Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Improvement of cured vanilla pod qualities (Vanilla Planifolia A.) with a combination of advanced sweating and drying methods”. Budiastra, I Wayan; Nelwan, Leopold Oscar; Distriani, Putri Ayu Ira
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.013.1.147-161

Abstract

Buah vanili kering merupakan bahan pangan yang digunakan sebagai pemberi rasa dan aroma pada berbagai makanan seperti es krim, kue kering, dan sirup. Buah vanili kering dihasilkan petani melalui proses pasca panen yang panjang meliputi pemanenan, pelayuan, pemeraman dan pengeringan dengan mutu yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kombinasi metode pemeraman lanjut dan pengeringan untuk meningkatkan mutu buah vanili kering dan mempersingkat waktu pengeringan. Sebanyak 33 kg buah vanili dipanen, dilakukan proses pelayuan dengan cara direndam dalam air panas bersuhu 60-65°C selama 2 menit, dilanjutkan dengan proses pemeraman selama 48 jam. Setelah itu, buah vanili diberi perlakuan tiga waktu pemeraman lanjutan (4,6, dan 8 hari) dan dua metode pengeringan (pengering efek rumah kaca dan pengering tipe rak). Proses ini berlanjut hingga kadar air mencapai 30-35%. Pengukuran fisika-kimia dan uji organoleptik dilakukan untuk memantau perubahan kualitas buah vanili selama perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pemeraman lanjutan selama 4 hari, 6 hari, dan 8 hari pada proses pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, dan kadar vanilin buah vanili kering. Buah vanila yang diberi perlakuan pemeraman lanjutan selama 8 hari dengan pengering tipe rak menghasilkan kualitas buah vanila kering terbaik dengan waktu pengeringan yang lebih singkat yaitu 8 hari, dibandingkan dengan pengeringan tradisional 20 hari dan pengering efek rumah kaca 10 hari untuk mencapai kadar air 35%.
Mengoptimalkan Keuntungan UMKM melalui Pengelolaan HPP, Kemasan Produk, Laba Rugi, dan Margin Keuntungan PUTRI DISTRIANI; Novia Susanti
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/66zmhj72

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face challenges in determining appropriate selling prices due to limited understanding of comprehensive cost of goods manufactured (COGM) calculations, packaging costs, profit and loss analysis, and profit margin determination. The community service training program entitled optimizing MSME Profits through the management of cost of goods manufactured (COGM), product packaging, profit and loss, and profit margins aimed to enhance the knowledge and skills of MSME owners in managing production costs and developing pricing strategies to improve business competitiveness. The training methods included lectures, interactive discussions, case studies, and hands-on exercises in calculating COGM, packaging costs, profit and loss, and profit margins based on the participants' products. Program evaluation was conducted through observations of participant engagement and their ability to complete case study exercises. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of production cost components, the importance of selecting appropriate packaging based on product characteristics and target markets, and the ability to determine selling prices based on COGM and desired profit margins. In addition, participants demonstrated improved competence in analyzing profit and loss statements as a basis for business decision-making. This training is expected to assist MSMEs in implementing better financial management practices, improving cost efficiency, setting rational selling prices, and strengthening business sustainability.
SIAP MEMBANTAI ORDERAN DENGAN UPGRADE KEMASAN PRODUK Novia Susanti; Putri Ayu Ira Distriani
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/9ebc5m47

