Vincencia Cahyani Pandiangan
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Spasial Persebaran, Kepadatan, dan Pola Distribusi Rumah Sakit di DKI Jakarta Tahun 2022 Menggunakan Pendekatan ESDA pada Tingkat Kecamatan Femi Ezrani Sianturi; Febi Hijriana; Kartini Bago; Nur Maulydia Rizky; Raihan Riyadi Siregar; Vincencia Cahyani Pandiangan; Hanna Dewi Marina Hutabarat
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.113514

Abstract

Pemerataan fasilitas kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran, kepadatan, dan pola distribusi rumah sakit di DKI Jakarta tahun 2022 menggunakan pendekatan Exploratory Spatial Data Analysis (ESDA) pada tingkat kecamatan. Data yang digunakan meliputi lokasi rumah sakit, batas administrasi, dan jumlah penduduk. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, perhitungan densitas, serta metode Kernel Density Estimation (KDE), Nearest Neighbor Analysis (NNA), dan uji autokorelasi spasial Moran’s I serta LISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi rumah sakit masih belum merata dan cenderung terkonsentrasi di wilayah tertentu. Pola distribusi yang terbentuk bersifat mengelompok dan tidak acak, serta masih terdapat wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang perlu menjadi perhatian dalam upaya pemerataan layanan.
BAHASA INDONESIA DALAM RUANG DIGITAL : ANTARA KREATIVITAS DAN PERGESERAN KAIDAH PADA MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Elang Putri Sekar Arum Arum; Christiani Joice Siallagan; Laura Annisa Purba; Indri Theresia Manik; Revan Kurniawan Lubis; Vincencia Cahyani Pandiangan; Hendra Kurniawan Pulungan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14681

Abstract

The rapid development of digital spaces has significantly transformed the patterns of Indonesian language use among university students, particularly in communication through social media and instant messaging applications. This study aims to identify forms of linguistic creativity, analyze shifts in Indonesian language norms, and determine the factors influencing digital language use among students of the Mathematics Department at Universitas Negeri Medan. The research employed a descriptive qualitative approach using non-participant observation, documentation, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 62 respondents. The findings reveal that linguistic creativity is reflected in the use of abbreviations, slang, emojis, and code-mixing between Indonesian and English in daily digital communication. In addition, shifts in language norms were identified through the dominance of non-standard language varieties, spelling errors, and the neglect of formal linguistic structures. These phenomena are influenced by digital environments, the demand for fast and practical communication, psychological comfort, and social imitation from digital media. This study highlights the importance of strengthening digital language literacy and contextual language learning to encourage students to use Indonesian appropriately according to communication contexts. Transformasi ruang digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa, terutama dalam komunikasi melalui media sosial dan aplikasi percakapan daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kreativitas berbahasa, mengkaji pergeseran kaidah Bahasa Indonesia, serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa digital pada mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, dokumentasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada 62 mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kreativitas berbahasa tampak melalui penggunaan singkatan, bahasa gaul, emoji, dan campur kode antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam komunikasi digital sehari-hari. Selain itu, ditemukan pula kecenderungan pergeseran kaidah bahasa yang ditandai dengan penggunaan ragam nonbaku, kesalahan ejaan, serta pengabaian struktur bahasa formal. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh lingkungan digital, tuntutan komunikasi yang praktis dan cepat, faktor kenyamanan psikologis, serta pengaruh sosial dari media digital. Penelitian ini menekankan perlunya penguatan literasi digital dan pembelajaran bahasa berbasis konteks agar mahasiswa mampu menggunakan Bahasa Indonesia secara tepat sesuai situasi komunikasi.