Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Kualitas Mikrobiologi Susu Pasteurisasi Martiana, Anggia; Huriyah, Siti Balqis
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 1 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v3i1.106

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan salah satu produk olahan susu cair yang mengalami proses pemanasan di bawah titik didih. Susu pasteurisasi bersifat mudah rusak sehingga umur simpannya pendek. Mutu susu pasteurisasi ditentukan pada pemrosesan penangan dan pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba susu pasteurisasi dengan melakukan pengujian jumlah Total Plate Count (TPC), E.coli dan Salmonella. Penlitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroba susu dengan standar nasional Indonesia. Hasil penelitian menujukan jumlah bakteri pada susu pasteurisasi dengan inkubasi 24 jam dan 48 jam, total plate count dan E.coli tidak sesuai dengan standar mutu SNI No.01-3951-1995 sedangkan pada jumlah salmonella sp sesuai standar mutu.
SOSIALISASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SMP NEGERI 10 PAGARALAM Erika, Desta Ria; Padya, Inka Rizki; Aminah, Siti; Martiana, Anggia
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol3No1.pp28-31

Abstract

Pagar Alam City is a fairly large producer of agricultural commodities in South Sumatra Province. As producers of vegetables and coffee, many farmers have low education and do not know much about developments in the world of agriculture. The industrial revolution era 1.0 was marked by the presence of mechanical processes using machines. This era is also marked by the energy generated by steam and water. Daily activities that were originally carried out by humans and animals are increasingly being replaced by machines. This service activity can provide benefits for students of SMP Negeri 10 Pagar Alam to increase their knowledge about the industrial revolution 4.0 and introduce technologies used in agriculture and processing of agricultural products.
Indonesia Pemberdayaan Petani Berbasis Optimalisasi Limbah Pertanian dengan Teknologi KOMPOC Nur Ichsan, Onne Akbar; Martiana, Anggia; Prawira, Nanda S.; Ramadhani, Fitri; Dwisatria, Novian
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16627

Abstract

Background: Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Tentunya perlu dikelola secara optimal agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Mahalnya harga pupuk menjadi permasalahan utama petani saat ini sehingga perlunya alternatif pengganti sumber nutrisi tanaman. Pengoptimalan limbah pertanian yang terdapat di sekitar dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku dalam pembuatan pupuk organik. Optimalisasi limbah pertanian dengan teknologi KOMPOC (kompos dan POC) merupakan upaya dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan. Metode: yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain yakni sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan keberlanjutan program. Kegiatan pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah kelompok tani Cendawan Emas, Desa Palang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Pagaralam. Hasil: Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa dengan teknologi fermentor dapat memaksimalkan limbah pertanian menjadi produk pupuk organik yang bermanfaat. Sehingga, dapat mengurangi limbah di lokasi pertanian. Kesimpulan: Melalui kegiatan ini diperoleh beberapa kesimpulan antara lain yakni limbah pertanian yang berasal dari sisa panen komoditi hortikultura memiliki potensi sebagai bahan baku dalam pembuatan kompos dan pupuk organik cair sehingga dapat meminimalisir biaya usaha tani dan mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk kimia serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pertanian yang ramah lingkungan.
Pemanfaatan Limbah Jeruk Gerga menjadi Nata de Citrus Gerga (NAGA) pada Kelompok Tani Mangku Anom, Desa Muara Siban Baru, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam Padya, Inka Rizki; Putrawansyah, Ferry; Martiana, Anggia
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16647

