Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Perencanaan Karier Siswa/Siswi Kelas XII SMA Negeri Tanjung Batu Ogan Ilir Rulitawati; Purmansyah Ariadi; Yuniar Handayani; Ahmad Jumhan; Antoni; Helyadi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1866

Abstract

Perencanaan karier menjadi isu yang semakin urgen bagi siswa kelas XII sekolah menengah atas seiring dengan kompleksitas pilihan pendidikan lanjutan dan dinamika dunia kerja di era modern. Kurangnya pemahaman siswa terhadap potensi diri, informasi karier, serta arah masa depan seringkali menimbulkan kebingungan dalam pengambilan keputusan pasca-sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan manfaat program pendampingan perencanaan karier bagi siswa kelas XII SMA Negeri Tanjung Batu dalam meningkatkan kesiapan karier mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan pendampingan yang bersifat interaktif dan partisipatif, dengan mengombinasikan ceramah, tanya jawab, serta diskusi klasikal dan individual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan perencanaan karier membantu siswa meningkatkan pemahaman terhadap minat, bakat, nilai-nilai pribadi, dan keterampilan yang dimiliki, sehingga siswa memiliki arah dan keyakinan yang lebih jelas dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun karier. Program ini memberikan kontribusi praktis dalam layanan bimbingan karier di sekolah dengan menegaskan pentingnya pendampingan terstruktur bagi siswa pada fase transisi pendidikan. Disimpulkan bahwa pendampingan perencanaan karier berperan penting dalam membekali siswa dengan kesiapan menghadapi masa depan, dan disarankan agar pengabdian selanjutnya mengembangkan instrumen evaluatif yang lebih sistematis untuk mengukur dampak jangka panjang program ini.
Strategi Komunikasi Dakwah Ustadz dan Ustadzah Pondok Pesantren Rubath Al-Muhibbien Kecamatan Sako Kota Palembang Muhammad Ilham Maulana; Ahmad Jumhan; Ahcmad Tasmi
AL-MUNAWWIR: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah Vol. 2 No. 2 (2026): Al-Munawwir: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jkps.v2i2.1787

Abstract

Strategi komunikasi adalah perencanaan atau cara yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara efektif agar dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain (komunikan). Dalam konteks pendidikan atau dakwah, strategi komunikasi melibatkan pemilihan metode, bahasa, media, dan pendekatan psikologis agar pesan moral, keagamaan, atau pendidikan dapat sampai dengan baik. Ustadz adalah sebutan untuk laki-laki yang berperan sebagai guru atau pendidik dalam lingkungan pesantren atau lembaga pendidikan Islam. Ustadz tidak hanya mengajarkan ilmu agama seperti fikih, tauhid, atau Al-Qur’an, tetapi juga menjadi panutan dalam akhlak dan kehidupan sehari-hari. Ustadzah adalah bentuk perempuan dari ustadz, yaitu guru atau pendidik wanita dalam lembaga pendidikan Islam. Sama seperti ustadz, ustadzah juga berperan dalam memberikan pengajaran agama dan pembinaan akhlak, terutama kepada santri perempuan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi dakwah yang digunakan oleh ustadz dan ustadzah dalam membina santri di Pondok Pesantren Rubatth Al Muhibbien Kecamatan Sako Kota Palembang. Komunikasi antara pendidik dan santri merupakan elemen penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap ustadz, ustadzah, di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan meliputi komunikasi verbal (ceramah, diskusi, tanya jawab), komunikasi nonverbal (ekspresi wajah, bahasa tubuh, simbol-simbol keagamaan), strategi persuasif (nasihat, motivasi, keteladanan), serta strategi preventif dan korektif (pengawasan, teguran, sanksi edukatif). Faktor pendukung keberhasilan strategi ini antara lain kedekatan emosional, lingkungan religius, serta kepatuhan santri terhadap ustadz/ustadzah.