Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN NILAI MODERASI DAN KARAKTER ANAK MELALUI PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL DI SDN 1 SIDOMULYO, KENDAL Muhammad Yusuf Pratama; Desy Nataliya; Siti Nur Aisyah; Luthfan Nursyamsul Ahfi; Ibnu Nuzul Murtadlo; Lailani Sarafina Aulia; Fatima Noor Aulia; Maulana Hakim Cahyono; Lutfiyah Lutfiyah
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7096

Abstract

Anak-anak merupakan kelompok usia yang paling rentan terhadap polarisasi nilai, terutama dalam lingkungan sosial yang mulai terfragmentasi. Di sisi lain, institusi sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan moderasi beragama sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai karakter dan moderasi anak melalui rangkaian kegiatan edukatif yang dikemas dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang di SDN 1 Sidomulyo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, dengan sasaran seluruh siswa kelas 1 hingga 6 dan guru pendamping. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang terdiri dari: upacara pembukaan, senam bersama, lomba permainan tradisional, jalan sehat keliling desa, kegiatan pembelajaran tematik, dan sholat Dzuhur berjamaah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif meningkatkan partisipasi aktif siswa, membangun kedisiplinan, memperkuat nilai toleransi antar-teman, serta membentuk lingkungan belajar yang positif dan inklusif. Kegiatan ini membuktikan bahwa nilai moderasi dan karakter dapat diinternalisasikan melalui media kegiatan sosial-edukatif yang menyenangkan dan partisipatif.
TRANSFORMASI BUDAYA ANTI-BULLYING BERBASIS MODERASI BERAGAMA: MODEL PARTISIPATIF DI SEKOLAH DASAR Muhammad Yusuf Pratama; Abidah Khoirunna’imah; Nazilatul Aisyiah; Muhammad Syauqurrobi; Rikza Afiful Amna; Ananda Pramesthi Yunita Sari; Syifaunnisa Af’idatus Safira; Zida Haniatus Syifa; Lutfiyah Lutfiyah
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7104

Abstract

Bullying di sekolah dasar telah menjadi fenomena global dengan dampak psikososial yang mengkhawatirkan; sekitar 47% siswa di berbagai negara dilaporkan mengalami perundungan, dengan sebagian besar menunjukkan gejala kecemasan, depresi, dan bahkan risiko bunuh diri. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas program “Stop Bullying” berbasis nilai moderasi beragama di SDN 1 Sidomulyo sebagai strategi preventif dan transformatif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan melibatkan 180 siswa, guru, serta tokoh masyarakat melalui metode Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan aksi simbolik “Cap Tangan STOP BULLYING”. Hasil menunjukkan penurunan signifikan jumlah siswa pelaku bullying dari 20% menjadi 5% setelah intervensi dilakukan. Internalisasi nilai-nilai toleransi, anti-kekerasan, dan keberagaman berhasil membentuk kesadaran kolektif dan komitmen moral siswa terhadap budaya sekolah yang damai. Program ini tidak hanya efektif secara afektif dan simbolik, tetapi juga memperkuat karakter religius dan kebangsaan siswa sebagai fondasi ketahanan sosial.
The Legal Analysis of Quranic Revision for Menstruating Women Alza Nabiel Zamzami Alza; Wahid Hakim Azzaky; Masrur Masrur; Lutfiyah Lutfiyah
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.227

Abstract

There are various differing opinions regarding the legality of Quranic revision for women who are menstruating. This article aims to provide a more comprehensive and in-depth understanding, as well as to bridge the differing views among scholars concerning Quranic revision for menstruating women. This research uses a qualitative method through a library research approach. The data analysis process is carried out in three stages: data condensation, data presentation, and conclusion drawing. This article concludes that the issue of Quranic revision for menstruating women is complex, with various perspectives among scholars. Most scholars agree that menstruating women are not allowed to read the Quran, but there are exceptions permitted to maintain memorization. This opinion is based on the necessity of preserving the memorized Quran, as losing memorization can negatively impact the memorizer, especially for women who are menstruating. Some scholars, such as Sheikh Ali Jum’ah and Imam Malik, allow exceptions under certain circumstances, while other views are stricter. Therefore, it is important for Quran memorizers to understand this ruling so they can adjust their practices in the appropriate context.