Abstract

Kemasan merupakan salah satu elemen penting dalam meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan daya tarik produk, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak UMKM yang menggunakan kemasan sederhana sehingga kurang mampu menarik perhatian konsumen dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Siap Membantai Orderan dengan Upgrade Kemasan Produk" bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memilih, merancang, dan mengembangkan kemasan produk yang menarik, fungsional, dan bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi berbagai jenis kemasan, praktik pemilihan kemasan sesuai karakteristik produk, serta pendampingan dalam menentukan desain kemasan yang sesuai dengan identitas merek. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi terhadap kemampuan peserta dalam memilih dan merancang kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi kemasan sebagai pelindung produk sekaligus media pemasaran, pentingnya pemilihan material kemasan yang tepat, penyusunan informasi pada label, serta penerapan desain visual yang menarik untuk meningkatkan minat beli konsumen. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi jenis kemasan yang sesuai dengan karakteristik produknya dan memahami strategi peningkatan nilai tambah melalui inovasi kemasan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, memperkuat citra merek, serta mendorong peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha.
PENGUATAN KETERAMPILAN HARD SKILLS DAN SOFT SKILLS MAHASISWA MELALUI KUNJUNGAN INDUSTRI DI PTPN I REGIONAL 7 KOTA PAGAR ALAM PUTRI DISTRIANI; Inka Rizki Padya; Anggia Martiana
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/z6mxez68

Abstract

Dinamika dunia industri modern menuntut lulusan perguruan tinggi untuk menguasai keselarasan antara hard skills dan soft skills agar mampu beradaptasi di lingkungan kerja. Sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut, program kunjungan industri diselenggarakan guna menyajikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengonfirmasi peningkatan aspek teknis (hard skills) sekaligus interpersonal (soft skills) mahasiswa melalui kunjungan kerja ke PTPN I Regional 7 Kota Pagar Alam. Program ini menerapkan metode Pendidikan Masyarakat yang diintegrasikan dengan pendekatan partisipatif serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Rangkaian aktivitas dimulai dari tahap persiapan, pemaparan materi, peninjauan langsung operasional pabrik, ruang diskusi interaktif, hingga evaluasi akhir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan pengisian instrumen evaluasi, yang selanjutnya dibedah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terkait alur produksi, adopsi teknologi, manajemen mutu, serta implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Di samping itu, kapasitas komunikasi, kolaborasi tim, penalaran kritis, dan rasa percaya diri mahasiswa turut terstimulasi secara positif melalui dialog interaktif dengan praktisi. Kunjungan industri terbukti menjadi instrumen pembelajaran kontekstual yang efektif dalam menyelaraskan teori akademis dengan realita praktis. Kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sektor industri mutlak diperlukan demi mencetak sumber daya manusia yang adaptif, unggul, dan kompetitif di pasar kerja.
UMKM NAIK KELAS : STANDARISASI SEBAGAI KUNCI PROFESIONALISME DAN KEBERLANJUTAN UMKM Putri Ayu Ira Distriani; Tri Susanti
NGABDIMAS Vol. 8 No. 02 Desember (2025): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/8kpzkc27

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya terkait konsistensi mutu produk, manajemen proses, dan daya saing pasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong UMKM naik kelas melalui penerapan standar sebagai fondasi profesionalisme dan keberlanjutan usaha. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam menerapkan standar dasar usaha, meliputi standardisasi proses produksi, pengendalian mutu, sanitasi dan higiene, pencatatan sederhana, serta penerapan prosedur operasional baku (SOP). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi secara bertahap yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan UMKM sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya standar dalam menjaga kualitas produk dan membangun kepercayaan konsumen. Selain itu, UMKM mulai mampu menyusun dan menerapkan SOP sederhana serta melakukan perbaikan pada proses produksi dan manajemen usaha. Penerapan standar terbukti menjadi langkah awal yang efektif dalam membentuk pola kerja yang lebih profesional dan terstruktur. Melalui program ini diharapkan UMKM tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan konsistensi produk, tetapi juga memiliki kesiapan untuk memperluas pasar dan menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Analisis Warna Kopi Drip Bag UMKM AJD Pagar Alam Terhadap Variasi Suhu Roasting dan Lama Waktu Roasting Inka Rizki Padya; Anggia Martiana; Putri Ayu Ira Distriani; Elvira Tasti Ayu
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.19678

