Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyertaan Modal Daerah Sebagai Arena Politik Anggaran: Perspektif Political Economy of Accounting (PEA) pada Pemerintah Provinsi Gorontalo Bala Bakri
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ccdzhh62

Abstract

Studi penyertaan modal daerah umumnya menilai kelayakan investasi, dividen, dan kontribusinya terhadap pendapatan daerah, tetapi belum banyak menjelaskan bagaimana angka-angka tersebut diproduksi dan digunakan dalam politik anggaran. Penelitian ini menganalisis pembentukan dan perubahan kebijakan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Bank SulutGo serta fungsi angka akuntansi dalam distribusi sumber daya dan legitimasi kebijakan. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif berpusat pada dokumen, yang diperkuat wawancara semi-terstruktur dengan dua informan kunci dari Badan Keuangan Provinsi Gorontalo dan Bank SulutGo. Dokumen anggaran, laporan keuangan, regulasi, laporan perusahaan, dan keterangan wawancara dikodekan secara tematik berdasarkan dimensi distribusi, legitimasi, relasi kekuasaan, dan nilai publik. Temuan menunjukkan bahwa perubahan besaran modal dan keputusan menunda penambahan modal bukan semata hasil kalkulasi teknis, melainkan keluaran dari pertemuan kebutuhan permodalan bank, kapasitas fiskal, persetujuan politik, dan prioritas Pilkada. Angka modal, dividen, dan ruang fiskal dapat melegitimasi pilihan kebijakan yang berlawanan. Artikel ini memperluas Political Economy of Accounting ke konteks bank pembangunan daerah lintas provinsi dan menawarkan evaluasi yang memisahkan imbal hasil pemegang saham, kualitas layanan pemerintah, serta kontribusi pembangunan daerah sebagai dimensi nilai publik.
PENGARUH ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH Darnawati Darnawati; Herman Haluti; Bala Bakri; Reyther Biki
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 2 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i2.339

Abstract

This study aims to find and analyze the effect of performance-based budgeting on the performance accountability of government agencies at the Secretariat of the Regional People's Representative Council of Gorontalo City. Quantitative method is applied in this study using a survey data collection by sampling a single population. It employs a questionnaire as a data collection tool. Data analysis uses path analysis to test the hypotheses. The results of the study indicate that the first hypothesis, the performance-based budgeting, consisting of the sub variables of performance measurement (X1), rewards and punishments (X2), performance contracts (X3), external and internal control (X4), and management accountability (X5), simultaneously has a positive and significant effect on performance accountability at the Secretariat of the Regional People's Representative Council of Gorontalo City, namely 0.935 (93.50%), with the remaining 0.065 (6.50%) influenced by other variables unexamined, such as budget participation. The second, third, fourth, fifth, and sixth hypotheses, namely the sub variables performance measurement (X1), rewards and punishments (X2), performance contracts (X3), external and internal control (X4), and management accountability (X5), also have a positive and significant effect on performance accountability, amounting to 4.20%, 7.40%, 3.50%, 2.70%, and 16.70%, respectively.