Laura Annisa Purba
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Deviasi Mortalitas TMI IV dan Dampaknya Cadangan serta RBC: Studi Estimasi Berbasis Data Publik Laura Annisa Purba; Riris Apriani Simarmata; Angelica Carolina Tambunan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.113596

Abstract

Perbedaan antara tingkat kematian aktual dengan tingkat kematian yang diharapkan berdasarkan tabel mortalitas standar dapat memengaruhi kecukupan cadangan teknis dan tingkat solvabilitas perusahaan asuransi jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi deviasi mortalitas aktual portofolio BCA Life terhadap Tabel Mortalitas Indonesia (TMI) IV, menganalisis dampaknya terhadap cadangan prospektif, serta mengkaji implikasinya terhadap rasio kecukupan modal berbasis risiko pada periode 2023–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan BCA Life dan laporan Otoritas Jasa Keuangan. Tingkat mortalitas aktual diestimasi menggunakan metode rasio klaim (claim ratio), sedangkan deviasi mortalitas diukur melalui perbandingan antara mortalitas aktual dan ekspektasi. Cadangan prospektif dihitung menggunakan aproksimasi berbasis kerangka Gross Premium Valuation (GPV), dan dampaknya terhadap solvabilitas dianalisis melalui perubahan pada modal tersedia dan modal minimum yang disyaratkan. Hasil estimasi berbasis asumsi skenario moderat menunjukkan deviasi mortalitas negatif sekitar 9,69%, yang berimplikasi pada potensi surplus cadangan prospektif sekitar Rp14,88 miliar serta keuntungan mortalitas sebesar Rp15,68 miliar dalam kerangka asumsi yang digunakan. Temuan ini perlu ditafsirkan secara hati-hati karena bergantung pada asumsi proporsi klaim kematian sebesar 20% dan sejumlah asumsi lain yang ditetapkan dalam penelitian, sehingga tidak dapat dinyatakan sebagai kondisi aktual perusahaan. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan risiko mortalitas yang efektif berperan penting dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan, meskipun keterbatasan data publik mengharuskan interpretasi hasil dilakukan dengan sangat hati-hati.
Mapping of District-Based Poverty Levels Using Spatial Analysis in Medan City Feyza Zaki Nandana; Christiani Joice Siallagan; Laura Annisa Purba; Elang Putri Sekar Arum; Brian Hardiwan Gea; Hanna Dewi Marina Hutabarat
EduMatika: Jurnal MIPA Vol. 6 No. 2 (2026): EduMatika: Jurnal MIPA
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/emju.v6i2.1596

Abstract

This study aims to map poverty levels based on sub-districts in the City of Medan using a descriptive quantitative approach and spatial analysis. The data used consists of population numbers, the number of poor people, and poverty percentages in 21 sub-districts in 2023, obtained from the Medan City BPS. Analysis was conducted through descriptive statistics, Natural Breaks (Jenks) classification, and choropleth map visualization. The results of the study show that the average poverty level in Medan City is 10.10% with a clear spatial clustering pattern. Northern areas such as Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, and Medan Deli have high to very high poverty levels, while central and southern areas tend to be lower. These findings indicate spatial disparities between regions and can serve as a basis for more targeted poverty alleviation policies.
BAHASA INDONESIA DALAM RUANG DIGITAL : ANTARA KREATIVITAS DAN PERGESERAN KAIDAH PADA MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Elang Putri Sekar Arum Arum; Christiani Joice Siallagan; Laura Annisa Purba; Indri Theresia Manik; Revan Kurniawan Lubis; Vincencia Cahyani Pandiangan; Hendra Kurniawan Pulungan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14681

Abstract

The rapid development of digital spaces has significantly transformed the patterns of Indonesian language use among university students, particularly in communication through social media and instant messaging applications. This study aims to identify forms of linguistic creativity, analyze shifts in Indonesian language norms, and determine the factors influencing digital language use among students of the Mathematics Department at Universitas Negeri Medan. The research employed a descriptive qualitative approach using non-participant observation, documentation, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 62 respondents. The findings reveal that linguistic creativity is reflected in the use of abbreviations, slang, emojis, and code-mixing between Indonesian and English in daily digital communication. In addition, shifts in language norms were identified through the dominance of non-standard language varieties, spelling errors, and the neglect of formal linguistic structures. These phenomena are influenced by digital environments, the demand for fast and practical communication, psychological comfort, and social imitation from digital media. This study highlights the importance of strengthening digital language literacy and contextual language learning to encourage students to use Indonesian appropriately according to communication contexts. Transformasi ruang digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa, terutama dalam komunikasi melalui media sosial dan aplikasi percakapan daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kreativitas berbahasa, mengkaji pergeseran kaidah Bahasa Indonesia, serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa digital pada mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, dokumentasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada 62 mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kreativitas berbahasa tampak melalui penggunaan singkatan, bahasa gaul, emoji, dan campur kode antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam komunikasi digital sehari-hari. Selain itu, ditemukan pula kecenderungan pergeseran kaidah bahasa yang ditandai dengan penggunaan ragam nonbaku, kesalahan ejaan, serta pengabaian struktur bahasa formal. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh lingkungan digital, tuntutan komunikasi yang praktis dan cepat, faktor kenyamanan psikologis, serta pengaruh sosial dari media digital. Penelitian ini menekankan perlunya penguatan literasi digital dan pembelajaran bahasa berbasis konteks agar mahasiswa mampu menggunakan Bahasa Indonesia secara tepat sesuai situasi komunikasi.