Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dI SMK Texmaco Pemalang Kristiono, Natal; Astuti, Indri; RafiUddin, Hafiz
Integralistik Vol 31, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v31i1.21618

Abstract

PENERAPAN NILAI ANTIKORUPSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI DI SMK TEXMACO PEMALANG Natal Kristiono; Hafiz Rafi Uddin; Indri Astuti
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 4: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.03 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i4.846

Abstract

Pendidikan diyakini merupakan kunci masa depan bangsa dan pendidikan anti korupsi merupakan pendidikan seumur hidup yang sangat penting ditanamkan sejak dini. Dengan pendidikan anti korupsi maka generasi penerus bangsa akan lebih awal memahami masalah korupsi dan tidak melakukan kegiatan negatif ini seperti apa yang dilakukan generasi sebelumnya. Pendidikan anti korupsi tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan saja, tetapi juga merubah pola fikir serta tingkah laku peserta didik untuk menerapkan prinsip hidup yang baik. Efek dari penanaman nilai-nilai anti korupsi akan terasa dalam waktu yang lama, prosesnya tidak instan, ia akan terasa ketika anak-anak yang mendapatkan pendidikan ini sudah besar dan mengambil peran sosial serta berada pada institusi sosial tertentu untuk secara bersama meruntuhkan sistem budaya korupsi. Diharapkan melalui penanaman nilai-nilai anti korupsi dalam diri sejak dini setiap cikal anak bangsa baik melalui lembaga pendidikan, dan peran sosial lainnya dapat tercipta generasi baru yang jauh lebih baik
Analisis Peran Modal Sosial pada Kelompok Tani dalam Upaya Meningkatkan Potensi Unggulan di Kabupaten Brebes Hafiz Rafi Uddin; Ruhadi; Fais Maulana
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.253 KB) | DOI: 10.55927/fjas.v1i2.813

Abstract

Kelompok tani merupakan sebuah wadah bagi masyarakat yang memiliki tujuan yang sama, kelompok tani hidup dan berkembang di tengah masyarakat yang beragam, seperti di daerah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, di daerah ini terkenal dengan sektor pertanian yang sangat bagus, didukung dengan sumber daya alam yang sangat memadai memberikan peluang mata pencaharian maupun sebagai pekerjaan bagi masyarakat, dikenal sebagai penghasil komoditas pertanian yang sangat bagus, maka tidak lepas dari adanya peranan kelompok tani. Karena kelompok tani dapat dijadikan sebagai wadah di dalam masyarakat maka hal tersebut tentu saja harus adanya modal sosial. Tujuan pada penelitian ini merupakan untuk mendeskripsikan maupun untuk mengetahui dari adanya peranan modal sosial (kepercayaan, norma sosial, jaringan sosial) pada kelompok tani yang ada di Kabupaten Brebes.
Analisis Modal Sosial Dalam Pelaksanaan Kerja Bakti Perbaikan Jalan di Dusun kalisumber, Desa Ciberes Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang Moh. Aris Munandar; Hafiz Rafi Uddin; Alfa Bagas Putra Trinida
Journal of Social Interactions and Humanities Vol. 1 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.426 KB) | DOI: 10.55927/jsih.v1i2.815

Abstract

The participation of community groups in being involved in justifying damaged roads can be obtained through strengthening social capital. The purpose of this study is to determine whether in this activity there is a dimension of social capital. This study uses qualitative research, using the method of discussion used is descriptive analysis. The results of this study stated that based on the dimensions: trust, norm value, and network. Dimensions of Trust in this community service activity, a sense of trust grows from an attitude of tolerance. The dimensions of the existing social norms are the existence of mutual respect and humanization of each other. As well as the network dimension, there are specialist networks among community groups.
Komunitas Pengrajin Kerajinan Enceng Gondok Sebagai Dimensi Modal Sosial dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Hafiz Rafi Uddin; Ruhadi; Fais Maulana
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 3 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v1i3.642

