Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Sibghah Al-Washliyah Values in Islamic Religious Education Learning Haidir Haidir; Muhammad Hizbullah; Azrai Harahap; Ardat Ardat; Nur Jannah
Hikmah Vol. 22 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v22i2.633

Abstract

This study is motivated by the importance of strengthening students’ Islamic identity and character through the internalization of Al-Washliyah’s distinctive values in Islamic Religious Education learning. Sibghah Al-Washliyah, which encompasses the values of tawhid, scholarship, morality, religious moderation, and the spirit of da‘wah, is viewed as a strategic foundation for shaping student character at Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. This study aims to analyze the implementation of Sibghah Al-Washliyah values in the learning process of Islamic Religious Education. The research employs a qualitative approach with a descriptive study design. Data were collected through in-depth interviews with lecturers and students, observation of the learning process, and documentation of institutional policies, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that lecturers have a relatively good understanding of Sibghah Al-Washliyah values, although their implementation varies. Values such as istiqamah, akhlakul karimah, mujahadah, and religious moderation are integrated into learning materials and instructional methods. The implications of this study emphasize the need to continuously strengthen the implementation of Sibghah Al-Washliyah values through institutional policies and more systematic learning development.
Pemberdayaan Masjid sebagai Pusat Pembelajaran Al-Qur’an dan Fiqih Ibadah bagi Anak di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Ramlan Padang; Novi Irawani; Saskia Az Zahra; Nur Jannah; Lia Wardayanti Hasibuan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2980

Abstract

Masjid memiliki fungsi strategis dalam kehidupan masyarakat Muslim, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Pemanfaatan masjid sebagai pusat pembelajaran menjadi penting untuk mendukung pembentukan kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman dasar-dasar ibadah sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masjid sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah bagi anak di Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Program dilaksanakan melalui pendampingan pembelajaran secara langsung dengan materi Iqra, Al-Qur’an, tajwid dasar, serta fiqih ibadah yang meliputi tata cara berwudhu dan shalat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan pembelajaran, praktik, dan evaluasi perkembangan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan masjid sebagai lingkungan belajar mampu menciptakan suasana pembelajaran keagamaan yang aktif dan partisipatif. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk berlatih membaca Al-Qur’an secara individual, mendapatkan koreksi bacaan, mengenal kaidah tajwid sederhana, serta mempraktikkan tata cara berwudhu dan salat secara langsung. Kegiatan juga mendorong keterlibatan anak dalam aktivitas pembelajaran dan kegiatan keagamaan di masjid. Pemberdayaan masjid melalui pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah dapat menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan agama berbasis masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan keterlibatan pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat agar proses pembinaan keagamaan anak dapat berlangsung secara konsisten.