Abstract

Formulasi visual produk kopi kantong (drip bag) robusta di UMKM AJD Coffee Pagar Alam sangat bergantung pada ketepatan proses penyangraian. Melalui pendekatan eksperimental, kajian ini membongkar pengaruh kombinasi suhu sangrai (220°C, 225°C, dan 230°C) serta durasi waktu (10 menit, 12,5 menit, dan 15 menit) terhadap perubahan gradasi warna kopi. Penelitian mengadopsi Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan mengukur metrik kecerahan L*, dimensi merah-hijau a*, dan kuning-biru b* berbasis sistem penataan warna CIELAB. Evaluasi statistik dijalankan menggunakan analisis ragam (ANOVA) yang dikombinasikan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kekeliruan 5%. Hasil olah data membuktikan bahwa tingkat suhu, durasi waktu, serta interaksi kedua faktor membawa andil yang sangat nyata terhadap pergeseran warna bubuk kopi. Angka L* tercatat berada pada rentang 25,88–51,90, nilai a* antara 10,40–12,41, dan nilai b* berkisar 20,86–30,69. Eskalasi panas dan lamanya proses sangrai memicu penurunan drastis pada parameter L* dan b* yang berujung pada visual kopi yang kian gelap. Sementara itu, fluktuasi nilai a* dipengaruhi secara langsung oleh pembentukan senyawa pigmen selama berlangsungnya reaksi karamelisasi serta Maillard reaction. Pengaturan konfigurasi suhu dan waktu penyangraian yang presisi terbukti esensial demi melahirkan karakteristik warna kopi robusta yang paling ideal.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP MUTU FISIK MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN PUTRI AYU IRA DISTRIANI; NOVIA SUSANTI
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/4je00651

Abstract

Sari tebu (Saccharum officinarum L) merupakan minuman populer dengan umur simpan yang relatif singkat akibat perubahan sifat fisikokimia selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dan pengaruh penambahan larutan kitosan dalam mempertahankan mutu fisik (warna dan viskositas) minuman sari tebu selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan empat taraf konsentrasi larutan kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan tiga kali ulangan. Pengamatan parameter warna (RGB) dan viskositas (cP) dilakukan setiap 8 jam (jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40). Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai konsentrasi kitosan memberikan pengaruh signifikan (p < 0.05) terhadap mutu fisik minuman sari tebu. Pada parameter warna, penambahan kitosan dengan konsentrasi yang semakin tinggi menyebabkan warna produk menjadi lebih cerah (nilai RGB meningkat). Hal ini disebabkan oleh sifat kitosan sebagai adsorben yang mengikat padatan terlarut sehingga memicu pengendapan. Pada parameter viskositas, semakin tinggi konsentrasi kitosan yang ditambahkan, semakin tinggi nilai viskositas yang dihasilkan. Nilai viskositas tertinggi diperoleh pada perlakuan kitosan 1,5% (1,42 cP) akibat kemampuan kitosan dalam mengikat air dan membentuk struktur gel. Meskipun viskositas seluruh sampel cenderung mengalami penurunan seiring lamanya masa simpan, penambahan kitosan terbukti efektif mempertahankan kekentalan produk dibandingkan sampel tanpa perlakuan. Berdasarkan parameter viskositas, kitosan berpotensi digunakan sebagai bahan penstabil fisik untuk meningkatkan kualitas minuman sari tebu.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP STABILITAS KIMIA MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN Novia Susanti; PUTRI AYU IRA DISTRIANI; Dhisti Khairunnisa Fahlin
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/f1wfr052

