Mursalin Mursalin
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Otoritas Epistemik Tafsir Sahabat dalam Studi Ulūm al-Qur’ān: Analisis Sumber dan Kehujahan Mursalin Mursalin; Halimah Basri; Amir Hamzah
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v7i1.944

Abstract

Perdebatan mengenai keabsahan penafsiran sahabat tetap menjadi isu sentral dalam kajian ‘Ulūm al-Qur’an, khususnya pada titik temu antara perspektif tradisional yang mutlak dengan metode analitis kontemporer. Situasi ini memerlukan konstruksi epistemik yang tegas agar tafsir sahabat dapat diposisikan secara seimbang. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif berbasis kajian literatur dengan kerangka ilmiah yang runtut, melalui penelusuran sumber pokok berupa kitab ‘Ulūm al-Qur’an dan bahan sekunder yang berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan definisi tafsir sahabat, mengidentifikasi sumber-sumber epistemiknya, serta menganalisis legalitas dan tingkat kehujahannya dalam tradisi tafsir. Hasil riset menunjukkan bahwa tafsir sahabat tergolong tafsīr bi al-ma’tsūr yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, ijtihad, serta dalam kadar tertentu riwayat ahli kitab. Dari segi kehujahan, tafsir sahabat terbagi menjadi marfū‘ yang bersifat otoritatif dan wajib diterima, serta mauqūf yang bersifat ijtihādī dan menjadi objek perbedaan pendapat. Otoritas tafsir sahabat dengan demikian tidak bersifat mutlak, melainkan kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kritis-proporsional dalam penggunaan tafsir sahabat, sekaligus menawarkan kerangka epistemologis yang lebih sistematis sebagai jembatan antara pendekatan tradisional dan modern dalam studi tafsir.