Abstract

Background: Peningkatan luas areal perkebunan jeruk gerga memiliki permasalahan utama yaitu meningkatnya limbah jeruk pada proses pasca panen. Limbah jeruk yang dihasilkan memiliki jumlah yang cukup tinggi, dan penangan limbah ini hanya dibuang oleh petani sehingga akan memberikan dampak negatif pada lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan sosialisasi tentang pengolahan limbah jeruk menjadi Nata de citrus dan pelatihan proses produksi Nata de citrus sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi limbah. Metode: Pengabdian ini dilakukan pada kelompok Tani Mangku Anom, Desa Muara Siban Baru, Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam sebanyak 40 peserta. Metode yang digunakan adalah sosialisai, diskusi dan pelatihan pembuatan serta pengujian sensori dengan uji hedonic (Tingkat kesukaan) pada minuman nata de citrus. Hasil: Hasil kegiatan ini memberikan pemahaman tentang Nata de citrus sebagai solusi pemanafaatan jeruk sisa sortasi yang biasanya dibuang sebagai limbah. Sisa jeruk gerja dapat diolah menjadi minuman yang memiliki manfaat kesehatan dan selain itu anggota Kelompok Tani telah berhasil memproduksi produk nata de citrsu dengan kemasan yang menarik. Kesimpulan: Produk nata siap saji dan produk minuman nata siap saji memiliki sifat sensori (penampilan, aroma, rasa, dan tekstur) yang diterima dan disukai oleh panelis.
Identifikasi Formalin Pada Produk Bakso Dan Mie Kuning Di Sekitar Wilayah Kota Pagar Alam Martiana, Anggia; Padya, Inka Rizki; Magdalena, Yanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.9223

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang sering disalahgunakan sebagai pengawet makan, khususnya pada bakso dan mie kuning. Penggunan formalin dalam makanan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius dalam jangka panjang. Bakso dan mie kuning menjadi makanan yang banyak digemari dan popular diberbagai lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kandungan formalin pada produk bakso dan mie kuning di sekitar wilayah Kota Pagar Alam. Penelitian ini yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengujian sampel menggunkan metode rapid test kit, yang mendeteksi formalin berdasarkan perubahan warna pada sampel setelah berekasi dengan reagen test. Paremeter yang diamati kandungan formalin terhadap 30 sampel bakso dan 30 sampel mie kuning yang diperoleh dari 30 pedagang bakso. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh sampel bakso dan mie kuning yang di uji  negatif mengandung formalin. Temuan ini menunjukan produk tersebut aman dari kontaminasi bahah kimia berbahaya, sehingga aman untuk dikonsumsi  dan mengcerminkan kepatuhan dan kesadaran produsen terhadap regulasi keamanan pangan serta efektivitas pengawasan pangan di wilayah kota Pagar Alam.
Survei Perbandingan Jumlah Konsumsi Susu Antara Mahasiswa dan Mahasiswi di Lingkungan UNTIRTA Kania Asri Liany; Martiana, Anggia; Een Mardiyanti; Maulana Abdul Hamid; Athallah Putra Wahyudin; Mochamad Fachri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 6: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i6.9118

Abstract

Produk susu merupakan bagian penting dari diet manusia, menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan konsumsi olahan susu antara laki-laki dan perempuan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik Accidental/Convenience Sampling, melibatkan 40 responden (20 laki-laki dan 20 perempuan). Hasil menunjukkan rata-rata konsumsi olahan susu laki-laki adalah 5,15, sedangkan perempuan 4,55. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan pola konsumsi yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan individu. Penelitian ini dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan konsumsi olahan susu di kalangan mahasiswa
Logistik Susu: Studi Kasus di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Liany, Kania Asri; Martiana, Anggia; Wardhana, Dadan; Winarni, Irma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.11744