Abstract

Dalam rangka mewujudkan proses pembangunan yang memberikan pencapaian terhadap kesejahteraan masyarakat ini dapat juga dipengaruhi oleh salah satunya yakni dengan eksistensi kekuatan modal sosial. Salah satu contoh praktik kehidupan dimensi modal sosial ini berada di daerah sekitar Danau Rawa Pening yaitu Desa Tuntang. Artikel ini akan membahas mengenai kerajinan enceng gondok sebagai dimensi modal sosial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Tipe penelitian ini adalah deskriptif, Hasil penelitian ini berisi kutipan-kutipan untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan, masyarakat desa memiliki sikap kreatif. Hal ini karena eceng gondok memungkinkan masyarakat untuk mengidentifikasi peluang bisnis dan keberadaan ruang komersial. Komunitas pengrajin kerajinan enceng gondok ini merupakan salah satu gambaran dimensi modal sosial.
Optimization of Islamic Law in its Role to Prevent Covid-19 Hafiz Rafi Uddin; Natal Kristono; Fahrihan Nur Adria
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i2.3166

Abstract

This article aims to explain the importance of maintaining religious moderation amid the COVID-19 pandemic. The approach used is socio-religious by looking at news facts that happen to residents. result of sharing understanding that moderate priority on religion during the covid 19 pandemic is a must. For this reason, the public is trying to understand more about maintaining their own safety and participating in protecting and assisting the government in dealing with the Covid-19 virus. The main focus of the war that occurred during the Covid-19 Pandemic for Muslims was the maintenance of religion, meaning that worship activities under any circumstances must be carried out. So Islamic law is always present in every situation, so that Muslims remain calm in carrying out their religious activities. with various kinds of health references about the dangers of Covid-19 and maintaining the security and stability of the country.
Program Pendampingan Pembuatan Modul Ajar Berbasis High Order Thinking Skill di SMP 3 Wonogiri Novia Wardhani; Elok Fariha Sari; Dhiaz Fajar Widya P; Hafiz Rafi Uddin
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i3.371

Abstract

The merdeka program implemented in some schools has clearly encountered many obstacles. One of them is creating and developing teaching modules. The creation of teaching modules must be consistent with 21st century learning so that teaching modules must be based on higher order thinking skills (HOTS). This is no exception at SMP Negeri 3 Wonogiri. Teachers' understanding of HOTS is reflected in a rubric that includes why and how questions. In fact, to build and strengthen the way of thinking and understanding of HOTS, it must be comprehensive, from learning goals to learning assessment. The purpose of the training proposed by the team to be provided to the teachers of SMP Negeri 3 Wonogiri is to support them so that they can successfully create teaching modules based on HOTS. This service cooperates with SMP 3 Wonogiri and the activation teachers of SMP 4 Pracimantoro. The number participating in the training is 27 teachers from many different subjects. The three-day activity begins with training and ends with a speaker presenting classroom teaching examples.
Program Pendampingan Pembuatan Modul Ajar Berbasis High Order Thinking Skill di SMP 3 Wonogiri Novia Wardhani; Elok Fariha Sari; Dhiaz Fajar Widya P; Hafiz Rafi Uddin
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i3.371

Abstract

The merdeka program implemented in some schools has clearly encountered many obstacles. One of them is creating and developing teaching modules. The creation of teaching modules must be consistent with 21st century learning so that teaching modules must be based on higher order thinking skills (HOTS). This is no exception at SMP Negeri 3 Wonogiri. Teachers' understanding of HOTS is reflected in a rubric that includes why and how questions. In fact, to build and strengthen the way of thinking and understanding of HOTS, it must be comprehensive, from learning goals to learning assessment. The purpose of the training proposed by the team to be provided to the teachers of SMP Negeri 3 Wonogiri is to support them so that they can successfully create teaching modules based on HOTS. This service cooperates with SMP 3 Wonogiri and the activation teachers of SMP 4 Pracimantoro. The number participating in the training is 27 teachers from many different subjects. The three-day activity begins with training and ends with a speaker presenting classroom teaching examples.