Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

WAKAF TUNAI DALAM PERSPEKTIF ULAMA Hizbullah, Muhammad; Haidir, Haidir
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 2 No. 3 (2020): Edisi bulan September 2020
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10101/metadata.v2i3.29

Abstract

Wakaf tunai memiliki peran penting akan keeksistensian wakaf dalam masyarakat muslim. Hanya saja potensi wakaf yang besar tersebut belum banyak didayagunakan secara maksimal oleh pengelola wakaf akibat terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai obyek benda yang boleh diwakafkan serta masih terbatasnya nazir wakaf yang memiliki sumber daya yang profesional dan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana hukum wakaf tunai dalam prespektif ulama dan 2) Bagaimana tinjauan maqasid syariah dalam wakaf tunai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu memaparkan pendapat para ulama dengan alasannya kemudian melakukan analisis dalam menarik kesimpulan. Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan ulama dalam menetapkan hukum wakaf tunai. Dan wakaf tunai dapat dilihat dari kemaslahatannya dapat mencakup maqasid syariah.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI KELAS VIII MTs Al-ITTIHADIYAH MEDAN Haidir, Haidir; Hizbullah, Muhammad
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 2 No. 3 (2020): Edisi bulan September 2020
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10101/metadata.v2i3.30

Abstract

Pada kegiatan proses belajar bagi siswa, metode pembelajaran merupakan hal terpenting dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Kerenanya metode pembelajaran yang digunakan harus seefektif dan semenarik mungkin pada siswa. Sehingga pada mata pelajaran Fikih dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran quantum teaching untuk mencapai percepatan pembelajaran. Pada penelitian ini diterapkanlah metode pembelajaran quantum teaching, yang dilakukan pada kelas VIII MTs Al-Ittihadiyah Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun ttujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran quantum teaching ini dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa/siswi di MTs Al-Ittihadiyah Medan dalam menguasai materi pembelajaran Fikih. Diharapkan dengan adanya penelitian dapat mengetahui apakah metode pembelajaran ini efektif atau tidak dalam mata pelajaran Fikih. Ternyata berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti pada siswa/siswi kelas VIII MTs Al-Ittihadiyah Medan yang telah mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran quantum teaching lebih baik dengan nilai rata-rata =80,2 dibandingkan dengan hasil tes awal dengan nilai rata-rata = 60,5. Sehingga dengan menggunakan metode pembelajaran quantum teaching ini terdapat pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa.
DIN, SYARIAH, FIKIH, QOUL, FATDIN, SYARIAH, FIKIH, QOUL, FATWA, QANIN/QONUN DAN QADHA DALAM HUKUM ISLAMWA, QANIN/QONUN DAN QADHA DALAM HUKUM ISLAM Hizbullah, Muhammad; Haidir, Haidir
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi bulan Januari 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Islam tidak dapat dipandang hanya dari aspek hukumnya saja, tetapi banyak hal-hal yang mendasar yang harus diketahui seperti soal hikmah, prinsip, dasar-dasar, pokok-pokok, tujuan dan aspek-aspek lainnya. Karena itu umat Islam memerlukan penyegaran terhadap warisan fikih klasik (historis) sembari terus menggali metafisik hukum Islam yang masih terpendam di bagian dasar hukum Islam. Pemahaman terhadap sumber hukum Islam mengharuskan adanya penalaran yang sestematis dan logis. Hukum Islam diyakini bagi umat Islam sebagai hukum yang bersumber pada wahyu Tuhan. Hal ini didasarkan kepada sumber hukum Islam adalah alquran dan al-sunnah. Namun demikian diakui bahwa alquran dan al-sunnah tidak selalu menampakkan secara tersurat untuk setiap persoalan kehidupan, sementara permasalahan yang dihadapi semakin banyak dan kompleks. Penelitian ini ingin melihat hal-hal istilah yang berkaitan dengan hukum Islam baik itu din, syariah, fikih, qoul, fatwa, qanin/qonun dan qadha. Karena dalam pengkajian hukum Islam ini adalah hal yang sangat mendasar yang harus dipahamai. Penelitian ini bersifat library research yang memuat rujukan kitab-kitab mengenai istilah-istilah dalam hukum Islam.
Social Justification, Social Control and Social Development M. Guffar Harahap; Muhammad Hizbullah; Haidir Haidir
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 3, No 02 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/taqnin.v3i02.10597

