Indra Resya Afani
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMMUNITY PERCEPTIONS OF THE FULFILLMENT OF NUTRITIONAL NEEDS THROUGH THE CONSUMPTION OF OYEK STAPLE FOOD IN CEMORO VILLAGE, TEMANGGUNG REGENCY. Indra Resya Afani; Agustinus Sugeng Priyanto; Puji Lestari; Hafiz Rafi Uddin
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.58333

Abstract

Fulfilling nutritional needs is a fundamental human right essential for achieving a healthy and prosperous life. In Cemoro Village, Temanggung Regency, some residents continue to consume Oyek, a traditional corn-based staple food, as part of their daily diet despite the increasing preference for rice due to its convenience. This study aims to analyze community perceptions of fulfilling food and nutrition rights through Oyek consumption and identify the social, cultural, and dietary factors influencing these perceptions. A qualitative descriptive approach was employed using interviews, observations, and documentation involving Oyek consumers, village officials, Posyandu cadres, and nutritionists. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that Oyek contributes to fulfilling nutritional needs and reflects local wisdom while supporting household food security. Community perceptions are shaped by sociological, anthropological, geographical, nutritional, and human rights perspectives, as well as local culture and generational differences. Based on Social Cognitive Theory, Oyek consumption results from interactions among personal, environmental, and behavioral factors. Older generations primarily maintain Oyek as a cultural heritage and energy source, whereas younger generations tend to consume it for health and dietary reasons. Overall, Oyek remains a valuable local food that supports nutrition, food security, and cultural preservation in rural communities.
Kolaborasi Warga dan Pemerintah Desa Singorojo dalam Menyusun Strategi Penanggulangan Banjir Indra Resya Afani; Malika Faniyatul Arifiyah; Nur Fadillah; Raya Ardana; Sri Sukasih; Hadi Prayitno
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 01 (2025): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i01.382

Abstract

Pengabdian masyarakat di Desa Singorojo dilakukan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap risiko banjir dengan menggunakan metode Participation Action Research(PAR). Pendekatan ini melibatkan warga sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, hingga evaluasi, sehingga menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Program-program tersebut meliputi edukasi kebencanaan lintas usia , dimulai dari di PAUD terdapat dongeng dan simulasi banjir, di SD terdapat Civic Green Tanggap, dan di masyarakat terdapat pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat. Pertama, terbentuknya FPRB Desa sebagai wadah koordinasi dan pengelolaan risiko bencana secara berkelanjutan. Kedua, munculnya perubahan perilaku warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pemeliharaan saluran air dan pengelolaan sampah. Dengan demikian, kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan tidak hanya meningkatkan kesiap siagaan bencana, namun juga membangun kesadaran kolektif guna menjaga lingkungan.