpang sari. Menggabungkan bawang merah dengan cabai merupakan salah satu pendekatan yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji produksi bawang merah ketika ditanam menggunakan metode tumpang sari dengan konfigurasi jarak tanam yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari enam pendekatan berbeda: tumpang sari dengan jarak tanam 15 x 15 cm, tumpang sari dengan jarak tanam 20 x 20 cm, tumpang sari dengan jarak tanam 25 x 25 cm, monokultur dengan jarak tanam 15 x 15 cm, monokultur dengan jarak tanam 20 x 20 cm, dan monokultur dengan jarak tanam 25 x 25 cm. Setiap pendekatan diuji coba empat kali, sehingga total terdapat 24 kelompok percobaan individu. Data dikumpulkan mengenai berat umbi segar, berat umbi kering untuk penggunaan pasar, total produksi per hektar, jumlah umbi yang diproduksi, dan lebar umbi. Informasi yang terkumpul kemudian diuji menggunakan uji F dengan ambang batas 5%, diikuti oleh uji DMRT pada ambang batas 5% yang sama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produksi bawang merah per hektar dengan pendekatan satu tanaman dan penanaman sela dengan jarak tanam 15 x 15 cm menghasilkan jumlah yang kurang lebih sama. Oleh karena itu, petani dapat menanam bawang merah secara sela dengan cabai menggunakan jarak tanam 15 x 15 cm.
Perkecambahan dan Pertumbuhan: Tumbuhan Tingkat Tinggi (Tempat Terang dan Gelap) pada Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Indah Putri Santri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/rf34r965

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana biji nangka (Artocarpus heterophyllus) berkecambah dan tumbuh ketika berada dalam kondisi terang versus gelap. Para peneliti menanam biji dalam polybag yang diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang, dan menempatkannya di dua lingkungan yang berbeda, satu dengan cahaya dan satu tanpa cahaya. Dari tanggal 1 September hingga 2 Oktober 2025, mereka mencatat seberapa tinggi kecambah tumbuh, warna daun, dan bagaimana penampilan tanaman. Temuan menunjukkan bahwa biji di tempat gelap berkecambah lebih cepat, tetapi tanaman di tempat terang tumbuh lebih baik dari waktu ke waktu. Pada akhir penelitian, kecambah di tempat terang telah mencapai tinggi 7,9 cm dengan daun hijau yang terbuka, sedangkan yang di tempat gelap sedikit lebih panjang yaitu 8 cm tetapi memiliki daun pucat dan tunas kecil. Ini menunjukkan bahwa tanaman yang tumbuh di tempat gelap mengalami etiolasi, yang berarti tanaman menjadi lemah dan pucat. Cahaya penting untuk pembentukan klorofil dan membantu tanaman melakukan fotosintesis, sehingga tanaman yang mendapatkan cukup cahaya tumbuh lebih kuat, memiliki batang yang sehat, dan menjaga daunnya tetap hijau dan segar.