Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Epistemologis Matriks SWOT: Integrasi Filsafat Islam dalam Manajemen Strategis Lembaga Pendidikan Islam Habibatur Rahmaniyah; Ahmad Barizi; Samsul Susilawati
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1118

Abstract

Analisis SWOT konvensional berakar pada pemikiran Barat yang berfokus pada keuntungan material dan persaingan ketat, sehingga kurang tepat jika diterapkan pada Lembaga Pendidikan Islam (LPI) karena mengabaikan dimensi keagamaan. Penelitian ini bertujuan memperbarui konsep SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dengan mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, Maqasid Syariah, dan Tazkiyah guna merumuskan model baru bernama "SWOT–Islami Transformatif". Melalui metode kajian pustaka kritis, penelitian ini mentransformasikan makna kekuatan menjadi modal spiritual-material, kelemahan menjadi masalah moral-manajerial, peluang menjadi kesempatan memperluas kemaslahatan, dan ancaman sebagai ujian ketahanan nilai. Model ini menghasilkan empat strategi keputusan (Al-Isti'mar, Al-Tazkiyah, Al-Difa' al-Istiratiji, dan Al-Ishlah) yang mengarahkan pengambil kebijakan LPI agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan duniawi, melainkan juga akuntabilitas akhirat. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan bahwa perencanaan strategis pada LPI wajib menempatkan keberkahan dan kebaikan bersama sebagai tujuan utama (falah) tanpa mengabaikan prinsip tata kelola yang profesional.
The Influence of Transformational Leadership on the Innovative Performance of Administrators at Pondok Pesantren Darul Faqih Malang Through Self-Efficacy Habibatur Rahmaniyah; Munirul Abidin
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v4i1.11471

Abstract

Abstract The demand for Islamic boarding schools (pesantren) to adapt to modernization requires professional education quality, which is partly influenced by the effectiveness of managerial governance and leadership. This study aims to analyze the influence of the leader's transformational leadership on the innovative performance of administrators at Pondok Pesantren Darul Faqih Malang, as well as to examine the mediating role of self-efficacy. A quantitative descriptive-explanatory approach was applied by involving a saturated sample of 90 administrators, consisting of 45 males and 45 females. Primary data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results indicate that transformational leadership has a positive and significant influence on administrators' self-efficacy. Furthermore, self-efficacy is proven to have a strong and significant effect on innovative performance. However, transformational leadership does not have a direct influence on the innovative performance of the administrators. This finding confirms that the transformational leadership of the pesantren leader does not merely drive innovative actions directly but rather functions as a mental catalyst that builds the administrators' self-belief before influencing innovative work behavior. The implications of this study suggest that pesantren leaders should prioritize programs aimed at enhancing administrators' self-confidence and work autonomy to sustainably stimulate institutional innovation.   Abstract Tuntutan agar pesantren beradaptasi dengan modernisasi menuntut kualitas pendidikan yang profesional, yang sebagian dipengaruhi oleh efektivitas tata kelola manajerial dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional pemimpin terhadap kinerja inovatif para administrator di Pondok Pesantren Darul Faqih Malang, serta untuk menguji peran mediasi efikasi diri. Pendekatan kuantitatif deskriptif-eksplanatori diterapkan dengan melibatkan sampel jenuh sebanyak 90 administrator, yang terdiri atas 45 laki-laki dan 45 perempuan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri para administrator. Selain itu, efikasi diri terbukti memiliki efek yang kuat dan signifikan terhadap kinerja inovatif. Namun, kepemimpinan transformasional tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja inovatif para administrator. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional pemimpin pesantren tidak sekadar mendorong tindakan inovatif secara langsung, melainkan berfungsi sebagai katalis mental yang membangun keyakinan diri para administrator sebelum memengaruhi perilaku kerja inovatif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemimpin pesantren sebaiknya memprioritaskan program-program yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri dan otonomi kerja para administrator guna merangsang inovasi kelembagaan secara berkelanjutan.