Abstract

Minuman sari tebu (Saccharum officinarum L) mudah mengalami kerusakan kimia akibat proses fermentasi oleh khamir yang merombak sukrosa menjadi asam-asam organik. Penambahan kitosan sebagai pengawet alami diharapkan dapat meredam reaksi fermentasi dan mempertahankan mutu kimia sari tebu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsentrasi larutan kitosan terhadap stabilitas kimia minuman sari tebu berdasarkan parameter pH, total asam, dan kadar gula selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 4 perlakuan konsentrasi kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan pada jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut DMRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap pH, total asam, dan kadar gula minuman sari tebu. Konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan nilai pH awal yang lebih rendah dan total asam yang lebih tinggi akibat penggunaan pelarut asam sitrat 10%. Namun, selama penyimpanan, penambahan kitosan terbukti mampu menekan laju penurunan pH serta menahan lonjakan total asam jika dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, kadar gula pada perlakuan kitosan terbukti lebih stabil dan lebih tinggi dibandingkan kontrol karena kitosan mampu menghambat aktivitas mikroba pemecah karbohidrat. Secara keseluruhan, penambahan kitosan mampu mempertahankan stabilitas kimia dan menghambat kerusakan fermentatif pada minuman sari tebu selama masa penyimpanan.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP MUTU FISIK MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN PUTRI AYU IRA DISTRIANI; NOVIA SUSANTI
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/4je00651

Abstract

Sari tebu (Saccharum officinarum L) merupakan minuman populer dengan umur simpan yang relatif singkat akibat perubahan sifat fisikokimia selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dan pengaruh penambahan larutan kitosan dalam mempertahankan mutu fisik (warna dan viskositas) minuman sari tebu selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan empat taraf konsentrasi larutan kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan tiga kali ulangan. Pengamatan parameter warna (RGB) dan viskositas (cP) dilakukan setiap 8 jam (jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40). Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai konsentrasi kitosan memberikan pengaruh signifikan (p < 0.05) terhadap mutu fisik minuman sari tebu. Pada parameter warna, penambahan kitosan dengan konsentrasi yang semakin tinggi menyebabkan warna produk menjadi lebih cerah (nilai RGB meningkat). Hal ini disebabkan oleh sifat kitosan sebagai adsorben yang mengikat padatan terlarut sehingga memicu pengendapan. Pada parameter viskositas, semakin tinggi konsentrasi kitosan yang ditambahkan, semakin tinggi nilai viskositas yang dihasilkan. Nilai viskositas tertinggi diperoleh pada perlakuan kitosan 1,5% (1,42 cP) akibat kemampuan kitosan dalam mengikat air dan membentuk struktur gel. Meskipun viskositas seluruh sampel cenderung mengalami penurunan seiring lamanya masa simpan, penambahan kitosan terbukti efektif mempertahankan kekentalan produk dibandingkan sampel tanpa perlakuan. Berdasarkan parameter viskositas, kitosan berpotensi digunakan sebagai bahan penstabil fisik untuk meningkatkan kualitas minuman sari tebu.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP STABILITAS KIMIA MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN Novia Susanti; PUTRI AYU IRA DISTRIANI; Dhisti Khairunnisa Fahlin
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/f1wfr052

Abstract

Minuman sari tebu (Saccharum officinarum L) mudah mengalami kerusakan kimia akibat proses fermentasi oleh khamir yang merombak sukrosa menjadi asam-asam organik. Penambahan kitosan sebagai pengawet alami diharapkan dapat meredam reaksi fermentasi dan mempertahankan mutu kimia sari tebu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsentrasi larutan kitosan terhadap stabilitas kimia minuman sari tebu berdasarkan parameter pH, total asam, dan kadar gula selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 4 perlakuan konsentrasi kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan pada jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut DMRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap pH, total asam, dan kadar gula minuman sari tebu. Konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan nilai pH awal yang lebih rendah dan total asam yang lebih tinggi akibat penggunaan pelarut asam sitrat 10%. Namun, selama penyimpanan, penambahan kitosan terbukti mampu menekan laju penurunan pH serta menahan lonjakan total asam jika dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, kadar gula pada perlakuan kitosan terbukti lebih stabil dan lebih tinggi dibandingkan kontrol karena kitosan mampu menghambat aktivitas mikroba pemecah karbohidrat. Secara keseluruhan, penambahan kitosan mampu mempertahankan stabilitas kimia dan menghambat kerusakan fermentatif pada minuman sari tebu selama masa penyimpanan.