Abstract

Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung, merupakan sentra sapi perah dengan produksi susu yang tinggi. Rantai pasok susu merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan agar pasokan tetap stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem logistik susu di Kabupaten Bandung, khususnya dari segi rantai pasoknya. Parameter yang diamati adalah aliran rantai pasok, titik kritis dalam rantai pasok susu, dan peran aktor dalam rantai pasok susu di Kabupaten Bandung. Pengamatan deskriptif dilakukan dengan menggabungkan data primer dan sekunder. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aliran barang dalam rantai pasok susu terdiri dari peternak, TPK (Tempat Pengumpulan Kelompok), Koperasi/MCP, Industri, Distribusi, dan Konsumen. Aliran informasi dalam rantai pasok bersifat dua arah, dari hilir ke hulu dan dari hulu ke hilir, mengalir di antara para aktor yang terlibat dalam rantai pasok, yaitu peternak, koperasi susu, industri pengolahan susu, pedagang sapi potong, distributor, pengecer, dan konsumen. Terdapat tiga jenis pola saluran dalam aliran keuangan dalam rantai pasok. Para pelaku yang terlibat dalam rantai pasok susu di Kabupaten Bandung terdiri dari peternak, koperasi, pemerintah, industri pengolahan, dan pedagang. Titik kritis dalam rantai pasok susu dibagi menjadi tiga bagian, yaitu produksi, distribusi, dan penjualan.
SOSIALISASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SMP NEGERI 10 PAGARALAM Erika, Desta Ria; Padya, Inka Rizki; Aminah, Siti; Martiana, Anggia
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol3No1.pp28-31

Abstract

Pagar Alam City is a fairly large producer of agricultural commodities in South Sumatra Province. As producers of vegetables and coffee, many farmers have low education and do not know much about developments in the world of agriculture. The industrial revolution era 1.0 was marked by the presence of mechanical processes using machines. This era is also marked by the energy generated by steam and water. Daily activities that were originally carried out by humans and animals are increasingly being replaced by machines. This service activity can provide benefits for students of SMP Negeri 10 Pagar Alam to increase their knowledge about the industrial revolution 4.0 and introduce technologies used in agriculture and processing of agricultural products.
Pemanfaatan Ekstrak Minyak Atsiri Bunga Honje (Etlingera elatior) sebagai Deodoran Roll-on : Kajian Rizki Padya, Inka; Martiana, Anggia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6624

Abstract

Keringat yang keluar pada manusia dihasilkan dari kelenjar accrine dan apokrin. Keringat yang berlebih akan menimbulkan masalah bau badan, Bau badan merupakan salah satu permasalahan yang mengganggu aktivitas manusia dan dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Aktivitas bakteri merupakan penyebab utama dalam menghasilkan bau badan pada manusia. Bau badan dapat diatasi dengan produk kosmetika berupa antiprespiran dan deodorant. Deodorant yang banyak diproduksi antara lain adalah jenis spray, stick, powder, lotion dan roll-on. Deodorant dalam bentuk roll-on yang paling diminati. Perubahan pola pikir manusia yang sadar akan kesehatan dan keamanan produk menyebabkan penggunaan bahan herbal untuk pembuatan deodorant yaitu dengan memanfaatkan ekstrak minyak atsiri bunga honje (Etlingera elatior). Tanaman honje memiliki kandungan minyak atsiri serta kandungan antimikroba yang dapat dimanfaatkan untuk sediaan deodoran. Pembuatan deodorant harus dibuat formulasi sediaan yang sesuai agar menghasilkan deodorant yang aman dan memberi manfaat secara maksimal dengan uji pH, viskositas, organoleptis, daya sebar dan stabilitas.
Kualitas Mikrobiologi Susu Pasteurisasi Martiana, Anggia; Huriyah, Siti Balqis
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 1 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v3i1.106

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan salah satu produk olahan susu cair yang mengalami proses pemanasan di bawah titik didih. Susu pasteurisasi bersifat mudah rusak sehingga umur simpannya pendek. Mutu susu pasteurisasi ditentukan pada pemrosesan penangan dan pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba susu pasteurisasi dengan melakukan pengujian jumlah Total Plate Count (TPC), E.coli dan Salmonella. Penlitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroba susu dengan standar nasional Indonesia. Hasil penelitian menujukan jumlah bakteri pada susu pasteurisasi dengan inkubasi 24 jam dan 48 jam, total plate count dan E.coli tidak sesuai dengan standar mutu SNI No.01-3951-1995 sedangkan pada jumlah salmonella sp sesuai standar mutu.