Abstract

Law as provisions and norms that have special characteristics such as protecting, regulating and providing balance in maintaining the public interest. Therefore, violating legal provisions that cause harm from someone's negligence and cause interference with the public interest can cause reactions from. Provisions that apply to someone who neglects and disturbs the balance of the public interest are legal provisions that apply in the life of social groups at that time, not past legal provisions that have been in force or are being planned to come into effect. This study aims to see the law as a social justification, social control and social empowerment so that it can present a law based on justice. This research uses qualitative research methods with literature studies, namely by collecting data through reference books, journals, scientific articles and others. The conclusions of this study are 1) law is a tool for realizing and creating peace in social life and a means for realizing social justice, both birth and bathing as well as driving development for the community. 2) As a social tool, law means something that can determine human behavior where the law tries to direct people to behave properly in accordance with the rules so that peace and control are realized. 3) Positive impacts as social engineering can change certain patterns in a society, both in the sense of strengthening a habit into something more believed, as well as in the form of other changes. automatically there will be people who agree and disagree and then see what is happening in society, so that there are people who violate the law and so on
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI SYARIAH UNTUK PEMBIAYAAN MURABAHAH SERTA KESESUAIANNYA DENGAN PSAK NO. 102 PADA PT. BANK BNI SYARIAH CABANG PEMBANTU KATAMSO Nur Hidayah; Sriwardany Sriwardany; Haidir Haidir
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan transaksi murabahah di PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso, mengetahui kesesuian PSAK No. 102 di PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso serta mengetahui kendala yang dihadapi di PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data Sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara secara langsung pada pihak PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso, sedangkan data sekunder diperoleh dari data-data yang telah diolah dan disajikan oleh pihak PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso seperti data laporan keuangan dan data-data yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data-data penelitian ini adalah dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi syariah berdasarkan PSAK No. 102 pada pembiayaan murabahah di PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso belum sepenuhnya menerapkan aturan yang sesuai dengan PSAK No. 102 yang menyatakan bahwa pada saat perolehan aset murabahah diakui sebagai persediaan sebesar biaya perolehan pada PT. Bank BNI Syariah Cabang Pembantu Katamso tidak mengakui adanya persediaan, karena dalam pembiayaan murabahah banyak dilakukan dengan wakalah.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENGKONSUMSI MAKANAN HALAL DALAM ISLAM DI PWBI KWALA BEKALA Muhammad Hizbullah; Haidir Haidir
PKM Maju UDA Vol 1 No 3 (2020): Edisi bulan DESEMBER 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.998 KB) | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v1i3.883

Abstract

Manusia memiliki beberapa kebutuhan primer. Salah satu bentu kebutuhan primer manusia yaitu makanan dan minuman. Ketika manusia tidak makan dan minum dalam jangka dan waktu tertentu akan menyebabkan sakit maupun kematian. Dalam maqasid al-syariyah (tujuan syariat diturunkan) pemenuhan kebutuhan manusia akan makanan dan minuman termasuk dalam kerangka tersebut, seperti hifz al-nafs (menjaga jiwa), hifz al’aql dan hifz al-mal (menjaga harta). Islam sendiri telah memilah-milah makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi dan yang mana yang tidak. Dengan standar dan syarat yarat makanan yang konsumsi harus halal dan baik. PWBI merupakan persatuan wirid batak Islam yang keanggotannya merupakan para muallaf (baru masuk Islam). Yang notabenanya masih sedikit pemahaman tentang agama Islam. Karena pentingnya pengetahuan tentang kriteria dan syarat makanan halal dalam Islam untuk itu perlu diadakan sosialisasi yang berkaitan dengan permasalahan makanan halal. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini memberikan hasil yang positif, terlihat dari respon dan atusias yang baik dari anggota PWBI Kwala Bekala. Dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan pemahaman dan wawasan serta pengetahuan yang baik bagi anggota PWBI bagaimana kriteria makanan yang halal dan toyyib (baik) dalam Islam, serta melihat hikmah pengsyariatan makanan yang halal dan baik dalam agama Islam.
HUKUM ZAKAT PROFESI DALAM TINJAUAN MAQASID SYAR’IYAH Muhammad Hizbullah; Haidir Hadir; Yeltriana Yeltriana
TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 5, No 01 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/taqnin.v5i01.15369

Abstract

Secara substantif, zakat, infaq, dan sedekah adalah bagian dari mekanisme keagamaan yang berintikan semangat pemerataan pendapatan. Dana zakat diambil dari harta orang berkelebihan dan disalurkan kepada orang yang kekurangan. Zakat tidak dimaksudkan untuk memiskinkan orang kaya, juga tidak untuk melecehkan jerih payah orang kaya. Hal ini disebabkan karena zakat diambil dari sebagian kecil hartanya dengan beberapa kriteria tertentu yang wajib dizakati. Oleh karena itu, alokasi dana zakat tidak bisa diberikan secara sembarangan dan hanya dapat disalurkan kepada kelompok masyarakat tertentu.Zakat terbagi dua yaitu zakat fitrah dan zakat harta (mal) dan diantara zakat harta tersebut ulama kontemporer memasukan zakat profesi sebagai salah satu bagian dari zakat harta (mal). Karena kenyataannya membuktikan bahwa banyak pekerja profesi saat ini yang menghasilkan uang cukup besar dan dilakukan dengan cara mudah dan waktu yang relatif singkat. Jika permasalahan ini dikaitkan dengan pelaksanaan zakat yang sudah berjalan dimasyarakat, maka terlihat adanya kesenjangan atau ketidakadilan anyata petani yang banyak mencurahkan tenaga tetapi memiliki penghasilan kecil dengan para pekerja profesional yang dalam waktu cepat dapat memperoleh hasil yang cukup besar.Apabila zakat profesi dianologikan dengan zakat hasil pertanian, maka kewajiban mengeluarkan zakat pada saat  mendapatkan penghasilan tanpa harus menunggu sampai nisab. Kemudian jika zakat profesi diqiyaskan dengan zakat emas, maka zakatnya dikeluarkan setelah sampai nishab emas dan harus genap setahun (haul). Karena itu makalah ini ingin menguraikan bagaiman zakat profesi dapat dimasukan kedalam bagian zakat harta.yang wajib dikeluarkan. Yang merupakan rumusan para ulama kontemporer dengan menggali dan melihat dari aspek maqasid syari’yahnya.
Eksistensi Pendidikan Karakter Islami Berbasis Kearifan Lokal dan Relevansinya Terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Haidir Haidir; Muhammad Hizbullah; M. Guffar Harahap; Ardat Ardat; Azrai Harahap
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2023): (2023)
Publisher : Prodi PAI STAI Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v4i2.410

Abstract

Islamic character education is the most important and urgent thing to be applied at various levels of education, both in primary, secondary and tertiary education, one of which is through local wisdom. With regard to that, this research aims to analyze the existence of Islamic character education based on local wisdom at UMN Al-Washliyah Medan. This research uses a qualitative description analysis method, by first collecting facts and data accurately and then tabulating them so that conclusions will be obtained. Data collection uses observation, interviews and documentation studies. The results of the study explain that, namely 1) UMN Al-Washliyah Medan is one of the PTU campuses that implements Islamic character education directly through lecture activities and outside lectures with the habituation method. 2) The existence of character education implemented at UMN Al-Washliyah Medan towards the era of independent learning is carried out with several models, namely habituation activities, exemplary, discipline, with rewards and punishments, with active / contextual and participatory learning. The local wisdom can be seen from the existence of Al-Washliyahan courses, one of which fosters student character.
IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH PENDIDIKAN KEALWASHLIYAHAN DI UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH MEDAN Haidir, Haidir; Hizbullah, Muhammad; Yeltriana, Yeltriana; Batubara, Ismed
Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/jbpi.v5i1.380

Abstract

This research aims to explore the implementation of religious moderation in learning Kealwashliyahan Education at UMN Al-Washliyah. Religious moderation is an effort to promote balanced and tolerant attitudes and behaviors in terms of religion, which is very relevant in the context of Higher Education. This research was conducted using a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation from lecturers and students involved in the course. The results showed that the implementation of religious moderation in learning Kealwashliyahan courses at UMN Al-Washliyah was carried out through 3 (three) things, namely a) Lecture planning which is reflected in the RPS of the Kealwashliyahan Education course, b) Lecture implementation which is reflected in 7 lecture materials and learning methods, namely discussion methods and case studies to encourage critical thinking and interfaith dialogue, and c) Lecture evaluation to emphasize the understanding and application of religious moderation in order to be able to be tolerant and inclusive in diversity among students.
Telaah Ayat Tentang Iddah dengan Pendekatan Interpretasi Kontekstual Abdullah Saeed dalam Perspektif Maqashid Syari‘ah Firmansyah, Heri; Hizbullah, Muhammad; Haidir, Haidir
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v7i2.7105

Abstract

Abdullah Saeed offers a method for understanding Quranic verses. He encourages readers and interpreters of the Quran not to passively accept the text but actively participate in giving meaning to the text. This article aims to examine the verses on iddah (waiting period after the death of a husband) using Abdullah Saeed's conceptual interpretation approach. Two specific verses are the focus of this study. The findings of this examination are then analyzed within the perspective of Maqashid Syariah, particularly in terms of the preservation of religion and lineage, known as maqashid ad-dharuriyah or maslahah ad-dharuriyyah. The study concludes that the iddah period for women whose husbands have passed away, which is traditionally four months and ten days, should be adjusted to the present conditions, considering the significant number of women who work outside their homes. The iddah period is understood to prohibit remarriage for women but allows them to leave the house and adorn themselves according to the atmosphere and needs of the workplace. The study findings on the iddah period for wives whose husbands have passed away, based on the analysis of the two examined verses, are found to align with the spirit of Maqashid Syariah, which focuses on the welfare of the wife.